Teropong Bisnis | Homepage
Posisi Terkini Nilai Tukar Rupiah

Posisi Terkini Nilai Tukar Rupiah

0 Comments 🕔25.Oct 2013

Kabar menggembirakan datang dari nilai tukar Rupiah. Diberitakan bahwa nilai tukar Rupiah sempat tertahan di level Rp. 11.000 per USD pada pembukaan perdagangan. Memang, Rupiah sempat melemah menjadi Rp. 11.273 per USD tapi akhirnya menunjukkan penguatan kembali. Hal ini dinyatakan oleh Blooberg, Kamis 24 Oktober 2013.

Untuk pergerakan non delivery forward atau NDF pada pembukaan perdagangan pukul 09.11 WIB, Rupiah mengalami penguatan sebanyak 50 poin atau sekitar 0.46% menjadi Rp. 10.852 per USD. Sebelumnya, pada penutupan perdagangan kemarin, posisi Rupiah berada pada Rp. 10.902 per USD. Di pihak lain, Yahoofinance mencatat pergerakan nilai tukar Rupiah menguat sebanyak 5 poin menjadi Rp. 11.265 per USD.

Pergerakan Rupiah pada pembukaan perdagangan pagi hari berada pada kisaran Rp. 11.265 hingga Rp. 11.270 per USD. Rangga Cipta selaku Ekonom Samuel Sekuritas menuturkan bahwa terjadi preferensi dengan diumumkannya laporan keuangan Amerika Serikat malam sebelumnya. Salah satu yang menjadi catatan penting dan menarik bagi Rangga adalah indeks saham yang berada di zona merah. Secara detail, Rangga menyatakan bahwa indeks dollar naik tipis menjadi 0.04%.

Sebaliknya, mata uang utama dunia justru melemah. Lebih lanjut lagi, perlambatan perekonomian di Amerika Serikat juga masih sangat terasa pada dini hari tadi. Ia menambahkan bahwa hingga Rabu, 23 Oktober 2013 sore hari, pasar Asia menjadi sangat optimis. Hal ini terlihat dari posisi beberapa mata uang Asia yang memang menguat cukup tajam.

Memang, NDF mengalami pelemahan menjadi Rp. 10.955 per USD dalam satu bulan terakhir. Namun, hal ini tidak menyurutkan niat Bank Indonesia untuk memangkas kembali kurs Rupiah ke kisaran Rp. 11.285 per USD.Untungnya, tren pelemahan dollar AS sudah mulai surut. Hasilnya, Rupiah berpeluang terdorong dan menguat.

Ia juga berpatokan pada kurs spot yang sudah dikeluarkan oleh Bloomberg pada Kamis, 24 Oktober 2013 yang dibuka pada kisaran Rp. 11.285 per USD. Sebagai informasi, Sebelumnya Bloomberg menyatakan bahwa nilai tukar Rupiah mengalami pelemahan. Pada pergerakan non delivery forward atau NDF, Rupiah memang sempat melemah hingga 248 poin atau 2.27% pada perdagangan sore hari kemarin pukul 16.15 WIB. Kemarin, posisi Rupiah berada di kisaran Rp. 11.150 per USD. Untuk pergerakan harian,

Rupiah berada pada kisaran Rp. 10.828 hingga Rp. 11.285 per USD. Begitu juga catatan dari yahoofinance yang menyatakan bahwa sore hari kemarin Rupiah melemah 115 poin atau 1.02% menjadi Rp. 11.155 per USD. Sedangkan untuk pergerakan hariannya berada pada kisaran Rp. 11.135 hingga Rp. 11.190 per USD.

Kurs tengah Bank Indonesia juga mengalami pelemahan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Kurs tengah BI yang sebelumnya Rp. 11.258 per USD menjadi Rp. 11. 268 per USD.

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *