Teropong Bisnis | Homepage
Nilai Tukar Rupiah Masih Kritis

Nilai Tukar Rupiah Masih Kritis

🕔08.Oct 2013

Keadaan nilai tukar Rupiah masih bisa dikatakan tidak membaik. Pekan kedua bulan Oktober ini, Rupiah masih dibawah tekanan Dollar AS. Hal ini mengkhawatirkan banyak pihak karena, meskipun mendapatkan sentimen positif dari dalam negeri, nilai Rupiah tidak kunjung naik secara signifikan.

Sepanjang pekan kemarin, nilai Rupiah terus melemah terhadap Dollar AS. Hal ini disebabkan oleh banyak hal. Pertama, menurut riset dari Trust Securities, sentimen dari AS yang mengalami masalah dalam pemerintahannya soal penentuan anggaran menjadi salah satu penyebab dari melemahnya nilai tukar Rupiah pada pekan ini. Meskipun pada pekan sebelumnya, ada kenaikan pada nilai tukar Rupiah, tapi, hal tersebut serasa tidak berarti banyak.

Yang lebih parah, sentimen dari AS ini juga mempengaruhi nilai tukar mata uang di kawasan Asia. Hal ini juga menjadi faktor yang menambah tekanan pada Rupiah.

Selain itu, aksi tunggu para pelaku pasar saat melihat rilis inflasi dan neraca perdagangan juga menjadi salah satu faktor yang menekan nilai tukar Rupiah.

Tapi, bila kita lihat rilis deflasi dan neraca perdagangan Indonesia, kita bisa mendapatkan kabar yang sangat baik. Hal ini karena rilis deflasi Indonesia untuk bulan September mencapai 0,35 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Selain itu, neraca perdagangan Indonesia juga mengalami surplus dengan nilai 130 juta dollar AS.

Kedua hal tersebut merupakan salah satu faktor yang memberikan sentimen positif terhadap Indonesia.

Selain itu, melemahnya Dollar AS karena adanya masalah ekonomi AS menyebabkan menguatnya mata uang Yen dan beberapa mata uang Asia lainnya. Hal ini sebenarnya juga memberikan sentimen positif terhadap Rupiah, jadi penguatan Rupiah sebenarnya bisa terjadi. Tapi, karena masalah AS yang berlarut-larut, banyak investor yang berpikir ulang untuk menanamkan uangnya pada aset-aset yang beresiko, termasuk mata uang dari negara berkembang, seperti Indonesia.

Saat ini, nilai tukar Rupiah mendekati target support pada level Rp 11.560 per Dollar AS dan pada pasar spot akhir pekan lalu, mencapai Rp. 11.381 per Dollar AS. Awak pekan ini, nilai Rupiah diperkirakan akan berada diantaraRp 11.605-Rp 11.545.

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu