Teropong Bisnis | Homepage
Gubernur BI Himbau Bankir Sikapi Likuiditas

Gubernur BI Himbau Bankir Sikapi Likuiditas

0 Comments 🕔23.Aug 2013

Fokus Terhadap Likuiditas Diperlukan

Agus Martowardojo, yang saat ini sedang menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) meminta agar kalangan perbankan untuk selalu mengambil langkah yang hati-hati dalam mengelola likuiditas. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa pertumbuhan global yang lambat (dan kian melambat), memungkinkan untuk adanya perlambatan demand. Menurut Agus, yang dijelaskan pada hari Rabu kemarin (21 Agustus 2013), pertumbuhan perbankan sedang menbaik, apabila ditilik dari segi industry; walaupun demikian, menyikapi membaiknya kondisi perbankan tersebut juga harus dibarengi dengan penyikapan yang berfokus terutama pada masalah likuiditas.

Berdasarkan data statistik yang dibuat oleh Bank Indonesia (BI) per juni 2012, rasio dari LDR bank umum berada pada level yang cukup mengejutka, yaitu hanya berkisar di level 86,8% saja. Menurut Agus Martowardojo, perlambatan dari produk domestil bruto (PDB) ini bisa menimbulkan kemungkinan berkurangnya jumlah orang-orang yang menabung di bank. Selain dari sisi likuiditas yang sangat perlu disikapi baik-baik, para bankir dan semua kalangan yang berkecimpung dengannya juga diajak untuk terus waspada menyikapi keberadaan resiko-resiko dari kredit macet atau biasa disebut dengan NPL.

Gubernur BI Himbau Bankir Sikapi Likuiditas2

Nilai Rupiah Terus Melemah

Beberapa waktu lalu, Bank Indonesia (BI) cukup yakin bahwa kasus pelemahan nilai tukar rupiah yang bahkan bisa menembus Rp. 10.200 per US$ masih cukup sesuai dengan posisi fundamental bangsa Indonesia. Dengan demikian, seharusnya pasar tidak perlu khawatir atau menanggapinya terlalu berlebihan. Menurutnya, ini masih wajar dan tidak perlu disikapi terlalu jauh.

Pada hari ini, Kamis 22 Agustus 2013, nilai tukar rupiah diperdagangkan dengan kisaran harga Rp. 10.120 sampai Rp. 10.265 sebelum pada akhirnya ditutup pada Rp. 10.180 sampai Rp. 10.220 per US$. Di samping karena memang nilai tukar dari US$ yang semakin menguat, pelemahan nilai tukar rupiah pada hari ini sendiri kemungkinan dipengaruhi oleh penguatan permintaan jumlah valas oleh nasabah retail atau korporasi, yang juga termasuk untuk repatriasi dividen dan atau hasil investasi.

Apabila kita membandingkan posisi hari ini dengan pisisi awal tahun 2013, atau biasa disebut dengan year to date, nilai tukar rupiah sendiri mengalami depriasi yang cukup banyak atas mata uang Negara-negara lain di kawasan, yaitu mencapai besar 5,71%.

Menurut Agus D.W. Martowardojo, dalam beberapahari terakhir ini, pergerakan rupiah mulai memasuki konvergen ke level keseimbangan yang relative baru. Dan kondisi ini digadang-gadang merupakan pencerminan dari kondisi fundamental perekonomian Indonesia itu sendiri. Yang paling perlu diingat oleh para bankir di Indonesia, Agus Martowardojo kembali menjelaskan dan mengingatkan, adalah masalah likuiditas yang perlu disikapi lebih jauh lagi. Mari kita tunggu saja informasi nilai tukar rupiah esok hari apakah akan ada penguatan berarti atau malah kembali menurun dengan lebih dalam lagi.

Gubernur BI Himbau Bankir Sikapi Likuiditas

 

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *