Teropong Bisnis | Homepage
Rupiah Melemah, Kebijakan Stimulus Moneter AS Membayangi

Rupiah Melemah, Kebijakan Stimulus Moneter AS Membayangi

0 Comments 🕔27.Sep 2013

Pelemahan rupiah masih terus menghantui pergerakan rupiah di pasaran.  Dan menurut riset dari Trust Securities, nilai tukar rupiah masih terus menunjukkan penurunan dengan penyebab yang sama, yaitu dampak kekhawatiran adanya potensi pengurangan stimulus AS dan tendensi terjadinya jalan buntu pada pembahasan debt ceiling pada bulan Oktober.

Dampak tersebut disinyalir terus menghantui seteah para petinggi the Fed pekan lalu mengatakan masih ada tendensi pengurangan stimulus pada rapat FOMC yang didakan bulan Oktober 2013. Banyak pihak yang mengkritik program pembelian obligasi yang mengakibatkan munculnya kecemasan akan penundaan stimulus tersebut.

Namun hal tersebut juga berimbas pada pelemahan nilai Dollar AS menurut riset Monex Investindo Futures akibat kekhawatiran tentang deadlock perdebatan anggaran Washington tersebut. Hal tersebut juga diprediksikan dapat memicu kebangkrutan pemerintah yang berimbas buruk pada perekonomian negara.

Selain itu juga, pelemahan rupiah juga diakibatkan oleh beberapa faktor lainnya seperti nilai ekspor yang lebih rendah daripada impor, deficit neraca primer, serta deficit sector jasa tenaga kerja asing, pelayaran, dan reasuransi. Selain itu, kecenderungan nilai inflasi yang tinggi juga membuat rupiah melemah.

Proyeksi inflasi Bank Indonesia sendiri sampai akhir tahun akan mencapai angka 9.2-9.8 persen. Hal ini melampaui level BI rate yang hanya berada pada angka 7.25 persen. Dan diperkirakan angka tersebut akan terus mengalami peningkatan sampai awal tahun 2014.

Selain itu faktor lain yang menyebabkan rupiah melemah adalah pengaruh sentiment negtif dari kalangan investor asing dan juga kepanikan di antara investor-investor local. Dari sentiment tersebut, ada sentiment bahwa Euro akan mengalami pelemahan terhadap dollar AS yang bisa menjadi stimulus pelemahan mata uang di kawasan Asia, termasuk di dalamnya, rupiah.

Sentimen lain yang menyebabkan rupiah melemah adalah adanya sentiment negative dari investor global atas memburuknya perekonomian China, India, dan juga Thailand yang memiliki kondisi yang tak jauh berbeda dengan Indonesia. Kondisi tersebut tentu saja menyebabkan investor local dilanda kegalauan dan panic hingga kedepannya.

Menurut riset Mone Investindo Futures, yen dan pundsterling mengalami penguatan terhadap semua mata uang, keculai dua dari 16 mata uang pembanding lainnya. Sedangkan imbal hasil US Treasury turun kembali setelah mengalami penguatan sebesar 0.53 persen ke level 2.87 persen per 6 September 2013

Rupiah sendiri, menurut kurs Bloomberg, hingga kini berada di level Rp 11.250 per dollr AS, dan menguat 0.13 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya. Dan secara year to day, rupiah mengalami pelemahan sebesar 16.8 persen. Sampai kapan kondisi ini berlangsung, tidakada yang tahu pasti. Kita berharap saja bahwa rupiah akan mengalami penguatan dekat-dekat ini agar perekonomian kita lebih stabil dan memberikan kepastian bagi pihak-pihak terkait.

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *