Teropong Bisnis | Homepage
Alasan Mengapa Pebisnis Menjalankan Bisnis Waralaba Minimarket

Alasan Mengapa Pebisnis Menjalankan Bisnis Waralaba Minimarket

2 Comments 🕔25.Oct 2013

Salah satu bidang bisnis yang sedang marak dilakoni oleh pebisnis adalah bisnis waralaba minimarket. Walaupun banyak pebisnis yang sudah memulai bisnis jenis ini tapi ternyata peluangnya masih terbuka lebar. Banyak pebisnis yang tertarik untuk menjalankan waralaba minimarket karena tergiur keuntungan yang bahkan bisa melebihi investasi deposito.

Sebelum memulai bisnis semacam ini, Anda perlu mengetahui beberapa hal. Contohnya, Anda harus tahu untung dan rugi menjalankan bisnis waralaba minimarket. Menurut Laurensius Tirta Widjaja selaku Merchandise Development Director dan Wiwiek Yusuf selaku Marketing Director Indomaret. Ukurlah data dan angka pencapaian bisnis ritel modern tersebut seperti misalnya data milik Indomaret sendiri.

Dengan melakukan pengukuran ini, Anda bisa tahu potensi bisnis minimarket di masa yang akan datang. Lalu, berapa sebenarnya keuntungan membangun bisnis minimarket? Lauren mengatakan bahwa profit dari bisnis ini khususnya untuk Indomaret mencapai 12% per bulan bahkan lebih. Inilah mengapa profit bisnis minimarket dikatakan melebihi keuntungan deposito.

Selain melihat profit, Anda juga harus melihat risikonya. Dalam hal ini tingkat risiko kegagalan bisnis waralaba minimarket berkisar di bawah 10%. Jika ada 100 orang yang melakukan investasi pada bisnis ini maka hanya ada 10 orang saja yang gagal. Lebih lanjut lagi, Anda harus mengetahui berapa jumlah omzet per gerai per harinya.

Menurut Wiwiek, omzet per gerai bisa berkisar antara Rp. 9.000.000 hingga Rp. 10.000.000 per hari. Karena hal ini pula akhirnya Indomaret berani terus berekspansi sejak tahun 2011. Indomaret mencoba meningkatkan pertumbuhan waralaba yang tadinya hanya 38% menjadi 42% yang artinya menambah sekitar 800 gerai baru. Kemudian, Indomaret menambah 3 cabang di beberapa wilayah seperti Sumatera Selatan, Makasar dan Cirebon. 1 cabang saja bertugas menyuplai kebutuhan 300 toko dalam 1 provinsi.

Walaupun sudah terlihat keuntungan berbisnis minimarket, jangan lantas melupakan soal payback atau lama waktu kembalinya modal. Secara spesifik, dengan perhitungan di atas maka lama waktu payback adalah sekitar 24 hingga 45 bulan. Hitungan ini berdasarkan pengalaman Indomaret sendiri dengan nilai investasi Rp. 300 hingga Rp. 500 juta. Investasi ini sudah termasuk franchise fee dan royalty fee dan tidak termasuk sewa gedung untuktoko.

Tentunya, Anda sebagai franchisor harus memiliki ide kreatif dalam mengembangkan program yang memang menguntungkan pelanggan dan menguntungkan Anda sendiri. Adanya kartu keanggotaan merupakan salah satu contoh programnya. Dengan kartu ini, Indomaret mengaku sudah memiliki lebih dari 500.000 anggota. Program unik lainnya adalah adanya kerjasama pengiriman uang untuk TKI melalui Indomaret.

Dalam hal ini, sebagai franchisor Anda bisa menikmati profit sekitar 12-15% dari fee pengiriman uang tersebut. Jadi, tunggu apalagi, jika Anda memang berminat dan sudah memiliki persiapan yang matang maka segera mulaibisnis waralaba minimarket ini kemudian nikmati keuntungannya.

Similar Articles

Pedasnya Laba Usaha Kuliner Mie Rampok

Pedasnya Laba Usaha Kuliner Mie Rampok 0

Saat ini tawaran kemitraan mi kian menjamur. Salah satu pelaku usaha yang cukup gencar menawarkan

Usaha Kuliner Waralaba Unik

Usaha Kuliner Waralaba Unik 0

Usaha kuliner selalu dapat menjadi pilihan utama, bagi Anda yang ingin mencoba merintis atau menjalankan usaha

Menimbang Peluang Usaha Kemitraan Siomay

Menimbang Peluang Usaha Kemitraan Siomay 0

Camilan siomay walaupun sudah alam ada di dalam negeri, tetapi tawarannya masih tetap saja bermunculan.

Segarnya Peluang Usaha Kemitraan Ice Blend

Segarnya Peluang Usaha Kemitraan Ice Blend 0

Memang peluang usaha minuman dingin selalu menyegarkan. Ice blend merupakan salah satu jenis minuman dingin yang sudah

Gurihnya Peluang Usaha Kuliner Bakso Pedas

Gurihnya Peluang Usaha Kuliner Bakso Pedas 0

Bakso telah menjadi makanan yang sangat populer di Indonesia. Walaupun persaingan usaha kuliner sudah sangat sengit, tetapi

2 Comments

  1. 🕔 5:40, 25.Oct 2013

    Afrid Fransisco

    modalnya besar banget ya

    reply comment

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *