Teropong Bisnis | Homepage
Transaksi Kartu Debet Wajib Pakai Pin dan Chip Mulai 2015

Transaksi Kartu Debet Wajib Pakai Pin dan Chip Mulai 2015

0 Comments 🕔20.Apr 2013

Kartu debet adalah salah satu layanan yang disediakan oleh pihak bank kepada para nasabahnya untuk mempermudah proses transaksi yang dilakukan oleh para nasabah. Secara umum, nasabah dapat melakukan transaksi dengan menggunakan kartu debet di manapun selama tempat tersebut menyediakan fasilitas untuk pemakaian kartu debet. Fungsi kartu debet hampir sama dengan kartu kredit, dimana para nasabah tidak perlu repot-repot membawa uang tunai ketika hendak berbelanja. Perbedaannya yaitu terletak pada dana yang dipakai untuk bertransaksi. Pada pemakaian kartu debet dana diambil langsung dari uang tabungan kita, sementara pada pemakaian kartu kredit dana yang dipakai untuk bertransaksi merupakan dana pinjaman yang harus kita bayar pada tanggal pembayaran.

Terkait dengan pemakaian kartu debet, berikut ini ada informasi penting yang layak untuk dicermati, terutama bagi Anda sekalian para pemegang dan pengguna kartu debet. Diberitakan bahwa Bank Indonesia akan meningkatkan sistem pengamanan terhadap pemakaian kartu debet, dengan cara mewajibkan penggunaan pin dan juga chip dalam setiap transaksi yang dilakukan dengan menggunakan kartu debet. Peningkatan sistem keamanan tersebut nampaknya perlu untuk dilakukan mengingat masih cukup maraknya aksi penyalah gunaan kartu debet oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan kerugian, baik bagi para pemegang kartu maupun bagi pihak bank. Rencananya regulasi tersebut akan mulai diberlakukan pada tahun 2015 mendatang.

Pentingnya Peningkatan Sistem Keamanan Kartu Debet

Pihak Bank Indonesia menegaskan bahwa semua transaksi yang menggunakan kartu debet harus memakai pin dan chip untuk meningkatkan keamanan. Sehingga pada masa mendatang, semua transaksi yang menggunakan kartu, baik kartu ATM visa ataupun kartu ATM master, akan menggunakan pin dan chip. Saat ini memang telah ada beberapa pemegang kartu debet yang menggunakan pin dan chip untuk bertransaksi, tetapi masih belum semuanya.

Bahkan jika kita amati, masih banyak pemegang kartu debet yang bisa bertransaksi hanya cukup dengan menggesek kartu lalu tanda tangan saja. Transaksi dengan cara ini sangat beresiko untuk disalah gunakan menurut pihak Bank Indonesia, melalui pernyataan dari Edhi Harianto selaku Senior Analist Bank Indonesia pada hari senin kemarin.

Persiapan Penerapan Regulasi Pemakaian Pin dan Chip

Menurut kabar yang beredar, regulasi terbaru tersebut baru akan efektif diberlakukan mulai tahun 2015 mendatang karena masih banyak persiapan yang harus dilakukan. Edhi menegaskan bahwa pihak Bank Indonesia saat ini tengah menyiapkan semua hal yang akan dibutuhkan dalam penerapan regulasi ataupun sistem keamanan tersebut. Terlebih lagi, dia juga menambahkan bahwa pemasangan chip untuk setiap kartu debet membutuhkan biaya yang sangat mahal.

Biaya yang dibutuhkan untuk mengadakan satu kartu yang dilengkapi dengan chip bisa mencapai $3, sementara saat ini jumlah kartu debet secara keseluruhan tercatat pada bulan February lalu mencapai angka 94 juta buah. Jumlah tersebut memang cukup fantastis dan jauh lebih banyak dari jumlah kartu kredit yang beredar, yang hanya mencapai 14 juta buah.

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan?

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan? 0

Sebuah pesta yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia tanggal 27 hingga 30 bulan Januari kemarin

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *