Teropong Bisnis | Homepage
Si Kecil dan Manis Pembawa Berkah dan Keuntungan

Si Kecil dan Manis Pembawa Berkah dan Keuntungan

0 Comments 🕔05.Nov 2013

Bagi sebagian orang, bolu kukus memang kue yang lezat dan manis. Tetapi, Rabaiyah (43) mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari si kecil dan manis ini.

Rabaiyah menjadikan bolu kukus sebagai penghasilan utama dia. Dengan Rp. 2,8 juta per hari, dapat dikatakan dia sangat sukses dengan kue manis ini. Padahal, sebelumnya dia pernah mengalami masa-masa suram dan kebangkrutan 4 usahanya pada tahun 2008. Dia lalu memutuskan untuk istirahat dulu dari dunia usaha selama 2 tahun.

Anaknya yang bersekolah di SMK Bidang Tata Boga menyampaikan ide yang menjadi jalan pembuka kesuksesan Rabaiyah. Anaknya mengusulkan untuk membuat bolu kukus.

Rabaiyah memulai usaha bolu kukus ini pada tahun 2010. Dia menghasilkan 1-2 kilogram bolu kukus atau sebanyak 60 buah per harinya. Dan, usahanya ini terus berkembang hingga saat ini, dia mampu memproduksi 3.500 bolu kukus setiap harinya.

Rabaiyah sempat ditawari modal usaha dari PNM (PT. Permodalan Nasional Madani) untuk usahanya ini. Dia mengambil modal Rp. 30 juta, tetapi hanya bertahan selama 4 bulan.

Atas saran temannya, Rabaiyah tertarik untuk mengambil pinjaman dari PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN). Bukan hanya uang yang membuatnya tertarik, tetapi, BTPN juga memberikan pelatihan agar mudah mengelola usahanya ini.

Akhirnya, Rabaiyah menamakan usaha bolu kukus ini dengan nama “Raditia Bolu Kukus”. Pinjaman yang dia ambil dari BTPN sebesar Rp. 103 juta yang juga dia gunakan untuk membayar pinjaman dari PNM.

Usaha kue si kecil dan manis ini sering menerima keuntungan yang berlipat, khususnya pada waktu tertentu. Contohnya, saat pemilihan Walikota Makassar, dia mendapatkan pesanan hingga 4.000 bolu kukus per hari yang dia jual dengan harga Rp. 800 per buah. Dia terpaksa mencari tenaga tambahan untuk mengerjakan pesanan ini.

Rabaiyah juga ingin mengembangkan usahanya agara dia mampu memberdayakan masyarakat di sekitar tempat dia tinggal. Dan, demi mencapai keinginannya ini, dia sering mengikuti pelatihan di kantor mitra usaha rakyat BTPN di Pasar Terong, Makassar.

Menurut Corporate Communication Head BTPN Eny Yuliati, modal bukanlah satu-satunya bantuan yang pihaknya berikan kepada Rabaiyah. BTPN juga memberikan pelatihan praktis melalui program Daya. Di Sulawesi Selatan sendiri, sudah ada 2.500 penerima program ini pada 5 bulan pertama tahun 2013.

Eny juga menambahkan program Daya ini juga memberikan bantuan kepada 1,268 juta penerima manfaat atau naik 51% dibandingkan tahun sebelumnya. Program yang diluncurkan ini membantu para pengusaha untuk mengasah ketrampilan dalam manajemen keuangan, desain kemasan produk dan akses pasar.

Rabaiyah sendiri mengaku bahwa dia lebih memperhatikan pembukuan usaha kue si kecil dan manis ini setelah mengikuti pelatihan program ini. Sekarang, dia lebih tahu dengan jelas tentang keuntungan dan biaya operasional usahanya.

Similar Articles

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil 0

Kian banyaknya pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) membuat persaingan usaha menjadi semakin ketat. Hal ini seringkali

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini 0

Mempunyai gaya rambut menarik dengan model yang sedang menjadi trend saat ini adalah hal yang

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan!

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan! 0

Peluang usaha akan menjadi semakin menjanjikan, bila Anda mampu memanfaatkannya dengan baik. Salah satu peluang yang

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar 0

Bisnis keluarga sering dianggap sebagai bisnis yang sulit berkembang karena sulitnya terbentuk profesionalisme antar anggota keluarga

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas 0

Peluang bisnis tas terbilang cukup menggiurkan, karena produk ini banyak dicari, apalagi saat penampilan menjadi hal

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *