Teropong Bisnis | Homepage
Nikmatnya Laba dari Camilan Shihlin

Nikmatnya Laba dari Camilan Shihlin

2 Comments 🕔11.Dec 2013

Bisnis kuliner di Indonesia, tidak hanya terpatok pada makanan berat dan menu lengkap. Camilan juga menjadi salah satu produk menjanjikan untuk dipasarkan. Tidak hanya camilan yang berasal dari Indonesia saja, saat ini banyak bisnis kuliner camilan yang mencoba menjajakan camilan dari negara lain. Salah satu contohnya adalah Shihlin Taiwan Street Snack yang sedang berjalan di Semarang.

Usaha camilan Shihlin ini dimiliki oleh Nurhadi. Nurhadi memulai bisnis ini pada pertengahan Juli 2013 dan berjalan di bawah bendera usaha San Food Indonesia. San Food sendiri juga mempunyai banyak anak usaha, seperti My Crepes dan Starra Pizza.

Saat ini, Shihlin mempunyai satu gerai di Semarang. Dan, sejak November tahun ini, Shihlin menawarkan paket kemitraan.

Paket kemitraan dari Shihlin bisa Anda dapatkan dengan menanamkan investasi sebesar Rp. 9,5 juta. Paket ini akan memberikan Anda semua yang Anda butuhkan untuk menjalankan usaha ini. Anda akan mendapatkan, booth, deep fryer gas, seragam, pelatihan dan standar operasional, dan bahan baku awal.

Untuk para mitra usaha, Nurhadi tidak mengenakan biaya royalti. Akan tetapi, mitra usaha diwajibkan untuk membeli bahan baku dari pusat. Bahan baku yang perlu dibeli adalah tepung premix dan juga bumbu.

Keuntungan yang didapat cukup menjanjikan. Menurut Nurhadi, mitra bisa mendapatkan omzet sebesar Rp. 8 juta per bulan. Dan setelah dipotong dengan biaya pembelian bahan baku, gaji karyawan dan sewa tempat, maka mitra masih bisa mendapatkan keuntungan sebesar 30 persen dari omzet. Jadi, dalam 6 bulan, mitra dapat balik modal.

Sedangkan produk dari camilan Shihlin ini sendiri cukup unik. Shihlin menjual produk ayam fillet tepung crispy berbentuk dadu. Ayam crispy ini kemudian ditusuk dengan tusukan sate dan diberi bumbu. Bumbu yang tersedia ada 3 macam, yaitu teriyaki, barbeque dan pedas yang dapat dipilih oleh pelanggan.

Untuk harga, satu porsi camilan Shihlin dihargai Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000. Satu porsi mempunyai berat 200 gram.

Nurhadi mengatakan bahwa camilan Shihlin ini cukup unik. Kebanyakan, orang membeli makanan olahan dari ayam untuk lauk. Tetapi, untuk produknya, dia khususkan untuk menjadikannya camilan.

Oleh karena itu, peluang usaha ini cukup besar. Hal ini dikarenakan belum banyak pengusaha yang menggeluti bidang kuliner semacam ini. Dan, sangat jarang camilan ayam yang dijual dengan menggunakan booth.

Tapi, menurut Nurhadi, yang paling menarik dari produk buatannya ini tidak hanya rasanya yang lezat. Harganya yang cukup murah juga menjadi daya tarik produknya ini. Bila dibandingkan dengan camilan Shihlin asal Taiwan yang asli, maka yang asli mempunyai harga 2 kali lipat lebih mahal dari produk buatannya. Jadi, Anda tertarik untuk mencoba usaha camilan ini?

 

Similar Articles

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil 0

Kian banyaknya pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) membuat persaingan usaha menjadi semakin ketat. Hal ini seringkali

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini 0

Mempunyai gaya rambut menarik dengan model yang sedang menjadi trend saat ini adalah hal yang

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan!

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan! 0

Peluang usaha akan menjadi semakin menjanjikan, bila Anda mampu memanfaatkannya dengan baik. Salah satu peluang yang

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar 0

Bisnis keluarga sering dianggap sebagai bisnis yang sulit berkembang karena sulitnya terbentuk profesionalisme antar anggota keluarga

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas 0

Peluang bisnis tas terbilang cukup menggiurkan, karena produk ini banyak dicari, apalagi saat penampilan menjadi hal

2 Comments

  1. 🕔 6:23, 12.Dec 2013

    elly

    Blh info untuk cp franchisenya?? thx.

    reply comment

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *