Buncis Perancis Bisnis Maknyus

Wirausaha
buncis perancis

 

Dengan banyaknya orang yang mulai mengerti keuntungan hidup sehat, kini bisnis sayuran banyak dilirik orang. Sayuran menjadi salah satu jenis peluang agribisnis yang bisa memberikan keuntungan. Salah satu jenis sayuran yang bisa memberikan cukup banyak uang adalah buncis Perancis. Buncis yang dikenal dengan French bean di luar negeri ini memiliki protein yang tinggi.

Salah satu jenis sayur kacang-kacangan ini memiliki nama latin Phaseolus vulgaris L atau Phaseolus esculentus salis B. Sayuran ini termasuk tanaman yang berumur pendek. Buncis jenis ini dapat tumbuh dengan sangat baik pada suhu sekitar 20 sampai 25 derajat Celcius. Jenis ini berasal dari Amerika Latin atau Amerika Tengah.

Jika dibandingkan, jenis buncis ini agak berbeda dengan buncis lokal yang ada di Indonesia. Buncis lokal yang sering disebut buncis TW ini lebih pipih dan memiliki ukuran diameter yang besar. Buncis Perancis memiliki bentuk yang bulat dan ukurannya lebih kecil. Rasa dari French bean ini lebih manis daripada buncis TW.

Buncis ini akan tumbuh lebih baik di tanah regosol dan andosol. Daerah dengan iklim sedang juga sangat baik bagi sayuran ini. Curah hujan antara 1.500 sampai 2.500 mm per tahun atau 300 sampai 400 mm per periode ranam adalah suasana yang tepat untuk buncis kecil ini. Tanah dengan pH 5,5 sampai 6,0 bisa membuat pertumbuhan buncis menjadi subur.

Tanaman rambat ini memang cocok untuk ditanam pada dataran tinggi. Daerah yang memiliki ketinggian 1.000 sampai 1.500 m dpl sangat baik untuk pertumbuhan buncis ini. Buncis ini juga bisa tumbuh di ketinggian 500 sampai 600 m dpl. Untuk beberapa varietas seperti Monel, Strike, dan Flo yang tumbuh tegak dan tidak merambat, tanah dengan ketinggian 200 sampai 300 m dpl juga baik.

Walaupun buncis Perancis memiliki karakteristik tanam yang rumit, tetapi buncis jenis ini memiliki pangsa pasar yang baik. Bisnis buncis ini juga memiliki peluang di pasar ekspor. Peluang ekspor buncis ini bisa dalam bentuk produk olahan atau segar. Negara-negara yang menerima ekspor buncis olahan adalah Australia, Perancis, Inggris, Malaysia, Hongkong, dan Singapura.

Negara yang terakhir disebut, Singapura, bahkan membutuhkan sebanyak lima ton buncis jenis ini setiap harinya. Buncis yang dijual dengan harga Rp. 8.000 sampai Rp. 40.000 perkilogram ini pasti memberikan keuntungan yang besar. Dengan jumlah pemain dalam agribisnis buncis yang belum banyak ini, peluang untuk meraih banyak uang bisa digapai. Apalagi tak banyak orang Indonesia yang mengenal buncis maknyus ini.

Agribisnis buncis maknyus ini tentu akan berhasil jika dijalani dengan baik. Jika Anda tertarik untuk memulai agribisnis ini, anda bisa memulainya dengan melakukan riset untuk langkah-langkah yang harus anda gunakan agar sukses berbisnis buncis maknyus.

Be Sociable, Share!

About the Author