Teropong Bisnis | Homepage
Bank OCBC NISP Berhati-Hati Dengan Sektor Komoditas

Bank OCBC NISP Berhati-Hati Dengan Sektor Komoditas

0 Comments 🕔10.Mar 2014

Modal menjadi salah satu faktor penting untuk kesuksesan sebuah perusahaan. Salah satu sumber yang dapat digunakan untuk mendapatkan modal adalah pinjaman dari bank.

Akan tetapi, bila dilihat dari sisi bank, sebagai penyedia modal, ada beberapa kriteria yang mereka lihat sebelum mereka memberikan pinjaman. Salah satunya adalah sektor industri, dimana perusahaan tersebut bergerak.

Bank OCBS NISP adalah salah satu bank yang menjadi tujuan perusahaan untuk mendapatkan pinjaman. Tetapi, ada beberapa hal yang berubah akhir-akhir ini.

Menurut Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk Parwati Surjaudaja, pihaknya saat ini masih membatasi penyaluran kredit korporasi untuk sektor komodias. Hal ini disebabkan karena adanya volatilitas harga komoditas. Jadi, pinjaman untuk perusahaan dari sektor ini dipandang sangat beresiko.

Parwati mengungkapkan, gejolak harga sektor komoditas mempunyai dampak terhadap sektor lain. Contohnya, keadaan harga batu bara dapat mempengaruhi harga produk agro.

ekonomi, bank, ocbs nisp, sektor komoditas, perbankan

Akan tetapi, dengan keadaaan ini, Bank OCBC NISP bukannya hanya berdiam diri. Mereka juga melakukan beberapa persiapan, semacam stress test untuk mengetahui kondisi yang dapat terjadi. Hal ini dapat memberitahu pihak bank akan resiko dan antisipasi yang dapat digunakan.

Menurut Parwati, ada banyak hal yang pihaknya uji. Contohnya, naik turunnya harga batu bara dan dampaknya pada nasabah. Selain itu, Bank OCBC NISP juga menguji dengan melihat nilai tukar Rupiah, suku bunga, harga komoditas dan lainnya.

Dengan adanya banyak langkah yang dilakukan Bank OCBC NISP, maka dapat dikatakan ada banyak perubahan dalam tubuh bank ini. Hal ini dirasa dapat mengganggu kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. Akan tetapi, Parwati menjelaskan, bank ini tidak membatasi nasabah. Mereka memberikan waktu yang cukup banyak, agar nasabah dapat beradaptasi.

Parwati menambahkan, Bank OCBC NISP juga melihat tingkat survival dari kondisi tersebut. Hal ini berguna untuk para nasabah, terutama nasabah baru. Dengan cara ini, Bank OCBC NISP dapat memenuhi segala kebutuhan perbankan para nasabahnya. Hal ini termasuk juga perusahaan yang membutuhkan pinjaman untuk modal.

Menurut catatan terakhir, Bank OCBC NISP berhasil mendapatkan laba bersih sebesar Rp. 1,1 triliun pada akhir 2013. Bila dibandingkan pada Desember 2012, angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 25 persen. Pada tahun sebelumnya, Bank OCBC NISP hanya mampu mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 915 miliar.

Untuk penyaluran kredit perseroan, Bank OCBC NISP juga mencatatkan peningkatan. Pada Desember 2013, jumlah kredit perseroan mencapai Rp. 64 triliun atau meningkat sebesar 21 persen. Pada Desember 2012, jumlah kredit perseroan sebesar Rp. 53 triliun.

Dari seluruh jumlah penyaluran kredit perseroan, sebagian besar didominasi oleh kredit modal kerja, yaitu sebesar 41 persen. Sedangkan kredit investasi sebesar 39 persen dan kredit konsumer sebesar 20 persen. Sektor yang mendominasi untuk penyaluran kredit perseroan dari Bank OCBC NISP ini adalah sektor industri, perdagangan dan jasa.

ekonomi, bank, ocbs nisp, sektor komoditas, perbankan

BACA JUGA:

Yang Baru Dan Segar Dari Produk Asuransi Standard Chartered Bank Indonesia

2014 Untuk Mata Uang Negara Berkembang

 

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan?

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan? 0

Sebuah pesta yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia tanggal 27 hingga 30 bulan Januari kemarin

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *