Teropong Bisnis | Homepage
3 Tips Hindarkan THR Ludes Sebelum Waktunya

3 Tips Hindarkan THR Ludes Sebelum Waktunya

0 Comments 🕔19.Jul 2014

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Selain bulan ini adalah waktu kita memperoleh banyak pahala, bulan ini juga menjadi salah satu bulan baik untuk keuangan kita. Tidak lain tidak bukan adalah adanya pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dari tempat perusahaan kita bekerja.

THR sebenarnya sangat berguna untuk kebutuhan kita saat Lebaran nanti. Ada banyak kebutuhan yang datang saat Hari Raya, yang membutuhkan pengeluaran lebih. THR dapat meringankan pengeluaran kita, sehingga kita tidak akan mendapatkan masalah pada keuangan kita.

Akan tetapi, banyak orang yang tidak dapat mengelola uang THR ini dengan baik. Mereka langsung menggunakannya dan membelanjakannya hingga habis, setelah mereka menerimanya. Apakah Anda termasuk orang yang mempunyai masalah ini?

Sebenarnya, ada beberapa cara mudah yang dapat Anda gunakan untuk mengelola THR Anda. Berikut beberapa hal dan tips mengelola THR yang disampaikan oleh Mieke Rini Sutikno, seorang Perencana Keuangan.

Fungsi THR

Menurut Mieke, Anda harus memahami fungsi THR terlebih dahulu. THR adalah uang atau dana yang diberikan oleh perusahaan untuk kebutuhan Anda saat Hari Raya. Oleh karena itu, Anda jangan menggunakannya selain untuk keperluan untuk Hari Raya ini.

Lapar Mata

Menurut Mieke, lapar mata adalah masalah yang banyak terjadi di masyarakat kita. Hal ini dikarenakan berkembangnya gaya hidup konsumtif. Karena masalah ini, uang THR digunakan untuk membeli barang-barang yang tidak diperlukan.

Salah satu contohnya adalah saat membeli kue untuk Lebaran. Kue yang tersedia sangat banyak jenisnya. Namun, banyak orang yang ingin membeli semua jenis kue tersebut yang akibatnya, uang THR habis untuk hal ini. Padahal, belum tentu semua kue tersebut dibutuhkan.

Mengelola THR

Menurut Mieke, ada 3 hal yang perlu Anda perhatikan saat akan menggunakan uang THR Anda. Yang pertama adalah menyisihkan sebagian uang THR untuk ditabung. Cukup 10 persen dari uang THR Anda sisihkan untuk ditabung. Uang ini dapat digunakan, saat ada kekurangan untuk kebutuhan Hari Raya.

Yang kedua adalah tetapkan prioritas kebutuhan. Beli semua barang yang dibutuhkan dengan jumlah yang tepat untuk Hari Raya nanti terlebih dahulu.

Yang ketiga, gunakan uang THR untuk mengatasi masalah keuangan Anda. Contohnya, bila Anda mempunyai hutang, gunakan untuk membayar hutang ini terlebih dahulu. Jangan menggunakan untuk hal-hal lain yang tidak terlalu bermanfaat.

Pada dasarnya, mengelola uang THR Anda cukup mudah untuk dilakukan. Yang perlu dicermati dari tips-tips diatas adalah adanya kontrol pada kemauan dan diri Anda. Apalagi, selama bulan puasa Ramadhan, Anda dilatih dan diharuskan untuk menahan nafsu Anda, bukan? Mengapa Anda tidak menerapkannya pada kemauan Anda untuk berbelanja dan penggunaaan uang THR Anda.

thr, tunjangan hari raya, memakai thr, keuangan

BACA JUGA:

3 Buku Favorit Bill Gates

Arti Penting Jaringan Bagi Richard Branson

Similar Articles

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah 0

Salah satu roda penggerak perekonomian sebuah negara adalah Usaha Kecil Menengah (UKM). Bila UKM di

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir 0

Berlakunya MEA sebentar lagi mendatangkan peluang besar untuk para pelaku usaha dalam negeri untuk mengembangkan

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat 0

Iklan dan promosi merupakan hal yang dibutuhkan untuk membuat bisnis Anda maju. Namun, seringkali pelaku

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis 0

Bagaimana rasanya jika Anda harus melepaskan sebuah jabatan penting? Misalnya, Anda ingin memulai bisnis dan harus melepas

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa

5 Jurus Sukses Mendapat Kenaikan Gaji Khusus untuk Kaum Hawa 0

Meminta kenaikan gaji merupakan hak setiap karyawan yang bekerja di setiap perusahaan. Apalagi, bila mereka telah menunjukkan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *