Teropong Bisnis | Homepage
Aturan OJK Berlaku, Laba Bersih Bank Danamon Anjlok

Aturan OJK Berlaku, Laba Bersih Bank Danamon Anjlok

0 Comments 🕔19.Jul 2014

Industri perbankan Indonesia saat ini sudah sangat berkembang. Persaingan sehat dan cukup ketat terjadi antar bank, yang mengakibatkan masa depan industri ini cukup menjanjikan. Salah satu bank yang menjadi perusahaan yang cukup stabil di dunia industri perbankan Indonesia adalah PT Bank Danamon Tbk (BDMN). Sayangnya, pada semester I 2014 ini, Bank Danamon mencatatkan hasil yang tidak terlalu menggembirakan.

Menurut rilis data laba bersih Bank Danamon untuk semester awal 2014, tercatat adanya penurunan keuntungan. Penurunan terjadi sebesar Rp. 1,48 triliun. Bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2013, keuntungan yang diperoleh Bank Danamon sebesar Rp. 1,98 triliun, jadi tahun ini terjadi penurunan sebesar 25 persen.

Menurut Vera Lim, Direktur Keuangan PT Bank Danamon Tbk, penurunan laba bersih ini terjadi karena beberapa hal. Penyebab utamanya adalah adanya perubahan aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aturan mengenai premi asuransi yang diberlakukan pada 1 Maret 2014 yang lalu memberikan pengaruh cukup besar.

Menurut Vera, aturan OJK terbaru membuat pihaknya tidak dapat mengakui beberapa pendapatan yang diperoleh Bank Danamon. Adanya amortisasi per Maret 2014 juga membuat laba yang diperoleh terpaksa ditahan terlebih dahulu.

Selain aturan OJK, penetapan suku bunga acuan BI menjadi 7,5 persen juga menjadi salah satu masalah. Adanya tingkat bunga acuan yang cukup tinggi, diakui Vera, cukup memberatkan perusahaan. Karena hal ini pula, diperikrakan untuk pendanaan Bank Danamon pada kuartal II akan diperketat.

Meskipun adanya rilis mengenai penurunan pendapatan Bank Danamon, namun ada beberapa kabar baik dari perusahaan ini. Yang pertama adalah naiknya pendapatan bunga bersih perseroan. Kenaikan terjadi sebesar 1 persen menjadi Rp. 6,74 triliun pada 6 bulan pertama 2014 dari Rp. 6,68 triliun pada periode yang sama tahun 2013. Meskipun tipis, kenaikan ini cukup berarti untuk perusahaan.

Yang menggembirakan, pertumbuhan kredit Bank Danamon mengalami peningkatan yang cukup pesat. Pada semester I 2014, terjadi peningkatan sebesar 13 persen dari tahun lalu. Peningkatan ini mencatatkan hasil sebesar Rp. 141 triliun, meningkata cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp. 124 triliun.

Kredit untuk korporasi menjadi penyumbang terbesar dari pertumbuhan kredit perseroan Bank Danamon. Segmen ini menyumbang peningkatan sebesar 34 persen menjadi Rp. 16,6 triliun untuk semester I 2014. Sedangkan kredit usaha kecil dan menengah (UKM) berada di posisi kedua dengan 16 persen menjadi Rp. 22,9 triliun. Dan, kredit otomotif naik sebesar 7 persen menjadi Rp. 49 triliun.

Pertumbuhan kredit otomotif Bank Danamon, melalui Adira Finance dipengaruhi oleh adanya aturan Down Payment. Menurut Vera, hal inilah yang membuat kredit sektor ini perlahan tapi pasti mulai membaik dan tumbuh.

bank danamon, ojk, perbankan, info perbankan

BACA JUGA:

BNI Menjadi Yang Terbaik Versi MRI

Belum Saatnya untuk Bank Petani dan Nelayan

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan?

Benarkah Reksa Dana dapat Mengalami Kebangkrutan? 0

Sebuah pesta yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia tanggal 27 hingga 30 bulan Januari kemarin

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan

Inti Terpenting dalam Investasi Saham yang Menguntungkan 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *