Teropong Bisnis | Homepage
Bank Sentral Keluarkan 4 Jurus Baru untuk Menahan BI Rate

Bank Sentral Keluarkan 4 Jurus Baru untuk Menahan BI Rate

0 Comments 🕔16.Aug 2013

Bank-Sentral-Keluarkan-4-Jurus-Baru-untuk-Menahan-BI-Rate-2

Rapat terakhir para Dewan Gubernur Bank Indonesia menghasilkan keputusan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI pada level 6,50%. Untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level ini, BI pun mengeluarkan beberapa jurus yang dianggap mampu untuk menguatkan kebijakan baru mereka. Jurus-jurus yang dikeluarkan BI termasuk penguatan bauran antara kebijakan Bank Indonesia untuk mengendalikan laju inflasi di negeri ini.

Hasil rapat yang dilakukan kamis kemarin dan disampaikan oleh Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs mengungkapkan bahwa BI akan mengeluarkan kebijakan baru. Kempat kebijakan baru tersebut tentunya bertujuan untuk mempertahankan BI rate pada kisaran yang sudah ditentukan sebelumnya. Cara pertama yang akan digunakan adalah penguatan operasi moneter yang direncanakan akan terus dilakukan untuk membuat pengendalian akses likuiditas lebih intensif. Selama ini, akses likuiditas cenderung jauh lebih meningkat pasca bulan Ramadhan.

Bank-Sentral-Keluarkan-4-Jurus-Baru-untuk-Menahan-BI-Rate-3

Keputusan Final Hasil Rapat

Untuk memperlancar usaha ini, BI akan mengengeluarkan Sertifikat Deposito Bank Indonesia. Selain itu, sertifikat ini juga akan disempurnakan dengan ketentuan GWM-LDR yang bertujuan untuk memperkuat laju penyaluran kredit. Selain itu, penyempurnaan ini juga bertujuan untuk menghimpun dana yang prident dan juga membuat lebih sempurna GWM sekunder yang ujung-ujungnya akan berpengaruh untuk memperkuat manajemen likuiditas pada bidang perbankan.

Cara kedua yang diambil oleh BI adalah menstabiliasi nilai tukar jangka panjang rupiah terhadap mata uang asing. Dalam hal ini, dollar akan tetap dijadikan sebagai acuan untuk menentukan keseimbangan nilai tukar rupiah. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi fundamental perekonomian nasional dan juga untuk melakukan pengelolaan neraca pembayaran yang jauh lebih baik dan sustainable.

Cara ketiga, BI akan melakukan beberapa langkah untuk mengawasi bank. Langkah ini disebut juga dengan supervisory actions. Langkah ini dilakukan bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan kredit yang sampai saat ini menunjukkan nilai yang relatif tinggi. Pada sektor tertentu, bahkan pertumbuhan kredit masih tinggi termasuk pada bank yang memiliki kandungan impor yang tinggi.

Kebijakan yang keempat adalah dengan menyempurnakan ketentuan-ketentuan yang sebelumnya sudah berlaku untuk tujuan pengembangan pasar valuta asing, khususnya di domestik. Hal ini sekaligus untuk meningkatkan pasokan valuta asing secara lebih evektif. selain itu, hal ini juga bermanfaat untuk pembelian valas terhadap rupiah dari bank, berlangsungnya transaksi yang derivatif, serta pinjaman dari luar negeri untuk perbankan dalam jangka waktu yang pendek.

Yakin Mampu Kendalikan Inflasi

Dengan melakukan kempat kebijakan tersebut, Bank Indonesia merasa yakin bahwa Indonesia akan mampu mengarahkan inflasi tahun 2014 agar sesuai dengan sasarannya, yaitu sebsar 4,5 %. Untuk kemungkinan plus minus, BI memberi tengat 1 persen. Selain itu, keempat langkah tersebut diharapkan juga mampu mendukung perekonomian domestik untuk menyesuaikan dengan pergerakan ekonomi nasional yang saat ini sudah bergerak ke arah yang lebih sehat dan seimbang.

Bank-Sentral-Keluarkan-4-Jurus-Baru-untuk-Menahan-BI-Rate-4

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan?

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan? 0

Sebuah pesta yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia tanggal 27 hingga 30 bulan Januari kemarin

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *