Teropong Bisnis | Homepage
Pentingnya Mempersiapkan Dana Darurat dalam Keluarga

Pentingnya Mempersiapkan Dana Darurat dalam Keluarga

0 Comments 🕔18.Oct 2013

Dalam sebuah keluarga diperlukan adanya dana darurat. Dana ini merupakan dana yang nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya mendesak atau tidak terencana. Untuk memudahkan Anda, ada baiknya mempersiapkan dana ini secara terpisah. Sebelum mempersiapkan dana darurat, simak terlebih dahulu beberapa fungsi dana jenis ini khususnya bagi sisi keuangan keluarga tercinta Anda.

Salah satu fungsi dana ini adalah sebagai pengganti pendapatan Anda. Fungsi ini bisa saja terjadi khususnya jika Anda tiba-tiba terkena Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK. Setidaknya dana darurat diharapkan dapat menanggung sementara hingga Anda mendapatkan pekerjaan atau sumber penghasilan yang baru.

Mungkin, sebagian dari Anda sudah memiliki rencana untuk berpindah kuadran dari karyawan menjadi pengusaha. Jika benar, maka dana jenis ini bisa dijadikan tambahan finansial untuk memulai usaha setelah keluar dari tempat Anda bekerja. Tentunya, Anda perlu memastikan berapa besar dana yang Anda butuhkan hingga nantinya bisnis Anda stabil dan menghasilkan.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan dana darurat sebagai simpanan kesehatan jangka pendek. Dalam hal ini, Anda hanya mengeluarkan dana tersebut jika Anda atau salah satu dari anggota keluarga mengalami sakit ringan, rawat jalan serta rawat inap ringan. Bagi Anda yang memiliki benda berharga seperti mobil maka disarankan untuk mempersiapkan dana jenis ini. Ini karena harta bergerak seperti mobil sangat rawan dengan kerusakan.

Jika terjadi kerusakan maka Anda memerlukan biaya tambahan, bukan? Dana tambahan tersebut bisa Anda ambilkan dari dana darurat yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Untuk itulah mengapa dana ini harus disimpan dengan menggunakan rekening terpisah dari dana sehari-hari Anda. Lebih jauh lagi, Anda tidak boleh menggunakan dana ini kecuali terjadi kejadian-kejadian yang mengarah pada penjelasan penggunaan dana darurat di atas.

Untuk besaran dana semacam ini memang tidak akan sama untuk setiap orang. Besarnya dana yang disimpan tergantung dari fungsi dana tersebut. Sebagai contoh, jika Anda masih single maka dana yang harus Anda simpan sebagai tabungan darurat besarnya sekitar 3 kali sampai 4 kali pengeluaran sehari-hari Anda.

Misalnya, Anda sudah menghitung bahwa pengeluaran Anda sebulan adalah Rp5.000.000 maka setidaknya dana darurat yang harus Anda siapkan di rekening terpisah adalah sekitar Rp15.000.000 hingga Rp20.000.000. Sebaliknya, dana ini akan lebih besar lagi jika Anda sudah memiliki pasangan dan bahkan putra atau putri. Setidaknya, Anda harus mempersiapkan dana 6 kali dari pengeluaran per bulan Anda. Jika perlu, persiapkan dana hingga 15 kali hingga 20 kali pengeluaran per bulan.

Pastikan pula bahwa dana tersebut nantinya bisa diambil sewaktu-waktu jika Anda membutuhkan. Tingkat keamanan dana juga perlu Anda perhatikan. Sebagai saran, Anda bisa menyiapkan dana tersebut dalam bentuk reksadana, deposito atau dalam bentuk emas.

 

Similar Articles

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah 0

Salah satu roda penggerak perekonomian sebuah negara adalah Usaha Kecil Menengah (UKM). Bila UKM di

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir 0

Berlakunya MEA sebentar lagi mendatangkan peluang besar untuk para pelaku usaha dalam negeri untuk mengembangkan

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat 0

Iklan dan promosi merupakan hal yang dibutuhkan untuk membuat bisnis Anda maju. Namun, seringkali pelaku

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis 0

Bagaimana rasanya jika Anda harus melepaskan sebuah jabatan penting? Misalnya, Anda ingin memulai bisnis dan harus melepas

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa 0

Meminta kenaikan gaji merupakan hak setiap karyawan yang bekerja di setiap perusahaan. Apalagi, bila mereka telah menunjukkan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *