Teropong Bisnis | Homepage
Budidaya Udang Bangkit Menjadi Industri Kelas Primer Indonesia

Budidaya Udang Bangkit Menjadi Industri Kelas Primer Indonesia

0 Comments 🕔21.Oct 2013

Ada banyak jenis komoditas unggul yang bisa anda pilih untuk usaha anda. Bila Anda tertarik pada sektor perikanan budidaya, maka ada satu komoditas utama yang bisa anda pilih, yaitu udang.

Udang menjadi salah satu komoditas unggulan atau bisa dikatakan kelas primer karena nilainya. Bila Anda melihat nilai udang dari sisi ekonomis, maka nilai udang bisa dikategorikan sangat tinggi. Dan, hal ini didukung pula dengan permintaan pasar akan udang yang juga tinggi.

Selain itu, nilai ekspor udang juga tinggi dan bahkan meningkat pada beberapa bulan terakhir. Permintaan udang ke Indonesia mencapai 723,6 juta dollar AS pada semester I 2013. Nilai ekspor udang ini mencapai 36,7 persen dari nilai total ekspor Indonesia yang mencapai 1,97miliar dollar AS.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo pada Sabtu 19 Oktober 2013, kenaikan nilai komoditas udang disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah udang dari Indonesia tidak pernah terkena serangan wabah penyakit Early Mortality Syndrome (EMS) yang banyak menyerang industri budidaya udang di banyak negara, seperti Vietnam, Thailand dan Malaysia.

Selain itu, tidak terbuktinya tuduhan subsidi atau dumping juga menjadi salah satu penyebab naiknya nilai ekspor udang. Menurut penyelidikan Countervailing Duty (CVD) Department of Commerce Amerika Serikat, tidak ditemukannya seperti yang dituduhkan pada produk udang beku Indonesia. Hal ini juga menjadi salah satu indikasi betapa industri komoditas ini mempunyai peluang yang sangat besar di pasar dunia di masa mendatang.

Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga menerapkan satu aturan setiap tahunnya. Aturan ini dinamakan National Residue Control Plan (NRCP). Dengan aturan ini, maka produk udang yang berasal dari Indonesia bebas residu. Dan, aturan ini pula yang menyebabkan dicabutnya sanksi CD 220 oleh Komisi Uni Eropa.

Sharif juga mengatakan, saat ini menjadi peluang terbaik untuk budidaya udang. Dengan memanfaatkan tambak secara maksimal, maka mereka akan dapat meningkatkan kualitas produksi udang mereka.

Bila dibandingkan dengan negara lainnya, khususnya di daerah Asia Tenggara, Sharif mengatakan bahwa potensi industri udang di Indonesia sangatlah bagus. Dengan luas total tambak seluas 1,2 juta ha dengan setidaknya 773 ribu ha untuk budidaya udang, maka industri komoditas udang sangat menjanjikan.

KKP juga melakukan optimalisasi industri ini, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi udang pembudidaya udang dari Indonesia. Contoh program KKP adalah Demfarm.

Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2012 di 6 kabupaten di Pantura Jawa Barat dan Banten. Tahun ini, program ini dilanjutkan dan dikembangkan sehingga mencakup 28 kabupaten di 6 Provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTB, Lampung dan Sumatera Utara. Program ini bertujuan untuk membantu bangkitnya usaha budidaya udang nasional.

Similar Articles

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho!

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho! 0

Nama TIKI pasti ngga akan begitu asing lagi ya di telinga kita semua, tentu aja

3 Inspirasi untuk Usaha Kuliner Pelapis Lezat Roti dan Kawan-Kawannya

3 Inspirasi untuk Usaha Kuliner Pelapis Lezat Roti dan Kawan-Kawannya 0

Usaha kuliner saat ini mulai bergeser ke arah kuliner sehat. Hal ini juga mempengaruhi proses produksi

3 Hal Ini Berpengaruh Pada Peluang Bisnis Homestay Anda untuk Sukses

3 Hal Ini Berpengaruh Pada Peluang Bisnis Homestay Anda untuk Sukses 0

Peluang bisnis homestay atau guest house, dimana Anda menyewakan rumah atau salah satu ruangan di rumah

3 Jurus Meraup Untung Besar dari Bisnis Pie

3 Jurus Meraup Untung Besar dari Bisnis Pie 0

Pie mungkin bukan hidangan asli Indonesia. Tetapi, produk kuliner ini menjadi salah satu makanan favorit

Peluang Usaha Baju Cheongsam Raup Banyak Untung Menjelang Imlek

Peluang Usaha Baju Cheongsam Raup Banyak Untung Menjelang Imlek 0

Muftika Hidayat lima tahun lalu mulai mencoba – coba melirik peluang usaha memproduksi Cheongsam, baju

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *