Teropong Bisnis | Homepage
Gebrakan Mandiri Di Dunia Bisnis Asuransi

Gebrakan Mandiri Di Dunia Bisnis Asuransi

0 Comments 🕔26.Dec 2013

PT. Bank Mandiri Tbk bekerjasama dengan PT. Kimia Farma Tbk dan PT Jasindo melakukan gebrakan penting dengan mengakuisisi PT. Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) anak perusahaan PT Askes (Persero).

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, hal diatas dilakukan karena bisnis asuransi mempunyai potensi besar di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari total pengeluaran masyarakat Indonesia untuk urusan kesehatan yang mencapai Rp. 300 triliun per tahun.

Biaya ini digunakan untuk biaya rumah sakit, obat dan lainnya. Akan tetapi, hanya 2,5 persen dari total biaya tersebut yang terproteksi oleh asuransi.  Oleh karen itu, peluang untuk berkembangnya industri asuransi di Indonesia sangatlah besar. Bahkan, menurut Budi diperkirakan industri ini akan tumbuh sekitar 20 persen per tahun.

Bila angka pertumbuhan diatas bertahan, bukan tidak mungkin asuransi menjadi sektor terdepan dalam dunia bisnis di Indonesia. Jadi, dapat dikatakan keputusan Bank Mandiri sangat tepat.mandiri inhealth

Budi menambahkan, angka diatas sesuai dengan pertumbuhan historis premi di pasar asuransi. Selanjutnya, pihaknya akan menjalankan usaha asuransi ini sesuai dengan tujuan semulai, yaitu penyediaan jasa asuransi kesehatan dan meningkatkan berbagai macam produk layanan asuransi.

Budi mengatakan bahwa asuransi kesehatan Inhealth akan fokus pada manage care, yang termasuk dalam bidang kesehatan. Akan tetapi, nanti produknya akan dibuat beragam sehingga memberikan banyak pilihan menarik untuk konsumen.

Selain Inhealth, Bank Mandiri juga telah masuk dalam dunia bisnis asuransi dengan akusisi AXA. Perusahaan ini diubah menjadi AXA Mandiri Financial Services dan sukses. AXA Mandiri berhasil memiliki aset senilai Rp. 15,3 triliun dan annual FYP sebesar Rp. 2,27 triliun.

Pengalaman dengan AXA dijadikan Bank Mandiri sebagai dasar untuk mengembangkan bisnis asuransi ini. Hal ini juga didukung dengan jumlah pengguna asuransi yang pada 2012 tercatat sebanyak 74 juta penduduk dan diprediksi akan menjadi 141 juta penduduk pada 2020. Jadi, usaha ini cukup menjanjikan.

Bank Mandiri optimis dengan Inhealth yang akan menjadi pemimpin dalam dunia bisnis asuransi kesehatan di Indonesia. Hal ini didasari oleh banyak hal. Selain pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai rata-rata 6% per tahun, pertumbuhan industri kesehatan tumbuh sekitar 20% dalam satu dekade terkahir.

Prediksi Bank Mandiri ternyata tidak meleset. Pada September 2013 ini, Inhealth sudah berkembang dengan memiliki 1 juta pemegang polis dengan premi bruto lebih dari Rp. 1,1 triliun. Hal ini dapat menjadi awal dari suksesnya perusahaan ini dibawah Mandiri.

Lancarnya proses akuisisi Inhealth juga banyak dipengaruhi karena kesuksesan Bank Mandiri di bisnis asuransi. Hal ini sangat membantu saat bekerjasama dengan Jasindo dan Kimia Farma untuk keperluan akuisisi Inhealth. Dan memang, proses ini dapat berjalan dan selesai dengan cepat.

mandiri inhealth

Similar Articles

Saatnya Pamitan sama Uang Kertas!

Saatnya Pamitan sama Uang Kertas! 0

Tingkat kejahatan di Jakarta itu bisa bikin waswas memang. Yang perampokan lah yang penodongan lah.

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Muslim!

Ekonomi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Muslim! 0

Sudah bukan rahasia lagi kalau Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dari

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015

Bank Indonesia Mempersembahkan; Indonesia Shari’a Economic Festival 2015 0

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia sudah pasti mempunyai potensi besar dalam

Gebrakan Baru BCA untuk Mendukung Transportasi di Indonesia

Gebrakan Baru BCA untuk Mendukung Transportasi di Indonesia 0

Ada kabar gembira bagi Anda pengguna lahan parkir di Jakarta. Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

PT BTPN Tingkatkan Sektor UMKM

PT BTPN Tingkatkan Sektor UMKM 0

PT BTPN akan mengupayakan untuk meningkatkan sektor yang ada di UMKM. Hal ini tentunya akan memberikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *