Teropong Bisnis | Homepage
Untung Besar dari Si Hijau dan Wangi

Untung Besar dari Si Hijau dan Wangi

0 Comments 🕔03.Dec 2013

Daun Pandan dapat dikatakan sebagai salah satu bahan yang banyak ditemukan di kreasi kuliner Indonesia. Memang, baunya yang wangi membuat aroma masakan menggugah selera kita. Akan tetapi, di tangan Ucok Adi Setiawan yang mempunyai kreativitas tinggi, si hijau dan wangi ini tidak hanya menjadi bahan masakan. Tetapi, dia berhasil menyulapnya menjadi bisnis dengan prospek menjanjikan.

Yang dilakukan Ucok terhadap daun pandan adalah menggunakannya sebagai bahan baku kerjajinan tangan, seperti tas dan dompet. Dari produknya ini, dia berhasil mengubah daun pandan menjadi produk bernilai tinggi.

Cara yang Ucok gunakan adalah dengan menganyam daun pandan. Akan tetapi, dia menganyam daun ini sedemikian rupa sehingga produk yang dihasilkan mempunyai corak warna yang sangat kaya dan terlihat alami. Dan, tentunya hal ini sangat menarik untuk konsumen.

Bahan yang digunakan Ucok adalah pandan yang berasal dari pegunungan. Menurutnya, ada 2 macam pohon pandan, yaitu yang hidup di pantai dan pegunungan. Dan, dia memilih yang berasal dari pegunungan karena kualitasnya yang bagus.

Ucok juga rajin mengikuti event-event untuk mempromosikan produknya ini. Salah satunya adalah Pekan Produk Kreatif di Epiwalk, Kuningan, Jakarta pekan lalu.

Pada awalnya, usaha Ucok ini hanya usaha iseng atau coba-coba. Karena banyak ditemukan si hijau dan wangi ini di tempatnya, Kebumen, Jawa Tengah, bahkan sangat melimpah, dia lalu mencoba membuat dompet dan tas dari daun ini. Setelah dipasarkan, ternyata hasilnya sangat menggembirakan. Banyak masyarakat yang tertarik dengan produknya ini.

Selain karena desainnya dan corak daun pandan yang unik, harga yang Ucok tawarkan juga terjangkau. Dia hanya memasang harga untuk produk buatannya antara Rp. 20 ribu sampai Rp. 200 ribu untuk tiap produk.

Saat ini, usahanya sudah berjalan 2 tahun. Dan, dalam sebulan, dia mampu memproduksi 900 buah produk yang berasal dari daun pandan. Dari usahanya ini, Ucok dapat memperoleh omzet cukup besar. Besar omzet, dia akui sangat dipengaruhi oleh pesanan yang datang, tetapi rata-rata dia memperoleh Rp. 30 juta per bulan.

Saat ini, pasar produk buatannya masih terbatas Jakarta dan Surabaya. Hal ini juga dikarenakan usahanya masih berjalan 2 tahun. Tetapi, sudah ada tawaran untuk memperluas pasarnya di luar kedua kota tersebut.  Ucok belum bisa mengambil tawaran tersebut, karena dia memandang tawaran tersebut belumlah terlalu serius.

Selain itu, dia juga masih kekurangan tenaga ahli. Dia saat ini hanya memiliki 3 tenaga ahli untuk satu tempat atau daerah. Jadi, dia merasa belum saatnya melebarkan bisnis uniknya yang menggunakan bahan baku si hijau dan wangi ini.

Bantuan juga belum ada. Selama ini, semua biaya operasional masih berasal dari swadaya.

Similar Articles

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil 0

Kian banyaknya pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) membuat persaingan usaha menjadi semakin ketat. Hal ini seringkali

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini 0

Mempunyai gaya rambut menarik dengan model yang sedang menjadi trend saat ini adalah hal yang

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan!

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan! 0

Peluang usaha akan menjadi semakin menjanjikan, bila Anda mampu memanfaatkannya dengan baik. Salah satu peluang yang

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar 0

Bisnis keluarga sering dianggap sebagai bisnis yang sulit berkembang karena sulitnya terbentuk profesionalisme antar anggota keluarga

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas 0

Peluang bisnis tas terbilang cukup menggiurkan, karena produk ini banyak dicari, apalagi saat penampilan menjadi hal

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *