Teropong Bisnis | Homepage
Prospek Bisnis Udang Windu

Prospek Bisnis Udang Windu

0 Comments 🕔29.Nov 2013

Salah satu menu favorit masyarakat Indonesia adalah olahan dengan bahan dasar udang. Untuk mendapatkan cita rasa kelezatan olahan tersebut, koki seringkali menggunakan udang windu. Jika Anda berniat mencoba usaha kuliner tapi masih belum punya cukup modal, maka alihkan saja rencana Anda untuk berbisnis bibit udang windu.

Perlu Anda ketahui bahwa udang windu merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia. Selain kelezatan yang ditawarkan, ukurannya yang lebih besar dari udang biasanya membuat udang ini menarik. Tak heran jika udang windu dijuluki dengan udang harimau. Cara pembudidayaan udang ini juga cukup mudah.

Ini karena udang tersebut bisa dibudidayakan baik di air payau maupun air tawar. Namun, para pembudidaya cenderung memilih untuk memelihara udang windu di air tawar. Salah satu alasannya adalah untuk mengurangi risiko penyakit pada bibit udang windu. Tantangan utama dalam berbisnis bibit udang windu adalah mengatasi angka kehidupan yang kecil.

Faktanya, hewan dengan nama latin Penaus Monodon ini hanya memiliki angka kehidupan yang hanya mencapai 10%. Salah satu tempat budidaya bibit udang windu berada di Lamongan, Jawa Timur. Area budidaya tersebut berukuran 5 hektar dan dibagi menjadi 4 petak. Mungkin, Anda bertanya-tanya mengenai prospek bisnis ini.

Jelas saja prospeknya masih sangat terbuka lebar. Hilal yang merupakan pemilik area tersebut mengatakan bahwa omzet yang diterimanya minimal adalah Rp. 25.000.000,- Saat ini, ia mampu menjual kurang lebih 2 juta ekor bibit udang windu unggulan setiap bulannya. Bandrol harga yang ditawarkan per bibit udangnya adalah Rp. 40.000.

Anda bisa menjualnya seperti yang Hilal yaitu dalam bentuk gelondongan dengan ukuran 8 milimeter. Untuk menambah pemasukkan, Anda juga bisa mengkombinasikan penjulan bibit udang windu bersamaan dengan menjual udang windu siap olah. Tawarkan udang tersebut di pasar sekitar tempat pembudidayaan dengan harga yang bersaing.

Selain pasar tradisional, perluas jangkauan pemasaran Anda dengan melakukan kerjasama dengan beberapa toko atau supermarket di tempat Anda tinggal. Jika sudah masuk toko maka harga udang windu dengan berat 70 gram bisa mencapai Rp. 25.000 per kilonya.

Anda tidak perlu khawatir walaupun angka kehidupan udang windu sangat kecil karena rupanya biaya perawatan sangat minim. Perawatannya juga sangat mudah. Jika dikalkulasikan dalam bentuk rupiah, Anda hanya perlu mengeluarkan sekitar Rp. 5.000.000 per bulannya untuk biaya perawatannya saja.

Semoga penjelasan di atas menjadi inspirasi Anda untuk memulai berbisnis udang windu. Mungkin, Anda merasa bahwa bisnis kuliner sudah sangat menjamur sehingga pasokan bahan berkualitas termasuk pasokan udang windu menjadi kurang.

Nah, tentu saja itu menjadi peluang bagi Anda untuk memulai budidaya udang windu sesegera mungkin untuk memenuhi pasokan tersebut. Selamat mencoba dan meraup keuntungan dari bisnis ini.

Similar Articles

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho!

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho! 0

Nama TIKI pasti ngga akan begitu asing lagi ya di telinga kita semua, tentu aja

3 Inspirasi untuk Usaha Kuliner Pelapis Lezat Roti dan Kawan-Kawannya

3 Inspirasi untuk Usaha Kuliner Pelapis Lezat Roti dan Kawan-Kawannya 0

Usaha kuliner saat ini mulai bergeser ke arah kuliner sehat. Hal ini juga mempengaruhi proses produksi

3 Hal Ini Berpengaruh Pada Peluang Bisnis Homestay Anda untuk Sukses

3 Hal Ini Berpengaruh Pada Peluang Bisnis Homestay Anda untuk Sukses 0

Peluang bisnis homestay atau guest house, dimana Anda menyewakan rumah atau salah satu ruangan di rumah

3 Jurus Meraup Untung Besar dari Bisnis Pie

3 Jurus Meraup Untung Besar dari Bisnis Pie 0

Pie mungkin bukan hidangan asli Indonesia. Tetapi, produk kuliner ini menjadi salah satu makanan favorit

Peluang Usaha Baju Cheongsam Raup Banyak Untung Menjelang Imlek

Peluang Usaha Baju Cheongsam Raup Banyak Untung Menjelang Imlek 0

Muftika Hidayat lima tahun lalu mulai mencoba – coba melirik peluang usaha memproduksi Cheongsam, baju

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *