Teropong Bisnis | Homepage
Mata Uang Rupiah Masuk High Five Setelah Keluar Dari Fragile Five

Mata Uang Rupiah Masuk High Five Setelah Keluar Dari Fragile Five

0 Comments 🕔24.Apr 2014

Performa mata uang yang masuk dalam daftar fragile five telah mulai berangsur – angsur menguat. Para analisis kemudian memasukkan mata uang ke lima negara itu ke dalam high five yaitu mata uang yang memiliki performa terbaik semenjak akhir Februari dan merupakan mata uang terbaik untuk ‘dimainkan’ dalam volatilitas rendah pada pasar mata uang di tahun 2014 ini.

Lalu, mata uang apa saja itu? Kelima mata uang tersebut antara lain adalah rand Afrika Selatan, rupiah Indonesiai, lira Turki, rupee India, dan real Brazil. Menurut beberapa analisis, kelima mata uang ini mulai diburu kembali dengan strategi carry trade.

“Apa jawaban terbaik dari volatilitas suatu mata uang yang rendah? Jawabannya adalah membelinya dengan strategy carry dan kami sebenarnya sudah merekomendasikan langkah ini sejak akhir bulan Februari lalu. Beli high five atau lima mata uang terbaik, posisi mereka sudah tidak rentan lagi,” terang HSBC global head of FX, David Bloom.

Dalam carry trade, para investor meminjam uang dari negara – negara yang berbunga rendah dan mengembangkannya di negara lain yang masih memiliki bunga tinggi. Trik membeli mata uang dengan cara ini mulai marak kembali sejak tahun lalu seiring dengan tingginya volatilitas mata uang emerging market yang disebabkan karena kecemasan penarikan stimulus Amerika Serikat.

Tepat, Janet Yellen (Pimpinan the Federal Reserve) menjamin bahwa program pembelian aset dari bank sentral akan tetap dilakukan selama waktu yang diperlukan. Pernyataan inilah yang akhirnya mendukung langkah mata uang emerging.

Bloom juga mengingatkan bahwa adanya pergerakan fluktuatif yang cukup tinggi dalan transaksi jual beli mata uang akan menyebabkan strategi carry trade menjadi sangat beresiko. Akan tetapi, rendahnya volatilitas yang terjadi di pasar mata uang negara maju juga ikut mendorong mata uang emerging dan carry trade.

nilai tukar rupiah, managemen keuangan, rupiah, high five, fragile five

“Yang perlu Anda lakukan hanya memilih mata uang dari Brazil, Indonesia, Turki, India, dan Selatan. Setelah itu Anda tinggal duduk manis. Bila nantinya tidak ada volatilitas, Anda masih bisa mengambil keuntungan yield-nya. Dalam lingkungan yang memiliki tingkat volatilitas rendah, salah satu upaya yang dapat Anda lakukan adalah dengan memilih lima mata uang high five,” ujar Bloom.

Sekedar informasi, negara – negara yang masuk dalam kategori fragile five merupakan negara – negara yang mempunyai defisit transaksi berjalan yang cenderung besar terhadap PDB (Produk Domestik Bruto). Indoenesia sendiri baru saja keluar dari daftar ini.

Menurut Hendri Saparini, Direktur CORE Indonesia mengatakan bahwa Indonesia memang layak berada dalam kategori fragile karena kedaaan ekonomi Indonesia saat ini memang sangat fragile. Makro ekonomi Indonesia sangat rentan karena dasarnya sangat lemah.

Hendri juga mengatakan bahwa Indonesia masih sangat bergantung terhadap keadaan global. Peningkatkan volume ekspor juga bergantung pada kondisi global. Jika terjadi guncangan, Indonesia pun akan langsung merasakan dampaknya. Oleh sebab itu tidak heran jika rupiah masuk fragile five.

Sumber:http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/04/23/0739486/Keluar.dari.Fragile.Five.Rupiah.Masuk.High.Five

 nilai tukar rupiah, managemen keuangan, rupiah, high five, fragile five

BACA JUGA:

Ramalan Pekan Ini, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Gara-Gara Hadi, BCA Diincar KPK

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan?

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan? 0

Investasi reksadana dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin berinvestasi. Dan, saat ini, ada banyak

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil 0

Mungkin Anda tidak membayangkan bahwa yang Rp. 1.000.000 yang sepertinya tidak bisa digunakan untuk berbisnis

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *