Teropong Bisnis | Homepage
Saat Sektor Keuangan Terkoreksi, Bagaimana Cara Reoptimasi Investasinya

Saat Sektor Keuangan Terkoreksi, Bagaimana Cara Reoptimasi Investasinya

0 Comments 🕔17.Jan 2014

Kondisi pailitnya Lehman Brother merupakan sebuah topik hangat untuk diperbincangkan. Bank investasi ini adalah salah satu dari bank investasi terbesar di dunia. Topik yang menjadi bahan perbincangan adalah terkait kondisi pasar ke depan. Hal ini menyangkut pula terkait apa yang harus dilakukan terkait investasi di sektor finansial sekarang ini. Apabila melihat kondisi ke belakang, sebagian besar investor telah menikmati naiknya harga-harga saham pasca masa krisis di tahun 1997-1998.

Ketika krisis terjadi, indeks IHSG anjlok dari 740 menuju 300-400an. Namun, ketika memasuki tahun 2007 indeksnya kembali naik 7 kali lipat. Hal ini membuat para investor menjadi sangat percaya diri. Akan tetapi, kepercayaa diri mereka kembali goyah karena sekarang ini indeks terkoreksi kembali kurang lebih sekitar 30 persennya.

Hal inilah yang sering disebut sebagai teori perilaku finansial dalam sebuah teori investasi. Salah satu perilaku yang sangat sering ditemui adalah over reaction saat harga investasi naik tajam. Sikap ini juga berlaku sebaliknya, yaitu ketika harga investasi tutun drastis.

Ada beberapa hal yang perlu anda lakukan untuk mengatasi fenomena over reaction tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut:

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Sikap over reaction terjadi karena tidak adanya rasa percaya pada diri investor yang bersangkutan. Ketika terjadi koreksi, muncullah sebuah rasa resah yang berlebihan. Sehingga fenomena ini akan menimbulkan panic selling. Fenomena ini bisa diibaratkan seperti sebuah department store sedang obral besar-besaran, sehingga harga-harga barang menurun drastis. Padahal para ahli justru yakin bahwa ketika terjadi penurunan IHSG, itulah sebuah sinyal beli serta waktu yang pas untuk masuk ke dalam pasar.

Terdapat banyak sekali saham berharga murah, padahal sebebanrnya memiliki fundamental yang kokoh. Hal ini terjadi sebab sebagian besar investor amatir terlalu cepat panik dan takut. Sehingga panic selling seringkali terjadi.

investasi, keuangan, tips investasi, tips keuangan

Solusi yang bisa Anda ambil adalah, rajin serta konsisten mencari informasi untuk penerapan strategi jangka panjang investasi. Jangan terlalu panik, namun tetap waspada. Serta jangan ragu masuk pasar dengan bertahap. Untuk antisipasi terjadinya penurunan harga jangka pendek, koleksilah saham secara bertahap, jangan sekaligus.

Monitoring 4R

Portofolio investasi juga perlu untuk dimonitor. Karena alokasi aset di dalam portofolio tidaklah tetap, termasuk di dalamnya adalah resiko dan profil dari trade off return. Untuk mengatasi perubahan portofolio, reoptimasi investasi sangat perlu untuk dilakukan.

Dalam reoptimasi terdapat 4 unsur kegiatan yang hampir sama namun sebenarnya sangat berbeda:

Reevaluating, merupakan tindakan untuk menguji sesuatu dengan cara mempelajari, mengamati, memahami, serta mengidentifikasi perubahan saat ini atau belakangan yang sedang terjadi pada kehiduapan Anda yang berpengaruh secara langsung kepada portofolio investasi anda.

Rebalancing, merupakan tindakan membeli dan menjual produk investasi di dalam sebuah protofolio investasi yang bertujuan untuk mengembalikan kepada komposisi aset optimal yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Relocating, merupakan tindakan saling menukar aset untuk kelas aset setara, sehingga tidak membuat  perubahan pada komposisi aset atau pun pada profil return serta resiko.

Reallocating, merupakan penyesuaian sebuah tindakan terhadap jumlah yang telah anda kontribusikan dan bagaimana kedepan kontribusi itu akan dikerjakan terhadap kelas aset tertentu di dalam portofolio Anda.

investasi, keuangan, tips investasi, tips keuangan

BACA JUGA:

Diperkirakan Inflasi Naik Akibat Cuaca Buruk

Kabar Gembira tentang Nilai Tukar Rupiah Dari Pasar Berjangka

 

Similar Articles

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil 0

Mungkin Anda tidak membayangkan bahwa yang Rp. 1.000.000 yang sepertinya tidak bisa digunakan untuk berbisnis

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Trik Menggunakan Kartu Kredit yang Benar

Trik Menggunakan Kartu Kredit yang Benar 0

Banyak sekali orang yang akhirnya terlilit masalah keuangan karena menggunakan kartu kredit. Lalu, bagaimana jika

7 Setan Pembawa Masalah Keuangan

7 Setan Pembawa Masalah Keuangan 0

Apakah Anda pernah merasa menyesal setelah membeli satu barang dan berpikir bila sebenarnya Anda tidak

Yang Tidak Boleh Anda Lakukan Saat Memiliki Kartu Kredit

Yang Tidak Boleh Anda Lakukan Saat Memiliki Kartu Kredit 0

Bagi sebagian orang, kartu kredit menjadi sebuah solusi keuangan. Memang, kartu kredit bisa memberikan solusi

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *