Teropong Bisnis | Homepage
Kisah Bank OCBC NISP, Penguasa di Dunia Perbankan Indonesia

Kisah Bank OCBC NISP, Penguasa di Dunia Perbankan Indonesia

🕔30.Oct 2013

Bank OCBC NISP telah menjejakkan kakinya di dunia perbankan Indonesia sudah sejak lama. Tepatnya, bank ini memulai layanan perbankannya pada tanggal 4 April 1941 di Bandung. Tapi, pada saat itu, bank ini menggunakan nama NV Nederlandsch Indische Spaar En Deposito Bank. Dan, bank ini menjadi bank tertua keempat di Indonesia.

Bank ini terus beroperasi dan berkembang menjadi bank yang melayani segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Tapi, bank ini juga melayani segmen lainnya.

Pada tahun 1967, Bank OCBC NISP resmi berubah menjadi bank komersial. Setelah itu, bank ini menjadi bank devisa pada tahun 1990 dan perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1994.

Pada akhir tahun 1990-an terjadi krisis keuangan yang melanda seluruh Asia. Dan, krisis ini juga mempengaruhi dunia perbankan Indonesia. Akan tetapi, Bank OCBC NISP berhasil melewati masalah ini dan yang lebih hebatnya, hal ini dilakukan tanpa bantuan obligasi rekapitalisasi dari pemerintah.

Bank OCBC NISP juga menjadi bank yang memiliki pertumbuhan paling pesat pada saat itu. Hal ini dikarenakan, bank ini segera menyalurkan kredit begitu krisis selesai.

Selain pencapaian diatas, Bank OCBC NISP juga berhasil menarik perhatian dari International Finance Corporation (IFC), bagian dari Grup Bank Dunia. Akhirnya, IFC berinisiatif untuk menjadi pemegang saham dari Bank OCBC NISP.

IFC menjadi pemegang saham pada tahun 2001-2010, dan sejak tahun 2004, dilakukan beberapa akuisisi dan penawaran tender yang menjadikan OCBC Bank-Singapura menjadi pemegang saham pengendali. Besar saham yang dikuasai oleh OCBC Bank-Singapura sebesar 85,06%.

Setelah OCBC Bank-Singapura menjadi penguasa saham pengendali Bank OCBC NISP, bank ini menjadi semakin agresif dalam program-program yang dibuatnya. Mereka memperkuat semua aspek, termasuk infrastruktur, SDM, teknologi informasi dan jaringan kantor.

OCBC Bank Singapura sendiri adalah bank tertua di Singapura. Jaringan, kantor perwakilan dan perusahaan afiliasi bank ini sudah tersebar di 15 negara. Selain Singapura, bank ini juga beroperasi di Malaysia, Indonesia, Cina, Brunei, Hong Kong, Australia, Jepang, Amerika dan Inggris.

Beberapa anak perusahaan OCBC Bank Singapura sangat sukses. Salah satunya adalah Great Eastern Holding yang menjadi grup asuransi terbesar di Singapura dan Malaysia. Perusahaan ini melindungi aset dan pangsa pasar.

Ada juga Lion Global Investor yang melayani manajemen investasi swasta. Perusahaan ini juga menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Untuk lebih lengkapnya, anda dapat melihatnya di www.OCBC.com.

Karena ada perkembangan ini, maka Bank OCBC NISP memutuskan untuk pindah kantor. Bank ini memutuskan untuk memindahkan pusat operasinya di OCBC NISP Tower di Jakarta dengan akses langsung ke pusat bisnis Indonesia. Saat ini Bank OCBC NISP mempunyai 380 kantor di 76 kota di Indonesia dan lebih dari 6.000 karyawan.

 

Similar Articles

Saatnya Pamitan sama Uang Kertas!

Saatnya Pamitan sama Uang Kertas! 0

Tingkat kejahatan di Jakarta itu bisa bikin waswas memang. Yang perampokan lah yang penodongan lah.

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Muslim!

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Muslim! 0

Sudah bukan rahasia lagi kalau Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dari

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015 0

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia sudah pasti mempunyai potensi besar dalam

Gebrakan Baru BCA untuk Mendukung Transportasi di Indonesia

Gebrakan Baru BCA untuk Mendukung Transportasi di Indonesia 0

Ada kabar gembira bagi Anda pengguna lahan parkir di Jakarta. Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

PT BTPN Tingkatkan Sektor UMKM

PT BTPN Tingkatkan Sektor UMKM 0

PT BTPN akan mengupayakan untuk meningkatkan sektor yang ada di UMKM. Hal ini tentunya akan memberikan