Teropong Bisnis | Homepage
Hitung Inflasi atau Deflasi Pengeluaran

Hitung Inflasi atau Deflasi Pengeluaran

0 Comments 🕔25.May 2013

Banyak sekali istilah dalam keuangan yang harus kita ketahui. Walaupun kita tidak berkecimpung dalam dunia bisnis, kita tidak bisa menghindarkan diri dari keuangan. Kita juga selalu mengatur keuangan kita dan menjaga agar keuangan kita tidak lebih besar daripada penghasilan kita setiap bulannya.

Pernahkah Anda mendengar kata inflasi? Inflasi adalah kata-kata yang sangat populer dan kita sering mendengarnya terutama saat ada laporan dari beberapa bank misalnya Bank Indonesia. Lalu apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan kata inflasi? Mengapa Bank Indonesia mengumumkan tentang inflasi di awal bulan?

Definisi Inflasi

Inflasi sendiri berarti suatu kondisi dimana semua harga barang mengalami kenaikan secara signifikan dan terus menerus dan ini mengakibatkan penurunan nilai uang di dalam negeri. Jika kita mengenal kata inflasi, kita juga harus mengenal istilah deflasi. Deflasi adalah lawan kata dari inflasi maka pengertiannya adalah suatu kondisi dimana harga-harga barang turun secara terus menerus dan mengakibatkan nilai mata uang dalam negeri naik.

Siapakah yang menentukan nilai inflasi dan deflasi sebenarnya? Lembaga pemerintah yang mengatur nilai deflasi dan inflasi adalah Badan Pusat Statistik (BPS). BPS akan mendata secara rata-rata nilai deflasi dan inflasi di setiap kota atau daerah nantinya data tersebut akan disatukan menjadi sebuat data inflasi dan deflasi nasional yang akan menghasilkan laporan inflasi atau deflasi setiap awal bulannya. Kita tidak hanya harus memikirkan inflasi dan deflasi di negara kita namun kita juga harus bisa menentukan inflasi datau deflasi dalam keuangan personal Anda sendiri.

Dampak Inflasi dan deflasi Bagi Keuangan

Inflasi dan Deflasi tentu akan memberikan sebuah dampak. Dampak dalam skala besar terjadi jika ada inflasi besar-besaran di negara kita. Lalu apa jadinya jika inflasi terjadi pada keuangan kita? Kita harus bisa menghitung berapa pengeluaran kita dan inflai atau deflasi pada keuangan kita sendiri. Ini sangat penting karena kita bisa melakukan efisiensi keuangan yang tentunya sangat penting untuk kelangsungan hidup kita sampai bulan setelahnya. Dalam jangka panjang jika kita bisa melakukan efisiensi maka kesejahteraan kita akan terjamin di masa yang akan datang.

Bagaimana cara menghitung inflasi atau deflasi keuangan kita? Anda harus membuat tabel dan memasukkan total pengeluaran Anda pada setiap harinya dan membandingkan dengan pemasukkan Anda. Jika Anda merugi maka artinya ada inflasi dalam keuangan Anda. Jika inflasi ini terus menerus terjadi maka Anda tentu akan kekurangan uang dan akhirnya Anda tidak sejahtera. Oleh karena itu Anda membutuhkan dana pinjaman atau sumber keuangan lainnya agar Anda bisa mengembalikan kondisi keuangan Anda. Cobalah mengurangi inflasi dengan cara melakukan berbagai langkah penghematan dan penghapusan anggaran yang tidak terlalu penting. Jika hal ini terus menerus dilakukan, maka kondisi keuangan akan membaik. Anda juga harus menjaga arus pemasukkan yang stabil.

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan?

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan? 0

Investasi reksadana dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin berinvestasi. Dan, saat ini, ada banyak

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil 0

Mungkin Anda tidak membayangkan bahwa yang Rp. 1.000.000 yang sepertinya tidak bisa digunakan untuk berbisnis

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *