Teropong Bisnis | Homepage
Nilai tukar Rupiah dan perkembangan Global

Nilai tukar Rupiah dan perkembangan Global

0 Comments 🕔19.Sep 2013

Di waktu belakangan Anda tentu mengetahui bahwa nilai tukar rupiah terhadap dollar terus mengalami pelemahan. Hal ini berdampak pada semakin mahalnya barang-barang di pasaran, yang berimbas pada penurunan terhadap daya beli masyarakat. Dan di sisi lain juga memberikan beban bagi para pelaku usaha dengan kenaikan bahan baku produksi yang akan memberikan konsekuensi naiknya harga-harga barang di pasaran.

Berbagai usaha tentu saja terus dilakukan pemerintah melalui BI sebagai pemegang otoritas keuangan tertinggi  di Indonesia untuk menahan laju pelemahan dari nilai tukar rupiah tersebut. Jangan sampai Indonesia akan terpuruk dalam krisis disebabkan oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Pergerakan nilai tukar rupiah lagi-lagi harus  menunggu perkembangan  sentimen dari pasar global pada periode perdagangan hari Rabu (18/9/2013). Terjadinya pelemahan terhadap dollar AS terhadap sejumlah mata uang utama di tengah-tengah penantian dari keberlanjutan program stimulus dari The Federal Reserve, yang pada gilirannya diharapkan bisa menguatkan posisi rupiah.

Dan meskipun pergerakan dollar AS saat ini sedang mengalami pelemahan terhadap euro sejalan dengan ekspektasi pelepasan investor confidence Jerman yang membaik kemarin, tetapi ternyata posisi nilai tukar rupiah justru tetap negatif dengan melihat  pada kurs tengah BI.

Berdasarkan riset dari Trust Securities, menyebutkan bahwa tingkat volatilitas pergerakan rupiah di pasar antar bank global menunjukkan adanya kenaikan. Nilai rupiah kemarin di pasar global ditutup pada posisi naik di tengah posisi dollar AS yang melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia.

Imbal hasil dari obligasi SUN yang mengalami peningkatan telah memberikan kontribusi terhadap sentimen negatif pada nilai rupiah.

Para pelaku pasar mempunyai kekhawatiran atas mata uang emerging market di mana pergerakan dollar AS terlihat lebih tinggi, sebagai hasil dari sentiment pada sidang FOMC. Tidak hanya pada rupiah, pelemahan ini ternyata juga berimbas pada mata uang emerging market yang lain.

Rupiah telah melaju melampaui target support. Yaitu di level Rp 11.448 per dollar AS. Rupiah diperkirakan akan berada di rentang Rp 11.412-11.477 per dollar AS merujuk pada kurs tengah BI.

4.Nilai tukar Rupiah dan perkembangan Global3

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *