Teropong Bisnis | Homepage
Mengkhawatirkan! Akhirnya Nilai Tukar Rupiah Tembus 12.000

Mengkhawatirkan! Akhirnya Nilai Tukar Rupiah Tembus 12.000

0 Comments 🕔12.Dec 2013

Nilai tukar Rupiah mengkhawatirkan! Hal tersebut akan Anda temui saat melihat pergerakan nilai Rupiah di pasar saham. Beberapa waktu yang lalu mungkin banyak pelaku pasar khawatir karena nilai Rupiah mendekati level 12.000. Tetapi, pada Rabu 11 Desember 2013, akhirnya nilai Rupiah tembus ke level 12.000 bahkan mencapai Rp. 12.015 per dollar AS.

Posisi ini lebih lemah 0,80 persen dari penutupan sehari sebelumnya yaitu pada posisi Rp. 11.920. Bank Indonesia (BI) sendiri sudah menetapkan kurs tengah dollar AS pada posisi Rp. 11.985 per dollar AS. Nilai Rupiah diprediksi masih belum akan stabil pekan ini. Kita hanya perlu menunggu konfirmasi mengenai kebijakan BI Rate yang akan diumumkan hari Kamis 12 Desember 2013.

Meskipun Dollar Index turun 0,21 persen dan tingkat imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun turun 3,83 basis poin menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, dan juga Indeks Dow Jones dan S&P 500 melemah, hal ini tidak berpengaruh pada Rupiah. Padahal, banyak mata uang negara lain yang sudah mulai bangkit dan menguat, seperti mata uang dollar Australia yang menguat 0,43 persen atas Dollar AS.

Hal diatas menggambarkan betapa ketatnya likuiditas Rupiah. Sektor yang paling terpengaruh oleh hal ini adalah sektor perbankan.

Di sektor perbankan, salah satu dampak yang paling terlihat adalah menurunnya jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) sampai Oktober lalu. Hal ini dapat dilihat dari data OJK. Rinciannya, penurunan terjadi sebesar 1,54 persen untuk simpanan dengan jumlah antara Rp. 2-5 miliar. Sedangkan untuk simpanan dengan jumlah dibawah Rp. 200 juta tidak mengalami masalah, bahkan mengalami kenaikan.

Melemahnya nilai tukar Rupiah juga disebabkan oleh antisipasi pelaku pasar terhadap keputusan yang akan diambil pada Rapat Dewan Gubernur BI pada pekan ini. Hal ini berkaitan sangat erat dengan kebijakan BI Rate yang disangsikan oleh banyak pihak mampu secara efektif menanggulangi masalah ini.

Selain itu, menguatnya nilai dollar AS secara terus menerus juga menjadi salah satu penyebabnya. Meskipun pekan ini tidak ada perilisan mengenai data-data dari AS, akan tetapi, beberapa waktu lalu pemerintah AS merilis data positif mengenai kondisi sektor ketenagakerjaan disana. Hal ini memberikan trend positif untuk pasar terhadap dollar AS yang membuatnya semakin menguat dan Rupiah semakin melemah.

Akan tetapi, Trust Securities menemukan bahwa penguatan dollar AS sudah diimbangi dengan penguatan nilai Poundsterling dan Euro. Nila Poundsterling meningkat setelah perilisan data tahunan manufacturing dan industrial production di Inggris. Sedangkan Euro menguat setelah ada penguatan pada manufacturing production Perancis.

Saat ini, laju Rupiah masih berada di bawah target suppor, yaitu Rp. 11.975 per dollar AS. Hari ini, nilai tukar Rupiah diprediksi masih akan berada di posisi Rp. 12.000-Rp.11.968 per dollar AS (kurs tengah BI).

 

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *