Teropong Bisnis | Homepage
Mempelajari Karakter Konsumen Agar Terjadi Closing

Mempelajari Karakter Konsumen Agar Terjadi Closing

0 Comments 🕔02.May 2014

Sebagai seorang pebisnis, tentu Anda harus berhubungan dengan konsumen setiap hari. Karakteristik konsumen juga sangat bervariasi. Agar tidak sampai salah dalam menangani dan melayani konsumen, ada baiknya untuk memahami karakternya.

Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa jenis karakter konsumen. Kadang Anda merasa jengkel dengan beberapa konsumen namun sebenarnya itulah karakter mereka saat membeli. Dengan mengetahui karakter mereka, setidaknya Anda bisa membantu sehingga terjadi closing.

Ada tipe konsumen yang sangat lama dalam berpikir khususnya saat mereka harus menghadapi beberapa jenis produk yang berbeda. Konsumen jenis ini adalah konsumen yang banyak pertimbangan. Jika sudah terlalu lama, Anda harus segera mengambil tindakan agar Anda bisa menangani konsumen lain.

Untuk menangani karakter konsumen yang seperti ini, Anda harus benar-benar paham produk. Setelah itu, berikan penjelasan secara detail dan jelas. Jika perlu, berikan saran dengan menanyakan terlebih dahulu kebutuhan mereka.

Dengan begitu, mereka akan cepat mengambil tindakan dan kemungkinan besar produk Anda terjual juga sangat besar. Ada pula tipe konsumen yang justru membandingkan jika ada beberapa jenis produk di depan mereka.

karakter konsumen, konsumen, pelanggan, bisnis sampingan, wirausaha

Tipe konsumen ini seperti sudah memiliki banyak informasi mengenai produk yang akan mereka beli. Sebagai penjual, Anda harus tetap konsisten dengan produk yang Anda jual. Kalaupun mereka membandingkan dengan toko lain maka sebutkan berbagai keunggulan produk yang Anda tawarkan tersebut.

Meyakinkan konsumen tipe ini memang tidak mudah tapi jika Anda telaten dan ulet maka justru mereka akan membeli produk di tempat Anda. Sebaliknya, ada pula konsumen yang justru seperti tidak mengetahui informasi apapun mengenai produk yang akan mereka beli. Mereka bisa jadi baru akan membeli barang tersebut untuk pertama kali.

Untuk menangani konsumen seperti ini, Anda harus bersikap sabar. Karena mereka ingin mendapatkan informasi, yang selengkap-lengkapnya, Anda bisa memberikan poin-poin saja. Jika konsumen tersebut mulai bertanya hal-hal yang tidak berhubungan dengan produk, Anda bisa langsung mengalihkan pembicaraan.

Usahakan terus menjelaskan produk hingga akhirnya konsumen tersebut membeli produk tersebut. Sekali lagi, ada sebaliknya di mana konsumen justru sangat sulit untuk diajak berkomunikasi dan terlalu cuek.

Biasanya, karakter konsumen seperti ini sangat tenang. Mereka tidak ingin diganggu karena sedang konsentrasi untuk memilih produk. Mereka hanya akan berbicara bila memang perlu. Jadi, Anda hanya perlu menunggu mereka memilih produk yang sesuai.

Jika memang terlalu lama atau konsumen tersebut terlihat kebingungan, barulah Anda boleh mendekat dan mulai menanyakan keperluan mereka. Pastinya, Anda akan menemukan tipe konsumen yang seperti di atas.

Penjualan akan semakin besar jika Anda mengetahui cara tepat untuk menanganinya walaupun mereka tampak menyebalkan. Setidaknya, mempelajari hal ini bisa dijadikan cara menjaga hubungan baik dengan konsumen. Selamat mencoba!

karakter konsumen, konsumen, pelanggan, bisnis sampingan, wirausaha

BACA JUGA:

Belajar dari Sang Ahli Strategi Pemasaran

5 Cara Memaksimalkan Keajaiban Fan Page

Similar Articles

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah 0

Salah satu roda penggerak perekonomian sebuah negara adalah Usaha Kecil Menengah (UKM). Bila UKM di

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir 0

Berlakunya MEA sebentar lagi mendatangkan peluang besar untuk para pelaku usaha dalam negeri untuk mengembangkan

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat 0

Iklan dan promosi merupakan hal yang dibutuhkan untuk membuat bisnis Anda maju. Namun, seringkali pelaku

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis 0

Bagaimana rasanya jika Anda harus melepaskan sebuah jabatan penting? Misalnya, Anda ingin memulai bisnis dan harus melepas

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa 0

Meminta kenaikan gaji merupakan hak setiap karyawan yang bekerja di setiap perusahaan. Apalagi, bila mereka telah menunjukkan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *