Teropong Bisnis | Homepage
Strategi Investasi Saham Jangka Panjang

Strategi Investasi Saham Jangka Panjang

0 Comments 🕔19.Dec 2013

Salah satu cara mengalokasikan dana untuk investasi jangka panjang adalah dengan mengikuti investasi saham. Namun, banyak investor khususnya investor pemula yang tidak paham mengenai jangka waktu investasi saham. Sebagai contoh saja, menginvestasikan uang Anda dalam bentuk deposito selama 1 tahun saja, maka aktivitas ini sudah dianggap investasi jangka panjang.

Sebenarnya, ada beberapa versi jangka panjang dalam hal investasi ini. Umumnya, investor akan mengasumsikan investasi selama 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun, atau bahkan 10 tahun untuk investasi yang berjangka panjang. Bagi Anda yang masih kebingungan mencari tahu jangka waktu investasi, Anda bisa menganalisa hal tersebut melalui pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia atau BEI.

Untuk memudahkan Anda maka mari ambil contoh data dari IHSG. Dalam hal ini, jika Anda melakukan investasi saham jangka panjang yaitu mulai 2006 hingga 2012 ternyata nilai rata-ratanya mengalami kenaikan sebesar 29.4%. Bagaimana jika lebih pendek lagi atau investasi 1 tahun saja? Hanya dengan berinvestasi selama 1 tahun saja, angka kenaikan IHSG adalah sebesar 55.3%.

Tentu saja, kenaikan tersebut tergantung dari kondisi pasar saham. Sebaliknya, jika Anda berinvestasi di tahun 2007 hingga 2008 dimana kondisi sedang buruk maka justru Anda akan mengalami kerugian hingga 50.64%. Bisa disimpulkan bahwa berinvestasi 1 tahun sekali memiliki risiko yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan investasi saham jangka panjang.

investasi saham

Intinya, sebelum menentukan jangka waktu investasi, Anda juga harus menganalisa kondisi pasar saham. Kenali keuntungan dan kerugian investasi jenis ini. Biasanya, penurunan harga saham dipengaruhi oleh banyaknya investor yang menjual saham dibandingkan mereka yang membeli. Hal ini terjadi karena para investor ingin mengambil untung atau profit taking saat melihat penurunan kinerja saham.

Tentu saja, kenaikan harga saham dilihat dari aksi pembelian yang tinggi karena kinerja saham membaik. Naik turunnya harga saham juga dipengaruhi oleh factor makro ekonomi dan sentimen dalam dan luar negeri. Akan lebih baik jika Anda melakukan investasi saham jangka panjang untuk kurun waktu 5 tahun, 7 tahun dan 10 tahun.

Hal ini karena fluktuasi harga saham seringkali terjadi pada tahun-tahun tersebut. Semakin panjang waktu investasi saham yang Anda lakukan maka kemungkinan untuk memperoleh keuntungan semakin besar. Kerugian yang besar juga bisa ditekan dengan strategi seperti ini. Jika dilihat dari teori, strategi ini akan mempersempit gerak antara imbal hasil tertinggi dan terendah dengan fluktuasi yang stabil.

Standar deviasi saham juga semakin mengecil sehingga kejadian positif return akan semakin meningkat. Tak heran jika investor terkenal dunia yang juga merupakan salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffet memberi nasehat bijak “berinvestasilah untuk 10 tahun ke depan, bukan 10 menit ke depan.”

 investasi saham

Similar Articles

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah 0

Salah satu roda penggerak perekonomian sebuah negara adalah Usaha Kecil Menengah (UKM). Bila UKM di

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir 0

Berlakunya MEA sebentar lagi mendatangkan peluang besar untuk para pelaku usaha dalam negeri untuk mengembangkan

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat 0

Iklan dan promosi merupakan hal yang dibutuhkan untuk membuat bisnis Anda maju. Namun, seringkali pelaku

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis 0

Bagaimana rasanya jika Anda harus melepaskan sebuah jabatan penting? Misalnya, Anda ingin memulai bisnis dan harus melepas

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa 0

Meminta kenaikan gaji merupakan hak setiap karyawan yang bekerja di setiap perusahaan. Apalagi, bila mereka telah menunjukkan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *