Teropong Bisnis | Homepage
Bank Indonesia Menyerukan Untuk Kembali Bertransaksi Menggunakan Rupiah

Bank Indonesia Menyerukan Untuk Kembali Bertransaksi Menggunakan Rupiah

0 Comments 🕔04.Jul 2014

Semakin anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar mulai membawa dampak negatif. Salah satu dampaknya adalah banyaknya transaksi menggunakan dolar Amerika Serikat. Fenomena ini membuat gerah pihak pemerintah dan regulator di Indonesia.

Agus Martowardojo selaku Gubernur Bank Indonesia menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 yang membahas mengenai mata uang harus dijalankan dengan baik dan benar. Poin penting dari Undang-Undang ini adalah penggunaan mata uang asli Indonesia untuk semua kegiatan ekonomi di Indonesia.

Tentu saja, tidak disarankan untuk menggunakan mata uang asing termasuk dolar Amerika Serikat. Memang, ada pula penjelasan bahwa ada transaksi yang diperbolehkan menggunakan valas. Sayangnya, banyak perusahaan di Indonesia yang justru bertransaksi menggunakan valas. Untuk itu, Gubernur Bank Indonesia memberikan saran untuk segera menertibkan hal tersebut.

Dirinya menegaskan bahwa semua transaksi harus menggunakan rupiah kecuali yang diatur dalam UU yang memperbolehkan valas dan dengan kontrak yang jelas pula. Hal ini diperparah dengan banyaknya pula transaksi yang berasal dari lembaga pemerintah seperti Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.

Sekali Agus menegaskan agar lembaga pemerintah memberikan contoh yang baik terhadap perusahaan lain di Indonesia. Contoh yang paling bijak adalah bertransaksi menggunakan rupiah walaupun nilai tukarnya sedang melemah.

Ia menambahkan bahwa seharusnya lembaga pemerintah seperti BUMN justru harus berada di garis depan memberikan contoh melakukan transaksi dengan rupiah. Karena fenomena tersebut semakin menjalar maka pada rakor beberapa waktu yang lalu ditegaskan kembali agar menggunakan rupiah untuk bertransaksi.

Salah satu transaksi yang diharuskan menggunakan rupiah adalah transaksi jasa kepelabuhanan. Untuk memudahkan pihak terkait akan memberikan batas waktu selama 3 bulan untuk transisi. Transaksi tersebut termasuk penawaran dan pembayaran.

Tidak heran bahwa tugas Bank Indonesia saat ini adalah kembali mensosialisasikan UU terkait mata uang rupiah ini khususnya kepada pelaku ekonomi, pembeli, penjual, termasuk pemerintah daerah. Intinya, pihak-pihak tersebut diminta untuk menjalankan UU dan segera menjalankan transisi.

Bahkan, ancaman sanksi pidana digunakan jika ada yang melakukan pelanggaran dan tidak menggubris pemberitahuan ini. Dampak lain dari maraknya transaksi menggunakan valas adalah membeludaknya permintaan valas.

Hal ini mengakibatkan tidak sebandingnya permintaan dengan suplai valas. Justru dengan maraknya transaksi menggunakan dolar tersebut rupiah justru semakin melemah. Beberapa waktu lalu bahkan Bank Indonesia menyarankan asumsi perubahan nilai tukar rupiah mencapai angka Rp. 11.800 per dolar Amerika Serikat.

Di sisi lain, Menteri keuangan justru menyarankan untuk mengurangi angaran belanja negara untuk menekan defisit anggaran. Nantinya, kisaran nilai tukar tersebut akan dijadikan dasar untuk penyusunan APBN-P tahun 2014.

Intinya, Agus sedang merencanakan untuk terus menjaga neraca perdagangan yang mengalami tekanan. Hal ini termasuk menjaga agar transaksi tetap menggunakan mata uang rupiah.

SUASANA GEDUNG BI

BACA JUGA:

7,6 Miliar Bilyet Uang Siap Dicetak Perum Peruri

Intip Gaji TNI dan Polisi Yuk

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan?

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan? 0

Investasi reksadana dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin berinvestasi. Dan, saat ini, ada banyak

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil 0

Mungkin Anda tidak membayangkan bahwa yang Rp. 1.000.000 yang sepertinya tidak bisa digunakan untuk berbisnis

BI Ungkapkan Kesiapan Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

BI Ungkapkan Kesiapan Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah 0

BI (Bank Indonesia) menyampaikan bahwa pihaknya yakin bahwa BI masih mempunyai kekuatan untuk menjadikan rupiah

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *