Teropong Bisnis | Homepage
Penangkaran Si Kuning Berprospek Cerah

Penangkaran Si Kuning Berprospek Cerah

0 Comments 🕔27.Nov 2013

Burung kenari menjadi salah satu burung favorit. Banyak juga yang berusaha menangkarkan burung yang terkenal dengan warna kuningnya ini. Tetapi, semenjak ada flu burung, penangkaran si kuningini menjadi menurun. Dan, baru akhir-akhir ini usaha ini meningkat kembali.

Menangkarkan burung kenari dapat dibilang mudah. Bila Anda tertarik, anda perlu menyukai burung ini terlebih dahulu. Beli juga indukan burung kenari. Biasanya berharga jutaan untuk kenari impor dan 400-600 ribu untuk kenari lokal.

Setelah itu Anda dapat mempersiapkan segalanya untuk penangkaran burung kenari.

1. Usia Indukan

Pilih indukan yang berusia produktif, 6 bulan untuk betina dan 8 bulan untuk jantan.

2. Sistem Perkandangan

Posisi kandang sangatlah penting. Tempatkan kandang menempel dinding, dengan disamping kiri dan kanan ditutup. Lumuri kaki-kaki kandang dengan pelumas agar semut tidak bisa masuk. Semut dapat memakan anak kenari dan mengganggu burung kenari.

3. Menjodohkan Burung Kenari

Untuk menjodohkan burung kenari, pertama anda harus tahu jenis kelamin si kuning ini. Untuk membedakannya, ada beberapa hal yang perlu Anda cermati.

Untuk kenari jantan, hal yang perlu dicermati adalah warnanya yang lebih terang daripada betina. Kenari jantan juga mempunyai warna-warna tajam di daerah kepala.

Selain warna struktur tubuh juga dapat membedakan kenari jantan dan betina. Kenari jantan biasanya lebih tinggi dari betina saat duduk berdampingan.

Lubang dubur jantan juga tampak lebih menonjol, sedangkan betina tidak begitu tampak. Hal ini mudah dilihat saat si kuning belum tumbuh bulu.

Proses perjodohan dimulai dengan menempatkan sangkar si jantan dan betina berdekatan. Jangan langsung disatukan, karena kedua kenari dapat berkelahi. Hasilnya, kenari rusak.

Tanda bila kedua kenari siap dikawinkan adalah:

  1. Si jantan menabrak-nabrak kandang ingin mendekati betina. Dan, betina mengepak-ngepakkan sayapnya.
  2. Saat tidur, kedua kenari selalu ingin berdekatan.
  3. Saat makan, kedua kenari saling melolohkan makanan.
  4. Bila Anda memberikan sarang untuk bertelur di kandang betina, maka kenari betina akan merapikannya.

Bila ada tanda-tanda diatas, maka segera mungkin kedua kenari disatukan. Akan sangat baik bila dilakukan pada sore hari, sehingga malam mereka bisa beradaptasi dan paginya sudah berjodoh.

Setelah itu, tinggal menunggu waktu bertelur, mengeram dan menetas. Biasanya, si kuning menghasilkan 2-6 butir telur yang akan menetas setelah dierami selama 14 hari. Dan, selalu perhatikan kebersihan kandang agar proses ini sukses.

Anda dapat mengambil anaknya setelah 5-7 hari setelah mengeram agar kenari dapat bertelur lagi. Proses ini dapat dilakukan berulang kali untuk mempercepat produksi. Sehingga dalam 2 bulan akan dihasilkan 3 masa menetas. Hal ini dapat Anda lakukan untuk mendapatkan lebih banyak anakan kenari yang mempunyai bibit bagus.

 

Similar Articles

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil 0

Kian banyaknya pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) membuat persaingan usaha menjadi semakin ketat. Hal ini seringkali

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini 0

Mempunyai gaya rambut menarik dengan model yang sedang menjadi trend saat ini adalah hal yang

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan!

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan! 0

Peluang usaha akan menjadi semakin menjanjikan, bila Anda mampu memanfaatkannya dengan baik. Salah satu peluang yang

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar 0

Bisnis keluarga sering dianggap sebagai bisnis yang sulit berkembang karena sulitnya terbentuk profesionalisme antar anggota keluarga

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas 0

Peluang bisnis tas terbilang cukup menggiurkan, karena produk ini banyak dicari, apalagi saat penampilan menjadi hal

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *