Teropong Bisnis | Homepage
Peluang Besar dari Bola-Bola Takoyaki

Peluang Besar dari Bola-Bola Takoyaki

0 Comments 🕔01.Dec 2013

Bila dulu Jepang menjajah kita dengan kekuatan militer, saat ini dapat dikatakan, Jepang kembali menjajah negara kita. Bukan dengan kekuatan militer, tetapi dengan kebudayaan mereka. Memang, budaya Jepang banyak disukai oleh masyarakat saat ini. Salah satunya adalah kuliner tradisional mereka.

Salah satu yang paling populer adalah kuliner berbentuk bola yang bernama Takoyaki. Akhir-akhir ini, makanan ini mulai populer, setelah saudaranya, bento dan sushi juga naik daun beberapa waktu yang lalu. Dan, hal ini juga menyebabkan peluang usaha Takoyaki menjadi semakin menjanjikan. Salah satu pengusaha yang memanfaatkan hal ini adalah Nurhadi.

Pria asal Semarang ini membuka usaha Takoyaki dengan nama Yakinenak. Nurhadi mengatakan bahwa, produk buatannya berbeda dengan kebanyakan Takoyaki. Bila produk lainnya kulitnya gampang kempes setelah dingin, Takoyaki buatannya dapat bertahan lama dan rasanya tetap enak. Oleh karena itu, pelanggan dapat memakannya dengan lebih nikmat.

Nurhadi memulai usaha ini sejak tahun 2010. Saat ini, dia mempunyai beberapa pilihan topping yang dapat dipilih, seperti sosis, cumi, ikan salmon, jamur dan keju. Untuk harga, Nurhadi memasang harga yang cukup terjangkau, yaitu Rp. 7.000 – Rp. 12.000 per porsi. Satu porsi Takoyaki Yakinenak berisi 5 buah Takoyaki.

Seperti banyak usaha saat ini, Nurhadi juga menawarkan kesempatan kemitraan untuk mengembangkan usaha miliknya. Dia membuka sistem kemitraan ini pada tahun 2011.

Dan memang, cara ini berhasil. Saat ini, gerainya sudah bertambah menjadi 10 gerai, dengan 2 gerai miliknya dan sisanya adalah gerai milik mitra usahanya. Gerai Yakinenak masih berada di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, untuk saat ini.

Paket investasi usaha Takoyaki ini ditawarkan dengan harga sebesar Rp. 6 juta. Paket ini akan memberikan mitra semua kebutuhan untuk memulai usaha ini. Mitra akan mendapatkan booth, kompor, wajan, bahan baku awal, seragam, SOP lengkap dan pelatihan membuat Takoyaki.

Mitra juga dapat menggunakan nama Yakinenak. Omzet yang didapat dari usaha ini dapat mencapai Rp. 6 juta hingga Rp. 7 juta, dengan keuntungan 20% – 25%. Dan, mitra dapat balik modal setelah lima hingga enam bulan.

Paket kemitraan yang ditawarkan Nurhadi ini tidak memungut biaya royalti yang harus dibayar mitra kepada pusat. Hanya saja, mitra harus membeli bahan baku pembuatan Takoyaki dari pusat. Yang perlu dibeli adalah tepung premiks dan pembungkus dengan nama Yakinenak.

Nurhadi membebaskan mitra untuk membeli topping yang dibutuhkan untuk pembuatan Takoyaki di mana saja. Tetapi, merek topping harus sesuai dengan yang ditentukan oleh pusat. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas rasa dan penampilan Takoyaki dari Yakinenak.

Jadi, bila Anda tertarik untuk memulai usaha bola-bola nikmat ini, maka anda mungkin dapat mencoba kesempatan ini.

 

Similar Articles

Pedasnya Laba Usaha Kuliner Mie Rampok

Pedasnya Laba Usaha Kuliner Mie Rampok 0

Saat ini tawaran kemitraan mi kian menjamur. Salah satu pelaku usaha yang cukup gencar menawarkan

Usaha Kuliner Waralaba Unik

Usaha Kuliner Waralaba Unik 0

Usaha kuliner selalu dapat menjadi pilihan utama, bagi Anda yang ingin mencoba merintis atau menjalankan usaha

Menimbang Peluang Usaha Kemitraan Siomay

Menimbang Peluang Usaha Kemitraan Siomay 0

Camilan siomay walaupun sudah alam ada di dalam negeri, tetapi tawarannya masih tetap saja bermunculan.

Segarnya Peluang Usaha Kemitraan Ice Blend

Segarnya Peluang Usaha Kemitraan Ice Blend 0

Memang peluang usaha minuman dingin selalu menyegarkan. Ice blend merupakan salah satu jenis minuman dingin yang sudah

Gurihnya Peluang Usaha Kuliner Bakso Pedas

Gurihnya Peluang Usaha Kuliner Bakso Pedas 0

Bakso telah menjadi makanan yang sangat populer di Indonesia. Walaupun persaingan usaha kuliner sudah sangat sengit, tetapi

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *