Teropong Bisnis | Homepage
Dapat Jutaan Per Hari dengan Usaha Ayam Penyet

Dapat Jutaan Per Hari dengan Usaha Ayam Penyet

0 Comments 🕔23.Oct 2013

Ayam penyet telah menjadi pintu kesuksesan bagi Dewi Ariani. Sejak memulai usaha ayam penyet, kini, dia mendapatkan hasil yang memuaskan.

Usaha ayam penyetnya ini juga dimulai karena Dewi suka memasak menu ini dan juga dia melihat bahwa masyarakat menyukai masakan lezat ini. Usaha pertama dari anak kedua dari tiga bersaudara ini adalah rumah makan Abi & Ummi, di daerah Pondok Gede, Jakarta Timur. Dewi menggunakan modal Rp. 20 juta dari pinjaman bank yang dialokasikan untuk sewa tempat Rp. 8 juta, peralatan Rp. 10 juta dan bahan baku Rp. 2 juta.

Dia membuka rumah makan ini pada tanggal cantik, yaitu 10/10/2010, tetapi, sayang hanya bertahan tiga bulan. Dewi salah memperkirakan lokasi usaha pertamanya ini. Dan hasilnya, jumlah pengunjung jauh dari target yang dia pasang.

Akhirnya, Dewi memutuskan untuk pindah ke Jalan Mampang Prapatan Raya Nomor 21, Jakarta Selatan. Dewi juga mengganti nama usahanya menjadi Ayam Penyet Everest. Dan memang, usahanya menjadi lebih sukses darisebelumnya.

Tapi, sewa tempat meningkat menjadi Rp. 60 juta per tahun. Akan tetapi, karena memang lokasinya sangat strategis usahanya ramai dan bisa memberi lapangan kerja untuk sembilan orang.

Ayam Penyet Everest menyediakan berbagai menu. Ada menu nasi dengan ayam penyet dan goreng seharga Rp. 16 ribu, bebek penyet dan goreng seharga Rp. 22 ribu, lele penyet dan bakar Rp. 9 ribu per ekor.

Tersedia juga, tahu penyet/goreng, tempe penyet/goreng Rp. 6 ribu per porsi, cah toge dan cah kangkung Rp. 6 ribu per porsi, capcai dan cah brokoli Rp. 12 ribu per porsi, sup tomyam Rp. 15 ribu per porsi, terong penyet/goreng Rp. 3 ribu per porsi dan telor penyet/goreng Rp. 3.500 per butir.

Ayam Penyet Everest juga melayani pesanan nasi kotak dan tumpeng. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp. 19 ribu (standar), Rp. 21 ribu (spesial) sampai Rp. 24 ribu (istimewa).

Untuk minuman tersedia soda gembira, juice mangga, mix juice, juice sirsak, lemon squash dan cure lomon juice dengan harga Rp. 7.000 per gelas. Tersedia juga jus alpukat, jambu, jeruk, wortel, strawberi, dan belimbing seharga Rp. 6.000 per gelas. Untuk es the manis seharga Rp. 3 ribu per gelas.

Bulan Ramadhan, usaha ayam penyet Dewi juga banyak membuat gebrakan. Contohnya, takjil gratis untuk pelanggan yang makan di tempat, menu-menu baru yang berkuah dan lainnya. Selama bulan puasa, rumah makan ini buka mulai pukul 12.00-22.00 WIB. Untuk hari biasa, waktu buka mulai pukul 08.00-21.00 WIB.

Saat bulan Ramadhan, omset usaha ayam penyet ini mengalami penurunan sebesar 20 persen. Biasanya, Dewi mendapatkan 3,5-5 juta per hari tapi di bulan Ramadhan, hanya 2-3 juta per hari.

Similar Articles

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil

Inilah 8 Penyebab Gagalnya Usaha Kecil 0

Kian banyaknya pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) membuat persaingan usaha menjadi semakin ketat. Hal ini seringkali

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini

Melirik Peluang Bisnis Potong Rambut Model Terkini 0

Mempunyai gaya rambut menarik dengan model yang sedang menjadi trend saat ini adalah hal yang

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan!

3 Alasan Utama Mengapa Dunia Maya Simpan Peluang Usaha Menggiurkan! 0

Peluang usaha akan menjadi semakin menjanjikan, bila Anda mampu memanfaatkannya dengan baik. Salah satu peluang yang

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar

4 Bukti Bisnis Keluarga dapat Sukses Besar 0

Bisnis keluarga sering dianggap sebagai bisnis yang sulit berkembang karena sulitnya terbentuk profesionalisme antar anggota keluarga

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas

5 Hal Penting Maksimalkan Peluang Bisnis Tas 0

Peluang bisnis tas terbilang cukup menggiurkan, karena produk ini banyak dicari, apalagi saat penampilan menjadi hal

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *