Teropong Bisnis | Homepage
Kenaikan Gaji PNS Masih Tersendat

Kenaikan Gaji PNS Masih Tersendat

0 Comments 🕔13.Jun 2014

Kabar gembira datang untuk Anda yang bekerja sebagai PNS. Pasalnya, Pemerintah memutuskan menaikkan gaji PNS atau Pegawai Negeri Sipil. Namun, Anda juga harus bersabar atas realisasi kenaikan gaji PNS ini.

Kementrian Keuangan atau Kemenkeu menegaskan bahwa pembayaran kenaikan gaji masih menunggu. Dalam hal ini, pembayarannya menunggu penerbitan Peraturan Presiden atau Perpres. Menurut pihak Kementerian Keuangan, segera setelah Perpes keluar rapelan gaji akan dibayarkan.

Rapel kenaikan gaji PNS tersebut dimulai dari bulan Januari 2014 yang lalu. Askolani selaku Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu menegaskan bahwa kenaikan gaji PNS per 1 Januari 2014 adalah sebesar 6%.

Presentase ini disesuaikan dengan amanat Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau UU APBN tahun 2014. Dengan ketetapan ini maka akan ada pembayaran kekurangan gaji pokok atau gapok. Seharusnya gaji di bulan Januari sudah sesuai dengan perintah yaitu mengalami kenaikan sebesar 6%.

Namun, Askolani menyatakan tidak tahu menahu mengenai angka persis anggaran yang digelontorkan untuk membayaran rapel gaji PNS tersebut. Intinya, realisasi kenaikan gaji tersebut hanya tinggal menunggu Perpres.

Dirinya menegaskan bahwa pihak Kemenkeu akan bergerak berdasarkan Perpres tersebut. Setelah Perpres resmi dikeluarkan maka pihaknya akan membuat aturan turunan. Aturan tersebut akan dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan atau biasa disebut dengan PMK.

Selanjutnya, aturan tersebut akan dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara atau DJPN Kemenkeu. Askolani menyatakan bahwa pihak Kemenkeu hanya akan membuat draft perpres saja.

Tentu saja, Askolani menyatakan harapannya agar perpres bisa diturunkan secepat-cepatnya tahun ini. Hal ini terkait dengan aktivitas untuk mencairkan kenaikan gaji pokok yang biasanya dilakukan pada bulan Juni atau bulan Juli.

Jika perpres tidak diselesaikan tahun ini maka kenaikan gaji PNS juga akan terancam gagal. Kenaikan gaji tersebut bukanlah tanpa alasan. Menurut Askolani, kenaikan sebesar 6% tersebut memang dilakukan untuk memperbaiki tingkat penghasilan para abdi negara.

Hal ini sudah sesuai dengan kenaikan inflasi yang selalu terjadi setiap tahunnya. Intinya, income para abdi negara tidak turun dan mampu mengimbangi kendala inflasi yang selalu meningkat. Presiden SBY sendiri sudah menandatangani peraturan kenaikan gaji tersebut semenjak 21 Mei 2014 yang lalu.

Jika nantinya perpres keluar dan semua proses berjalan dengan lancar maka gaji Anda PNS golongan Ia akan naik menjadi Rp. 1.4.02.400 per bulan. Sedangkan bagi Anda yang saat ini berada pada golongan IVe dengan masa kerja mencapai 32 tahun naik menjadi Rp. 5.302.100 per bulan.

Jero Wacik selaku menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan setuju dengan adanya kenaikan tersebut dengan alasan yang serupa. Bahkan, Jero Wacik menyatakan bahwa kenaikan gaji harus dilakukan setiap tahun. Kenaikan sudah mulai pada tahun 2004 lalu hingga saat ini.

pns, kenaikan gaji, gaji pns, gaji naik,  gaji pegawai negeri sipil

BACA JUGA:

Harga Emas Dunia Turun Lagi Hingga 1.300 USD

Beredar Isu Bank Tidak Sehat, OJK Langsung Membantahnya

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan?

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan? 0

Investasi reksadana dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin berinvestasi. Dan, saat ini, ada banyak

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil 0

Mungkin Anda tidak membayangkan bahwa yang Rp. 1.000.000 yang sepertinya tidak bisa digunakan untuk berbisnis

BI Ungkapkan Kesiapan Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

BI Ungkapkan Kesiapan Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah 0

BI (Bank Indonesia) menyampaikan bahwa pihaknya yakin bahwa BI masih mempunyai kekuatan untuk menjadikan rupiah

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *