Teropong Bisnis | Homepage
BTN Tidak Gentar, 2 Triliun Masih Menjadi Incaran Pada 2014

BTN Tidak Gentar, 2 Triliun Masih Menjadi Incaran Pada 2014

0 Comments 🕔29.Dec 2013

Pada tahun ini, Indonesia dapat dikatakan sedang berada dalam ujian yang berat. Sebelumnya, perekonomian Amerika Serikat (AS) yang sempat menurun memberikan dampak negatif terhadap Indonesia. Setelah itu, saat AS kembali membaik dan dollar AS menguat, Indonesia pun terkena dampak buruknya.

Hal ini juga memberi dampak pada sektor perbankan. Tetapi, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) tidak gentar dalam menghadapi dampak yang akan terjadi.

Memang, diprediksikan bahwa pada tahun 2014, akan terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia, setelah pada tahun ini juga masih terjadi. Meskipun demikian, BTN yakin bahwa mereka akan mendapatkan keuntungan sesuai yang ditargetkan pada tahun 2014 mendatang. Keuntungan yang BTN yakin akan didapatkan di 2014 adalah sebesar Rp. 2 triliun.

Optimisme BTN mempunyai dasar yang kuat. Menurut Direktur Utama BTN Maryono, pada tahun 2013, perekonomian Indonesia mengalami gejolak, khususnya pada semester II. Akan tetapi, masih terdapat pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen. Hal ini memberikan dampak positif untuk dunia perbankan dan perseroan, sehingga BTN yakin dapat meraih target mereka pada tahun 2014.

bank BTN

Bila dilihat dari presentasi pertumbuhan diatas, dapat dikatakan pertumbuhan ekonomi nasional berada pada kecepatan rendah. Dan, hal ini juga terjadi pada BTN. Tetapi, yang perlu dicermati disini, masih ada laju pertumbuhan, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Maryono memperkirakan pada 2014, akan ada penurunan pertumbuhan aset sebesar 18 persen dan pertumbuhan kredit sebesar 18 persen. DPK (Dana Pihak Ketiga) juga akan berada pada level 20 persen dan tabungan diperkitakan akan tumbuh 20 persen.

Untuk mengimbangi hal diatas, menurut Maryono, BTN akan menurunkan NPL (Non Performing Loan/Rasio Kredit Bermasalah) sebesar 2 sampai 2,5 persen.

Selain dunia perbankan, bisnis perseroan BTN juga menjadi perhatian. Menurut Maryono, adanya kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk pembatasn LTV (Loan to Value) dan kredit inden akan memberikan sinyal positif pada segmen properti yang selama ini menjadi fokus perseroan. Hal ini dikarenakan kebutuhan rumah masih mengalami backlock sebesar 15 juta unit. Pihaknya akan terus berusaha memenuhi kebutuhan ini sehingga backlok akan terus menurun.

BTN memang menjadi salah satu bank yang identik dengan bisnis properti ini. Dan, memang, segmen ini menjadi salah satu penyumbang keuntungan besar untuk bank ini.

Rupanya, segmen properti ini juga menjadi salah satu alasan, mengapa BTN optimis akan meraih keuntungan pada tahun 2014 mendatang. Menurut Maryono, saat ini, jumlah penduduk produktif dan kelas menengah atas mengalami peningkatan. Hal ini akan meningkatkan kebutuhan mereka akan tempat tinggal.

Dari kondisi diatas, BTN yakin dapat menyediakan solusi pembiayaan rumah dan juga memperluas segmen kebutuhan rumah. Kondisi ini juga menjadi tanda bahwa sgemen properti akan stabil dan masih akan tumbuh dengan baik di tahun 2014.

bank BTN

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan?

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan? 0

Sebuah pesta yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia tanggal 27 hingga 30 bulan Januari kemarin

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *