Teropong Bisnis | Homepage
Kebijakan Terbaru BI Terhadap Layanan Perbankan

Kebijakan Terbaru BI Terhadap Layanan Perbankan

0 Comments 🕔27.Jun 2013

BI atau Bank Indonesia memberikan dukungan yang penuh terhadap eksistensi dari perbankan syariah. Tujuannya adalah supaya sektor perbankan syariah bisa tumbuh semaki cepat. Salah satu cara yang direkomendasikan oleh BI adalah dengan memberikan intensif pembukaan terhadap cabang dari Bank Syariah. Dengan demikian Layanan perbankan ini akan semakin mudah untuk diakses semua lapisan masyarakat dan juga memberikan andil yang penting dalam perkembangan ekonomi perbankan saat ini. BI juga hanya mewajibkan pengalokasian modal inti untuk cabang perbankan syariah yang telah beroperasi dibawah dua tahun saja. Ini dilakukan oleh BI sesuai dengan aturan dari pembukaan jaringan kantor yang didasarkan atas Modal Inti.

kebijakan-terbaru-BI-2

Perbedaan Antara Bank Konvensional dengan Bank Perbankan Syariah

Dalam hal kebijakan, tentunya ada perbedaan yang signifikan, bila dibandingkan dengan bank konvensional. Bank ini memiliki kewajiban yang harus diataati oleh semua cabangnya. Mereka wajib untuk mengalokasikan modal yang dimiliki pada setiap cabang. Meskipun ada beberapa cabang yang sudah beroperasi kurang atau lebih dari 2 tahun, hal tersebut harus tetap dilakukan. Kebijakan ini bertujuan untuk menyeimbangkan kondisi ekonomi di sektor bank konvensional agar bisa tetap berjalan dengan sebagaimana mestinya. Selanjutnya, ada juga perbedaan lainnya, yaitu besaran modal inti yang cenderung kecil dibandingkan dengan bank umum. Untuk Bank Syariah, alokasi modal inti yang wajib untuk didapatkan adalah 3 Milyar Rupiah saja, sementara untuk bank umum, mereka harus bersiap untuk menyediakan modal dengan jumlah 10 Milyar Rupiah. Jumlahnya cukup besar memang dibandingkan dengan Bank Syariah.

Modal Insentif Hanya untuk Bank Tertentu Saja

Edy Setiadi, Direktur Eksekutif dari Departemen Perbankan Syariah, mengemukakan bahwa modal insentif ini dilakukan agar bank yang bersangkutan focus untuk menyalurkan dana pihak ketiga agar bisa menjadi sumber pebiayaan. Menurut beliau, selama ini sudah banyak banyak bank yang memakai DPK atau dana dari pihak ketiga untuk membuka cabang dan mengalokasikan modalnya. Ini merupakan hal yang harus dihindari karena nantinya nasabah yang akan menjadi pihak yang dirugikan. Pasalnya mereka harus menanggung beban yang besar. Meskipun demikian, ini tidak berhubungan dengan pinjaman, tapi biasanya banyak biaya bunga DPK yang awalnya sudah membuka cabang, ternyata tiba-tiba dialihkan pada nasabah.

kebijakan-terbaru-BI-3JPG

Edy juga memberikan Tambahan bahwa BI hanya memberikan acuan selama jangka waktu 2 tahun saja. Mengapa? Rata-rata layanan perbankan syariah memang sudah banyak mendapatkan balik modal dalam kurun waktu dua tahun. Oleh karena itu setelah mereka bisa balik modal, cabang tersebut wajib untuk mengumpulkan modalnya sendiri, dan tidak perlu susah-susah untuk menunggu bantuan dari Kantor Pusat. Hasil data yang dikalkukasi oleh Data BI menunjukan bahwa ada 3 layanan perbankan syariah yang masuk dalam kelompok ini. Mereka yang mempunyai modal sangat tinggi adalah Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan juga Bank Muamalat.

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan?

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan? 0

Sebuah pesta yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia tanggal 27 hingga 30 bulan Januari kemarin

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *