Teropong Bisnis | Homepage
Lika Liku Nilai Tukar Rupiah

Lika Liku Nilai Tukar Rupiah

0 Comments 🕔04.Nov 2015

Kenapa nilai tukar rupiah bisa melemah ataupun menguat terhadap mata uang negara lain, sih? Jawabannya sederhana, nilai tukar sebuah mata uang sebenarnya mencerminkan harga mata uang tersebut.

Pada dasarnya nilai tukar rupiah ditentukan oleh kebutuhan dan ketersediaan antara dua mata uang masing-masing negara. Seperti rupiah dan dollar Amerika misalnya. Perbandingan dua mata uang ini biasanya dihitung dalam jumlah satuan atau kurs. Contohnya yang paling baru: 1 dolar Amerika setara dengan 13.000 rupiah.

Nilai tukar rupiah yang ditentukan oleh pasar akan berubah-ubah nilainya tergantung pada kebutuhan dan ketersediaan mata uang tersebut. Bila kebutuhan terhadap mata uang asing, meningkat (atau yang membeli lebih banyak), maka otomatis nilainya akan jadi lebih mahal atau menguat terhadap mata uang Rupiah. Kondisi yang sebaliknya pun berlaku.

Nilai Tukar Rupiah

Nah, yang kemarin-kemarin ini, penyebab nilai tukar Rupiah menurun salah satunya adalah karena pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk mengurangi dana stimulus yang ada berbagai negara; termasuk di Indonesia salah satunya. Sebagai akibatnya, dollar yang tadinya berkeliaran di Indonesia jadi berkurang dan langka. Dan di sinilah hukum standar berlaku: barang apapun kalau langka pasti jadi mahal harganya. Dollar pun demikian. Dan akibatnya? Nilai tukar Rupiah pun melemah terhadap mata uang negeri Paman Sam ini.

Ditambah lagi dengan Tiongkok melambat laju ekonominya. Akibatnya, permintaan Tiongkok akan produk-produk negara berkembang menurun, sehingga barang-barang export dari negara berkembang, termasuk Indonesia, jadi sepi pembeli.

Tapi kemarin, Selasa 3 November 2015, Rupiah ditutup pada level Rp. 13.555. Meningkat 113 poin dari hari sebelumnya. Artinya? Nilai tukar Rupiah menguat! Tapi tentunya masih ada banyak faktor yang bisa membuat nilai tukar ini berubah lagi. Harapannya sih, Rupiah senantiasa stabil dan kompetitif untuk mendorong ekspor dan pengendalian inflasi.

Agar Rupiah terus stabil, kita sebagai orang Indonesia harus turut aktif untuk mendukungnya! Caranya mudah, kok. Bukan dengan SMS nama spasi rupiah kirim ke nomor berikut. Bukan! Tapi dengan mengurangi ketergantungan dengan produk impor, menggunakan Rupiah jika sedang bertransaksi di dalam negeri, dan sebagainya. Karena sejatinya, menjaga mata uang nasional bukan hanya tugas pemerintah dan Bank BI saja. Kita sebagai warga Indonesia juga harus aktif menjaga dan menggunakannya!

Similar Articles

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI

Respon OJK Pasca Penetapan Suku Bunga Acuan oleh BI 0

Baru-baru ini Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan baru dengan nama BI 7-Day Reverse Repo

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan?

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan? 0

Investasi reksadana dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin berinvestasi. Dan, saat ini, ada banyak

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial

Lakukan 5 Trik Ini dan Buktikan Bahwa Anda dapat Mandiri Secara Finansial 0

Hidup mandiri secara finansial mungkin impian dari setiap pemuda dan pemudi yang ada saat ini. Hidup dimana

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya

Kenaikan Suku Bunga, Fed, Mulai Memperhatikannya 0

Federal reserve, Bank Sentral dari Amerika Serikat ini kini mulai menahan kenaikan suku bunga yang dimilikinya. Hal

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *