Teropong Bisnis | Homepage
Kondisi Terkini Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Kondisi Terkini Penguatan Nilai Tukar Rupiah

0 Comments 🕔10.Dec 2013

Apa kabar nilai tukar rupiah pada pekan kedua bulan Desember ini? Rupanya, nilai tukar rupiah masih harus terus berjuang untuk menguatkan posisinya. Menurut pantauan, hari ini, Senin 9/12/13 pergerakan mata uang Indonesia ini masih sangat tipis. Hal ini sangat terkait dengan penantian kebijakan BI Rate yang akan dikeluarkan pekan ini.

Untungnya, laju nilai tukar rupiah mengalami penguatan setelah diumumkannya nilai inflasi. Data ini diketahui melalui BPS dimana nilai inflasi bulan November mencapai 0.12%. Presentase ini terjadi karena harga pangan sudah mulai terkendali. Nilai rilisnya juga sudah lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan November tahun lalu.

Kala itu, presentase inflasinya mencapai 0.34%. Ada beberapa faktor yang menyebabkan penguatan nilai tukar rupiah. Salah satu faktornya adalah karena terjadinya surplus neraca perdagangan Indonesia walaupun kenaikannya belum terlalu signifikan.

Faktor lain yang menentukan penguatan nilai rupiah adalah penguatan mata uang Asia lainnya yaitu mata uang China, Yuan. Yuan juga mengalami penguatan yang signifikan akibat dari respon positif kenaikan data manufaktur China. Memang, terjadi rilis nilai penurunan cadangan devisa namun hal tersebut tidak terlalu berpengaruh.

Seperti dijelaskan di atas, laju penguatan ini masih belum signifikan dan sangat tipis. Menurut Trust Securities, penguatan tersebut masih menanti pelaku pasar terhadap Rapat Dewan Gubernur BI dan FOMC meeting. Rapat ini sendiri akan dilangsungkan di Amerika Serikat. Pekan ini, Rupiah mengalami penguatan tipis pada level Rp. 11.785 hingga Rp. 12.055 terhadap dollar AS.

Perkiraan ini mengacu pada kurs tengah BI. Sayangnya, posisi penguatan nilai tukar rupiah ini harus berakhir karena adanya sentiment tapering off. Hal ini justru membuat laju nilai dollar AS kembali menguat. Selain itu, spekulasi meningkatnya kebutuhan Greenback akhir tahun ini justru melemahkan nilai Rupiah.

Beredar kabar adanya spekulasi peningkatan BI rate untuk meredam pelemahan rupiah rupanya tidak berpengaruh. Kabar spekulasi ini justru ditanggapi negatif. Akhir pekan lalu, nilai rupiah sempat anjlok. Hal ini dikarenakan adanya penguatan nilai tukar Yen dan spekulasi tapering off serta pembebasan anggaran AS.

Pemerintah memang mencoba memberikan penilaian positif terhadap penguatan nilai rupiah. Menurut pemerintah, kondisi ini berimbas positif terhadap penurunan impor. Sayangnya, usaha ini nampaknya sia-sia belaka karena pasar masih tetap menganggapnya sebagai sinyal negatif pelemahan nilai tukar rupiah.

Tentunya, nilai tukar rupiah masih terus menunggu perkembangan selanjutnya. Harapannya, kondisi berjalan sesuai dengan yang diharapkan sehingga nantinya rupiah dapat mengalami penguatan. Setidaknya, kondisi tersebut mampu memperbaiki keterpurukan Indonesia saat ini.

Untuk menjaga nilai tukar rupiah, Bank Indonesia sudah mulai rajin memasok dollar AS. Selebihnya, kita tunggu saja kelanjutan perkembangan nilai tukar rupiah ke depan dengan terus memantau.

 

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *