Teropong Bisnis | Homepage
Peluncuran Produk Bank Mandiri Pertama yang Bekerja Sama dengan Bank Daerah

Peluncuran Produk Bank Mandiri Pertama yang Bekerja Sama dengan Bank Daerah

🕔15.Nov 2013

Awal September 2013 lalu menjadi kabar menggembirakan bagi Anda pengguna kartu kredit. Pasalnya, PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Barat atau Bank Sulsebar dan PT. Bank Mandiri Tbk. mengadakan kerjasama. Kerjasama tersebut menitikberatkan pada peluncuran kartu kredit baru co-branding.

Target pengguna kartu kredit co-brand ini sendiri adalah 30.000 pengguna pada tahun pertama peluncurannya. Uniknya, kartu kredit terbaru ini merupakan kartu kredit pertama Bank Mandiri yang diluncurkan bersama bank daerah. Hal ini dikemukakan oleh Ellong Tjandra selaku Direktur Utama Bank Sulselbar saat mensosialisasikan peluncuran produk terbaru mereka di Makasar.

Salah satu tujuan diluncurkannya kartu kredit ini adalah memberikan value creation kepada nasabah. Hal ini juga sangat terkait dengan tren yang berkembang yaitu tren cashless. Sebagai pengguna kartu kredit co-brand ini, Anda bisa menikmati 3 jenis kartu. 3 jenis kartu kredit tersebut adalah platinum, gold dan classic.

Nantinya, penentuan jenis kartu kredit yang Anda gunakan akan didasarkan pada penghasilan Anda sebagai nasabah. Perlu diketahui bahwa target pasar utama kartu kredit ini adalah karyawan swasta, karyawan BUMN dan BUMD, PNS, TNI/Polri ataupun profesional yang memang sudah menjadi nasabah Bank Sulselbar.

Namun, penggunaan kartu ini juga diperuntukkan bagi calon nasabah bank tersebut. Tahun pertama adalah targe terbesar penjualan bank yang mayoritas dipegang oleh Pemprov Sulsel ini. Setelah target penggunaan tahun pertama terlewati, mereka hanya menargetkan 15.000 kartu di tahun kedua dan ketiga.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kedua pihak menargetkan hingga 40.000 kartu setiap tahunnya. Ellong menambahkan bahwa diharapkan dengan adanya bisnis kartu kredit ini di Bank Sulselbar maka fee based income akan meningkat. Kelebihan lain kartu kredit co-brand ini adalah Anda sebagai pengguna akan mendapatkan keuntungan yang sama seperti pengguna kartu kredit Bank Mandiri.

Selain itu, sebagai pemegang kartu kredit Bank Sulselbar, Anda akan mendapatkan diskon di beberapa tempat di Makasar serta di daerah lain di Sulsel dan Sulbar seperti restoran dan merchant outlet. Menariknya lagi, kartu ini tidak hanya bisa digunakan di Indonesia. Rupanya, kartu kredit co-brand ini juga bisa digunakan di outlet seluruh dunia denga akseptasi logo Visa.

Sebagai tambahan, launching produk kartu kredit ini sendiri berlangsung di Trans Studio Mall Makasar atau TMS pada 6 September yang lalu. Setelah itu, ada pula peluncuran di Mamuju dan Kabupaten Bone. Dengan adanya kartu kredit co-brand ini, Bank Mandiri diharapkan bisa meningkatkan customer based-nya.

Selaku Senior Vice President Consumer Card Bank Mandiri, Boyke Yurista menyatakan bahwa pemilihan Bank Sulselbar sendiri tidak main-main dan telah melewati banyak pertimbangan. Selain alasan bisnis, Bank Mandiri menilai bahwa Bank Sulsebar memiliki kinerja yang sangat memuaskan.

 

Similar Articles

Saatnya Pamitan sama Uang Kertas!

Saatnya Pamitan sama Uang Kertas! 0

Tingkat kejahatan di Jakarta itu bisa bikin waswas memang. Yang perampokan lah yang penodongan lah.

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Muslim!

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Muslim! 0

Sudah bukan rahasia lagi kalau Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dari

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015 0

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia sudah pasti mempunyai potensi besar dalam

Gebrakan Baru BCA untuk Mendukung Transportasi di Indonesia

Gebrakan Baru BCA untuk Mendukung Transportasi di Indonesia 0

Ada kabar gembira bagi Anda pengguna lahan parkir di Jakarta. Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

PT BTPN Tingkatkan Sektor UMKM

PT BTPN Tingkatkan Sektor UMKM 0

PT BTPN akan mengupayakan untuk meningkatkan sektor yang ada di UMKM. Hal ini tentunya akan memberikan