Teropong Bisnis | Homepage
Bisnis Waralaba Vs Bisnis Investasi

Bisnis Waralaba Vs Bisnis Investasi

0 Comments 🕔29.Aug 2013

Semua orang saat ini memang lebih senang menggunakan uangnya untuk menghasilkan uang kembali. Artinya uang tersebut tidak hanya digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif namun juga digunakan untuk hal-hal yang sifatnya produktif. Ada banyak peluang menggunakan uang yang ditawarkan kepada kita.

Di perkotaan besar, dunia bisnis cepat sekali berputar. Semua orang membutuhkan barang dan jasa. Oleh karena itu berbisnis menjadi alternatif yang sangat baik untuk Anda. Ketika Anda ingin menggunakan uang Anda untuk berbisnis, bisnis seperti apakah yang akan Anda pilih? Anda bisa mempertimbangkan dua bisnis di bawah ini dan kemudian memilih yang terbaik.

Bisnis Waralaba Makanan

Saat ini semua orang tentu membutuhkan makan. Anda yang ingin menggunakan uang untuk berbisnis dalam bidang makanan dijamin akan mendapatkan keuntungan juga. Anda juga tidak perlu memulai dari awal. Saat ini telah banyak pengusaha waralaba yang bersiap untuk menawarkan paket waralabanya  dan Anda bisa memilih yang sesuai dengan budget atau modal Anda.

Sebenarnya ada 3 alasan mengapa Anda harus memilih bisnis waralaba ini. Pertama, dengan menggunakan bisnis waralaba ini Anda membeli sebuah usaha yang jadi dan hanya perlu meneruskan atau mengelolanya saja. Artinya Anda tidak perlu berangkat dari nol lagi. Anda juga akan banyak mendapatkan pengalaman dengan bisnis waralaba ini.

Kedua, seperti yang dikatakan di atas, waralaba yang Anda pilih sudah punya nama dan tentu sudah dikenal di banyak tempat. Anda tidak perlu lagi membuat sarana promosi yang terlalu keras. Semua orang tahu tentang waralaba Anda tersebut. Alasan yang terakhir kenapa Anda harus memilih waralaba adalah karena peluang untuk sukses Anda akan jauh lebih besar ketimbang bisnis yang lainnya.

Bisnis Waralaba Vs Bisnis Investasi

Investasi Kayu Sengon dan Kayu Jabon

Bila Anda tidak terlalu ahli dalam mengelola bisnis waralaba karena Anda memang harus terjun langsung ke lapangan, maka Anda bisa memilih bisnis investasi kayu sengon dan kayu jabon ini. Anda hanya perlu menginvestasikan uang Anda di sebuah perkebunan Jabon atau Sengon. Bisnis ini tidak meminta Anda untuk terjun langsung ke lapangan dan menanam pohon itu. Semua sudah dikelola oleh pekerja-pekerja.

Bisnis investasi ini dianggap menguntungkan karena saat ini kebutuhan akan kayu sengon ataupun kayu jabon memang sangat tinggi. Bahkan beberapa Negara di luar negeri tidak bisa mendapatkan stok karena memang terbatasnya kayu sengon dan kayu jabon ini. Dengan investasi ini Anda juga masuk dalam investasi yang terbarukan.

Pohon-pohon yang sudah dipanen tentu akan selalu diganti dengan bibit pohon yang baru. Pilihan investasi ini tentu saja membutuhkan waktu yang lebih lama dalam mendapatkan keuntungannya. Berbeda dengan waralaba yang akan memperlihatkan keuntungan setiap harinya, investasi ini akan terlihat keuntungannya setelah pohon-pohon itu tumbuh besar. Jadi bisnis manakah yang Anda akan pilih untuk memutar uang Anda?

81.d Bisnis Waralaba Vs Bisnis Investasi

Similar Articles

Pedasnya Laba Usaha Kuliner Mie Rampok

Pedasnya Laba Usaha Kuliner Mie Rampok 0

Saat ini tawaran kemitraan mi kian menjamur. Salah satu pelaku usaha yang cukup gencar menawarkan

Usaha Kuliner Waralaba Unik

Usaha Kuliner Waralaba Unik 0

Usaha kuliner selalu dapat menjadi pilihan utama, bagi Anda yang ingin mencoba merintis atau menjalankan usaha

Menimbang Peluang Usaha Kemitraan Siomay

Menimbang Peluang Usaha Kemitraan Siomay 0

Camilan siomay walaupun sudah alam ada di dalam negeri, tetapi tawarannya masih tetap saja bermunculan.

Segarnya Peluang Usaha Kemitraan Ice Blend

Segarnya Peluang Usaha Kemitraan Ice Blend 0

Memang peluang usaha minuman dingin selalu menyegarkan. Ice blend merupakan salah satu jenis minuman dingin yang sudah

Gurihnya Peluang Usaha Kuliner Bakso Pedas

Gurihnya Peluang Usaha Kuliner Bakso Pedas 0

Bakso telah menjadi makanan yang sangat populer di Indonesia. Walaupun persaingan usaha kuliner sudah sangat sengit, tetapi

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *