Teropong Bisnis | Homepage
Kondisi Rupiah Siap, Defisit Transaksi Berjalan Selesai

Kondisi Rupiah Siap, Defisit Transaksi Berjalan Selesai

0 Comments 🕔03.Dec 2013

Masalah defisit pada neraca pembayaran dan transaksi berjalan menjadi salah satu penyebab melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS beberapa pekan ini. Akan tetapi, saat ini, nilai tukar Rupiah sudah berat di kisaran Rp. 11.000 –  Rp. 11.500 per Dollar AS. Kondisi ini dapat dikatakan normal, karena sebelumnya, nilai tukar Rupiah sempat berada di level terendah dan mendekati Rp. 12.000 per Dollar AS.

Dengan kondisi seperti ini, pembenahan pada neraca pembayaran dan transaksi berjalan seharusnya sudah bisa dijalankan. Kondisi ini juga akan mempengaruhi impor yang akan menurun dan membuat ekspor lebih kompetitif.

Selain itu, defisit transaksi berjalan juga diperkirakan akan menurun. Hal ini disebabkan oleh menurunnya impor dan meningkatnya ekspor. Defisit transaksi berjalan akan menjadi kurang dari 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) 2014. Dan, bila dibandingkan dengan defisit 3,8 persen PDB pada triwulan III-2013, maka kondisi ini dapat dikatakan membaik.

Menurut Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, defisit transaksi berjalan diperkirakan akan berada di level 3,4 – 3,5 persen dari PDB pada akhir tahun ini. Dan, bila defisit transaksi berjalan ini turun, maka akan juga mempengaruhi nilai tukar Rupiah.

Hal ini dikarenakan, membesarnya defisit sejak triwulan IV-2011 menjadi titik awal dari melemahnya nilai tukar Rupiah bahkan nyaris menyentuh Rp. 12.000 per Dollar AS atau lebih tepatnya Rp. 11.977 per Dollar AS bedasarkan kurs JISDOR.

Meskipun demikian, menurut Mirza pada akhir 2011 tersebut, nilai tukar Rupiah tidak turun dengan drastis. Hal ini dikarenakan, masih banyak investor asing yang menanamkan uang mereka di Indonesia karena mereka mecari pasar agar mendapatkan stimulus moneter dari bank sentral AS, The Fed.

Tingginya defisit juga disebabkan tingginya impor minyak. Dengan adanya penurunan impor, maka secara langsung akan menurunkan defisit transaksi berjalan pula.

Mirza juga menambahkan melemahnya nilai tukar Rupiah ini akan menjadi obat untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia.

Akan tetapi, Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada berkata lain. Menurutnya, lemahnya nilai tukar Rupiah perlu dicermati. Hal ini masih akan menjadi penghalang para investor untuk menanamkan modal mereka. Mereka akan menunggu sentimen positif dari IHSG.

Akan tetapi, ada beberapa saham di beberapa sektor yang dapat menjadi pilihan. Para investor akan mengincar investasi jangka pendek dan menengah. Mereka dapat melakukan hal ini untuk menunggu keadaan ekonomi global dan tindakan Pemerintah RI untuk mengatasi defisit transaksi berjalan.

Meskipun nilai tukar Rupiah menghambat IHSG, tetapi pada saat di tutup pada Jumat 29 November 2013, IHSG sempat naik. IHSG naik 22,51 poin atau 0,53 persen ke level 4.256,44. Bisa dikatakan hal ini merupakan tanda baik perbaikan kondisi ekonomi Indonesia.

 

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *