Teropong Bisnis | Homepage
Tips Sebelum Memilih Produk Investasi

Tips Sebelum Memilih Produk Investasi

🕔31.Oct 2013

Produk investasi memang sangat beragam. Hal ini pula yang membuat investor baru seperti Anda kebingungan untuk memilih jenis investasi yang sesuai dengan kriteria Anda. Sebelum berinvestasi, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan. Dengan melakukan hal-hal tersebut, diharapkan Anda nantinya tidak salah pilih.

Pertama, coba untuk menyisihkan penghasilan tetap Anda untuk dana investasi. Jumlah dana yang harus Anda sisihkan adalah sekitar 10% hingga 30%. Kedua, ada baiknya untuk tidak melakukan investasi jika Anda belum memiliki asuransi kesehatan. Ketiga, jika ini merupakan investasi pertama Anda, maka ada bisa juga meminta bantuan dari jasa Perencana Keuangan Independen.

Nantinya, jasa ini akan membantu Anda untuk merencanakan, memilih serta mengevaluasi produk investasi yang ada sesuai dengan kriteria Anda. Lalu, bagaimana jika Anda terpaksa melakukannya sendiri. Anda tidak perlu khawatir karena Anda masih bisa melakukannya sendiri dengan mempertimbangkan beberapa hal penting.

Sebagai contoh, Anda harus memastikan untuk memilih produk investasi dengan nilai return yang sesuai dengan tujuan keuangan. Faktor “X” juga layak menjadi pertimbangan. Jika Anda berencana melakukan investasi di sektor properti maka segera cek dahulu mengenai rencana tatakotanya. Hal ini sangat penting untuk dilakukan khususnya untuk mengetahui prospek suatu wilayah di masa yang akan datang. Kemudian, pikirkan pula soal plusdan minus terkait dengan produk investasi yang akan Anda pilih.

Seringkali, Anda hanya tergiur dengan keunggulannya saja tanpa memperhatikan kelemahannya. Salah satu contoh umum adalah saat Anda akan berinvestasi dalam bentuk rumah. Anda seringkali lupa mempertimbangan biaya perawatan rumah tersebut.

Padahal nantinya Anda harus mengeluarkan biaya tersebut secara rutin. Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa nantinya produk investasi tersebut bisa Anda pantau sendiri secara rutin. Ada kasus dimana ternyata investor baru sadar jika memilih investasi yang salah. Ligwina Hananto selaku Perencana Keuangan Independen menyatakan bahwa Anda masih bisa merevisi produk investasi yang sudah terlanjur salah.

Contohnya, ada kasus dimana ternyata investasi tanah yang sudah direncanakan naik harga dalam jangka waktu 5 tahun ternyata meleset. Salah satu solusi cepat yang ia tawarkan adalah menjual tanah tersebut meskipun artinya Anda tidak mendapatkan keuntungan. Setelah menjualnya, Anda bisa mengalihkan uang tersebut pada produk investasi lainnya. Tentunya, Anda harus memilih produk investasi yang nilai returnnya lebih agresif.

Ada pula kasus dimana investor membeli produk unitlink yang menggabungkan investasi dan asuransi. Dalam kasus ini Ligwina mengatakan bahwa memang menghentikan investasi akan rugi tapi harus segera dilakukan agar kerugian tidak semakin menjadi-jadi.

Penghentian ini akan sedikit lebih mudah jika Anda sudah memiliki asuransi tersendiri. Setidaknya, asuransi tersebut bisa meng-cover biaya kesehatan. Kembali, alihkan biaya investasi Anda pada produk yang memiliki return yang agresif.

Contoh produk investasi dengan return yang agresif adalah reksadana. Pada intinya, setiap solusi harus dilihat kondisi keuangannya terlebih dahulu sehingga solusi yang tepat bisa didapatkan.

 

Similar Articles

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah 0

Salah satu roda penggerak perekonomian sebuah negara adalah Usaha Kecil Menengah (UKM). Bila UKM di

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir 0

Berlakunya MEA sebentar lagi mendatangkan peluang besar untuk para pelaku usaha dalam negeri untuk mengembangkan

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat 0

Iklan dan promosi merupakan hal yang dibutuhkan untuk membuat bisnis Anda maju. Namun, seringkali pelaku

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis 0

Bagaimana rasanya jika Anda harus melepaskan sebuah jabatan penting? Misalnya, Anda ingin memulai bisnis dan harus melepas

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa 0

Meminta kenaikan gaji merupakan hak setiap karyawan yang bekerja di setiap perusahaan. Apalagi, bila mereka telah menunjukkan