Teropong Bisnis | Homepage
Cara Menentukan Harga Jual Produk Anda di Pasaran

Cara Menentukan Harga Jual Produk Anda di Pasaran

🕔02.Nov 2013

Menentukan biaya produksi dan menentukan harga jual sebuah produk tidaklah semudah seperti yang Anda bayangkan. Walaupun sedikit rumit tapi Anda harus menentukan 2 hal ini sebelum memulai bisnis. Dengan menentukan 2 hal utama tersebut nantinya Anda bisa menentukan keuntungan dari bisnis Anda setiap bulan atau tahun.

Contoh sederhana adalah ketika Anda ingin memulai bisnis kuliner. Dengan pesaing yang begitu banyak, Anda harus menentukan harga jual yang sesuai untuk konsumen. Jika tidak melakukan hal tersebut, kemungkinan besar bisnis kuliner Anda akan redup. Hal ini disebabkan karena konsumen akan cenderung beralih ke pesaing Anda.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait dengan penentuan harga jual. Dalam hal ini, Anda harus memperhitungkan biaya produksi dari bisnis Anda tersebut. Jika Anda berbisnis kuliner ayam goreng tepung maka perhatikan harga bahan baku ayam yang tidak stabil. Bahkan harganya bisa mencapai 30% omzet usaha Anda.

Harga bahan baku tentunya akan mempengaruhi harga jual. Jangan lupa untuk memisahkan antara biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap meliputi biaya listrik dan gaji pegawai. Biaya tetap adalah beban yang tidak terpengaruh oleh volume produksi ataupun volume penjualan. Eko Endarto selaku perencana keuangan Finansial Consulting mengungkapkan bahwa hitungan biaya tetap tidak boleh melebihi 50% dari nilai penjualan produk.

Sedangkan biaya variabel adalah biaya yang nilainya sangat bergantung dari volume produksi atau volume penjualan. Biaya variabel meliputi biaya bahan bakar dan bahan baku. Ada pula biaya entertainment seperti biaya menjamu kolega dan rekanan bisnis. Contoh lainnya adalah bisnis air minum dalam kemasan atau AMDK dengan kapasitas produksi 200 galon per hari.

Biaya operasional bisnis ini yang bisa dimasukkan dalam biaya rutin adalah bahan baku air yaitu sekitar 91.000 liter, sewa tempat, gaji untuk 4 karyawan, listrik, tutup galon dan tisu. Selain itu, masukkan pula biaya bahan bakar, transportasi dan pajak. Jika di hitung maka total pengeluaran pada bisnis ini adalah sekitar 60% dari omzet Anda per bulan.

Setelah biaya-biaya tersebut dihitung, maka ini saatnya bagi Anda untuk menentukan harga jual produk Anda tersebut. Wahyu Saidi, konsultan usaha menyatakan bahwa menentukan harga jual yang tetap adalah faktor penentu keberhasilan bisnis Anda. Hati-hatilah dalam menetapkan harga. Hal ini juga erat kaitannya dengan laku tidaknya produk Anda nantinya.

Secara umum, Anda harus mengetahui terlebih dahulu harga pokok atau biaya untuk mendapatkan barang tersebut. Setelah itu, Anda bisa menambahkan dengan biaya lain-lain dan keuntungan yang ingin Anda dapatkan.

Total keseluruhan tersebut adalah harga jual. Tentunya ini tidak baku karena harga jual juga tergantung dari permintaan di pasaran. jika permintaan tinggi Anda bisa mematok harga tinggi. Jika banyak pesaing maka Anda harus menetapkan harga standar bahkan lebih rendah.

 

Similar Articles

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah 0

Salah satu roda penggerak perekonomian sebuah negara adalah Usaha Kecil Menengah (UKM). Bila UKM di

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir 0

Berlakunya MEA sebentar lagi mendatangkan peluang besar untuk para pelaku usaha dalam negeri untuk mengembangkan

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat 0

Iklan dan promosi merupakan hal yang dibutuhkan untuk membuat bisnis Anda maju. Namun, seringkali pelaku

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis 0

Bagaimana rasanya jika Anda harus melepaskan sebuah jabatan penting? Misalnya, Anda ingin memulai bisnis dan harus melepas

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa 0

Meminta kenaikan gaji merupakan hak setiap karyawan yang bekerja di setiap perusahaan. Apalagi, bila mereka telah menunjukkan