Teropong Bisnis | Homepage
3 Cara Mengubah Bisnis Online Menjadi Magnet Pelanggan

3 Cara Mengubah Bisnis Online Menjadi Magnet Pelanggan

0 Comments 🕔18.Aug 2014

Bisnis online saat ini sedang populer di Indonesia. Namun, seperti bisnis lainnya, diperlukan strategi dan rencana yang tepat, agar bisnis ini dapat maju. Salah satu hal terpenting yang harus dilakukan adalah menarik perhatian para konsumen.

Indonesia dapat dikatakan sebagai negara yang memberikan tantangan lebih untuk para pebisnis online. Salah satu penyebabnya adalah kemajemukan masyarakat yang tinggal di Indoneisa. Dengan konsumen yang sangat beragam, dibutuhkan beberapa strategi khusus untuk setiap bisnis. Jadi, akan sedikit sulit untuk para pebisnis online untuk membuat produk atau layanan mereka diterima oleh banyak orang.

Namun, ada beberapa tips dari Markus Bruderer, pimpinan Business Intelligence website Zalora Indonesia. Zalora sendiri terkenal sebagai salah satu toko online terbesar di Indonesia. Menurut Markus, ada 3 cara yang dapat Anda gunakan untuk menarik konsumen, yaitu:

  1. Kupon

Kupon untuk berbelanja dapat menjadi suatu penghargaan para pelanggan setia. Para konsumen Indonesia sangat tertarik dengan penawaran ini. Hal ini tampak dari banyak toko yang memasang diskon, pasti akan diminati dan didatangi banyak konsumen. Bila Anda memberikan kupon belanja untuk toko online Anda, efeknya pun akan sama.

2.3 Cara Mengubah Bisnis Online Menjadi Magnet Pelanggan 3

  1. Cash on Delivery

Cash on Delivery atau membayar setelah barang dikirim menjadi salah satu cara pembayaran yang banyak diminati konsumen Indonesia. Banyak orang Indonesia yang masih belum percaya dengan para pedagang online ini. Hal ini dikarenakan mereka merasa lebih aman melakukan pembayaran setelah melihat barang yang mereka beli.

Masyarakat pada umumnya memandang membayar dengan menggunakan kartu kredit atau membeli dari toko online mempunyai resiko yang tinggi. Hal ini membuat mereka tidak terlalu mempercayai para pebinsis online ini. Kenyataannya, bisnis online sama saja dengan bisnis di dunia nyata.

Menurut Markus, separuh konsumen Zalora menggunakan cara ini. Sedangkan sisanya menggunakan pembayaran dengan transfer melalui ATM, kartu kredit dan lainnya.

Namun, bila Anda ingin menerapkan metode Cash on Delivery, sebaiknya hanya untuk konsumen di daerah yang mudah dijangkau. Daerah yang terlalu jauh, seperti Papua akan lebih beresiko dan mahal, karena tingginya biaya pengiriman. Akan lebih bermasalah, bila barang yang dikirim ditolak konsumen.

  1. Proaktif

Anda harus proaktif dalam menjaga hubungan Anda dengan konsumen Anda. Contohnya, saat konsumen sudah melakukan pemesanan namun masih belum membayar, Anda harus cepat tanggap. Hubungi mereka dan ingatkan mengenai pembayaran agar barang dapat segera dikirimkan.

Sebenarnya, bisnis online mempunyai kemiripan dengan bisnis di dunia nyata. Anda harus menjaga baik hubungan Anda dengan konsumen, memberikan mereka pelayanan terbaik dan ramah. Dengan demikian, mereka akan merasa nyaman dan percaya dengan produk dan layanan Anda. Hasilnya, mereka akan menjadi pelanggan setia dan membantu bisnis online Anda untuk berkembang.

2.3 Cara Mengubah Bisnis Online Menjadi Magnet Pelanggan 2

Baca Juga :

Pekerja Lepas Tepat untuk Bisnis Online Sukses

7 Jalan Mengikat Kepercayaan Pelanggan untuk Bisnis Online

Similar Articles

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil 0

Mungkin Anda tidak membayangkan bahwa yang Rp. 1.000.000 yang sepertinya tidak bisa digunakan untuk berbisnis

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Ingin Tahu Produk Berbahan Kulit yang Mempunyai Peluang Usaha Menjanjikan?

Ingin Tahu Produk Berbahan Kulit yang Mempunyai Peluang Usaha Menjanjikan? 0

Peluang usaha produk-produk kerajinan dan kreatif saat ini terbilang sangat menjanjikan. Bila Anda khawatir dengan

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi!

Pondok Pesantren Cuma Buat Ngaji? Pikir Lagi! 0

Selama ini kalau anda mendengar kata pesantren, pasti otak anda akan dengan otomatis mengasosiasikannya dengan

Saatnya Pamitan sama Uang Kertas!

Saatnya Pamitan sama Uang Kertas! 0

Tingkat kejahatan di Jakarta itu bisa bikin waswas memang. Yang perampokan lah yang penodongan lah.

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *