Teropong Bisnis | Homepage
BNI Jatuh Hati Pada Jalan Tol Trans Sumatera

BNI Jatuh Hati Pada Jalan Tol Trans Sumatera

0 Comments 🕔26.Jul 2014

Indonesia saat ini tengah gencar untuk mengembangkan jalan tol guna meningkatkan kondisi perekonomian negara kita tercinta ini. Yang terbaru adalah adanya proyek pembuatan tol Trans Sumatera yang akan dimulai pada September 2014 nanti.

Proyek ini menarik perhatian PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Bank milik negara ini menyatakan siap untuk mendukung pembangunan proyek jalan tol ini.

Dukungan BNI ini diungkapkan oleh Gatot M Suwondo, Direktur Utama BNI. Pihaknya siap untuk menjadi fasilitator untuk kebutuhan sindikasi kredit untuk proyek jalan tol sepanjang 2.700 km ini.

Untuk tahap awal, akan dibuat jalan tol empat ruas untuk kota Bakauheni-Lampung, Palembang-Indralaya, Medan-Binjai serta Pekanbaru-Dumai. Pengerjaan proyek ini dipegang oleh perusahaan Hutama Karya. Investasi yang dibutuhkan untuk proyek tahap awal ini sekitar Rp. 27 triliun. Untuk keseluruhan tahap hingga selesai, proyekjalan tol ini akan menelan biaya hingga Rp. 255 triliun.

Meskipun BNI mengungkapkan akan mendukung, Gatot belum ingin mengungkapkan secara detail mengenai besar pendanaan yang diberikan BNI. Namun, dia mengungkapkan bila pihaknya siap untuk mengucurkan dana sebesar Rp. 40 triliun untuk kebutuhan listrik dan infrastruktur. Sedangkan untuk lainnya, perlu dihitung secara detail terlebih dahulu dan diberikan secara bertahap.

BNI tertarik dengan proyek jalan tol ini karena memandang sektor infrastruktur akan sangat berperan di masa depan. Bila sektor ini dibangun dengan baik, maka pembangunan ekonomi Indonesia akan menjadi lebih baik pula di masa depan. Gatot mengungkapkan hal ini sudah menjadi kewajiban semua pihak. Dan, pihaknya memilih proyek MP3EI ini karena proyek ini sangat baik untuk Indonesia.

Di lain sisi, Gatot mengungkapkan bila kepastian dari Pemerintah dibutuhkan untuk pendanaan proyek-proyek seperti ini. Jadi, bila BNI atau bank lainnya ingin melakukan pendanaan untuk proyek infrastruktur, akan ada dasar yang kuat untuk menentukan besar pendanaan.

Gatot mengatakan adanya perlambatan pendanaan untuk sektor ini pada semester I tahun ini. Tahun lalu pada periode yang sama, besar pendanaan mencapai 8 persen, sedangkan tahun ini hanya 7 persen. Salah satu penyebabnya adalah adanya perlambatan pada realisasi proyek di lapangan. Contohnya proyek jalan tol Trans Sumatera ini, yang sebelumnya diperkirakan akan selesa tepat waktu, ternyata terlambat.

Gatot juga menyampaikan data mengenai kredit yang disalurkan BNI. Untuk periode Janurai hingga Juni 2014, total kredit yang dikeluarkan sebesar Rp. 192,34 triliun. Dari total jumlah kredit ini, terjadi peningkatan presentase kredit yang disalurkan untuk sektor pangan dan pertanian. Sektor pangan mengalami peningkatan dari 4 persen menjadi 7 persen dan pertanian 12 persen, dari sebelumnya yang hanya 10 persen.

Sektor yang tidak mengalami perubahan adalah sektor listrik, yaitu 7 persen. Sedangkan sektor yang mengalami penurunan adalah sektor pertambangan dan migas. Sektor-sektor ini mengalami penurunan dari 8 persen menjadi 6 persen.

bni, perbankan, info perbankan, jalan tol, ekonomi

BACA JUGA:

Aturan OJK Berlaku, Laba Bersih Bank Danamon Anjlok

Belum Saatnya untuk Bank Petani dan Nelayan

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan?

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan? 0

Sebuah pesta yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia tanggal 27 hingga 30 bulan Januari kemarin

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *