Teropong Bisnis | Homepage
Bank Mayapada Menerbitkan Kebijakan Baru di Sektor Industri Perbankan Nasional

Bank Mayapada Menerbitkan Kebijakan Baru di Sektor Industri Perbankan Nasional

0 Comments 🕔03.Jul 2013

Sektor perbankan yang ada di Bank Mayapada tengah mengumumkan sebuah kebijakan baru, yakni adanya patokan suku bunga dan obligasi subordinasi senilai 700 Milyar Rupiah. Jumlah ini diterbitkan dengan jumlah 11 persen. Terkait adanya prospektus yang diterbitkan oleh perseroan, dikatakan bahwa pembayaran kupon yang berlaku untuk jangka waktu 3 bulan, yakni sejak tanggal emisi dilakukan hingga tahap pertama yang dilakukan pada bulan Oktober 2013 memiliki tenor surat utang dengan jangka waktu 7 tahun. Dalam melakukan kebijakan tersebut, tentu saja Bank Mayapada juga berkooporasi dengan beberapa perseroan yakni PT. Victoria Securities Indonesia dan juga RHB OSK. Kooporasi tersebut dilakukan oleh Bank Mayapada dengan tujuan untuk memiliki penjamin emisi.

Bank-Mayapada-Menerbitkan-Kebijakan-Baru-di-Sektor-Industri-Perbankan-Nasional-3

Obligasi Sudah Diterbitkan dan Diproses

Nantinya yang bertindak sebagai wali amanat adalah Bank Mega Tbk. Kebijakan terkait adanya obligasi tesebut sudah diterbitkan dan memiliki rating idBB plus dari Pefindo. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, diharapkan layanan perbankan yang ada di bank Mayapada bisa menjadi lebih baik. Ini juga menunjukkan bahwa Bank Mayapada ingin melakukan sebuah langkah yang menguntungkan bagi berbagai sektor. Pihak terkait juga menyatakan bahwa dana yang mereka peroleh tersebut nantinya akan dialokasikan untuk modal pelengkap bagi level bawah. Ini tentunya sesuai dengan ketentuan dari BI (Bank Indonesia) yang menyatakan bahwa modal harus dialokasikan dengan baik di level tertentu.

Bank Mayapada Yakin Kebijakan Mereka akan Berimbas Positif

Dengan adanya dana tersebut, Bank Mayapada yakni bahwa nantinya hal tersebut akan bisa semakin memperkokoh struktur permodalan yang ada di bank ini. Hariyono Tjahjarihardi, Direktur Utama dari Bank Mayapada, mengungkapkan bahwa penerbitan obligasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan yang nantinya akan diberikan pada para nasabah. Sejatinya, para nasabah juga perlu mendapatkan layanan yang baik dan memuaskan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Fasilitas yang menunjang hal ini tentunya perlu untuk diberikan agar tujuan yang tepat bisa tercapai. Nantinya fasilitas pinjaman untuk nasabah tersebut juga akan bisa terserap oleh pasar saat kinerja perseroan sudah menjadi cukup positif nanti. Ini menandakan bahwa Bank Mayapada memiliki inisiatif yang positif dalam hal tersebut, yakni mengembangkan potensi dan fasilitas yang dimilikinya.

Bank-Mayapada-Menerbitkan-Kebijakan-Baru-di-Sektor-Industri-Perbankan-Nasional-4

Ditambah lagi, Direktur Utama Bank Mayapada juga mengatakan bahwa Sektor Industri Perbankan Nasional yang ada di Bank ini juga akan bisa makin menguat berkat adanya dana tersebut. Keuntungan dari Industri perbankan nasional, seperti di Bank Umum misalnya, bisa memiliki rentang jumlah aset yang bervariasi nanti, jumlahnya adalah 10 trilliun hingga 50 trilliun rupiah. Para nasabah agaknya harus bersiap dengan adanya kupon obligasi yang dipatok dengan presentase 11 persen tersebut. Bagaimanapun juga layanan perbankan adalah layanan yang wajib memberikan keuntungan bagi para nasabahnya. Ditambah lagi, ini juga akan membantu sektor bisnis dan wirausaha yang banyak terjadi belakangan ini.

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan?

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan? 0

Sebuah pesta yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia tanggal 27 hingga 30 bulan Januari kemarin

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *