Trik/ Kiat Bisnis Percetakan bagi Pemula

Tips dan Konsultasi

Saat ini sudah banyak bisnis yang berkembang di segala bidang. Salah satu peluang bisnis yang cukup familiar adalah bisnis percetakan yang sering kita jumpai di pinggir –pinggir jalan besar. Memang terlihat kurang menarik jika kita amati dari luar, namun jika kita telusuri mulai dari kegiatan usahanya hingga potensi keuntungan yang dapat diperoleh dari bisnis percetakan ini sangat menarik dan pastinya siapa pun tergiur dengan laba/ profit yang dihasilkan. Terlebih lagi jika didukung oleh beberapa faktor penunjang seperti lokasi bisnis percetakan yang startegis, tersedianya sumber daya manusia yang mumpuni, dan pelayanan serta output yang berkualitas. Semua faktor penunjang di atas akan berpengaruh besar pada perkembangan dan kesuksesan  bisnis percetakan yang sedang dijalankan.

Contoh bisnis percetakan

Berikut ada beberapa contoh jenis bisnis percetakan yang bisa Anda kembangkan sebagai bisnis percetakan Anda kelak:

  • Bisnis percetakan untuk pembuatan spanduk, banner, kaos, sablon, kertas suara untuk acara pemilu, cetak undangan, cetak kartu nama, amplop, memo, company profile, pembuatan kop surat, label, pembuatan buku, dan masih banyak contoh yang lainnya.
  • Bisnis percetakanan untuk pembuatan kartu mahasiswa, kartu pelajar, ID card, jadwal sekolah, dan keperluan-keperluan lembaga/ instansi baik pemerintah atau swasta.

Strategi bisnis percetakan

Kemudian ketika Anda akan memulai bisnis percetakan, ada beberapa srategi yang perlu Anda praktikan agar Anda dapat sukse merintis dan menjalankan bisnis percetakan meskipun Anda adalah pemula. Strategi yang pertama adalah buatlah contoh produk yang akan Anda perkenalkan dan promosikan pada calon pelanggan. Karena hanya sebagai contoh, Anda dapat membuat contoh produk Anda dari kertas atau kain yang bisa Anda manfaatkan sebagai media promosi. Strategi yang kedua adalah buatlah berbagai macam desain contoh produk yang akan dipamerkan dan dipromosikan pada calon pelanggan. Desain dibuat dengan ukuran dan warna yang berbeda agar terlihat lebih variatif sehingga akan memunculkan persepsi bagi para customer bahwa Anda memiliki jenis produk yang unik, kreatif, dan variatif.

Mulai menentukan target market yang akan kita jadikan sebagai customer bisnis percetakan kita. Misalkan target market bisnis percetakan umumnya adalah para mahasiswa, siswa sekolah, para staff perkantoran, gedung-gedung, wedding organizer, instansi pemerintah, dan pihak swasta. Kemudian kita juga perlu menggunakan beberapa software khusus sebagai strategi berikutnya yang perlu kita kerjakan agar hasil output  yang dipesan oleh para customer lebih berkualitas. Adapun berbagai jenis software yang khusus digunakan  oleh para pemilik bisnis percetakan antara lain: Free Hand, CoreIDraw, Adobe Photoshop, dan masih banyak contoh software lainnya. Dan strategi menjalankan bisnis percetakan yang terakhir adalah bahwa kita tidak perlu membeli semua peralatan yang dibutuhkan untuk sebuah bisnis percetakan seperti komputer,mesin pemotong kertas, printer, cetak offset, setting komputer, rekam master, dll karena kita menggunakan jasa  sewa peralatan mesin percetakan yang sudah ada di sekitar kita.

(berbagai sumber)

Be Sociable, Share!

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *