Teropong Bisnis | Homepage
Dampak Sentimen Positif Global Terhadap Rupiah

Dampak Sentimen Positif Global Terhadap Rupiah

0 Comments 🕔17.Oct 2013

Sentimen positif global tidak hanya berdampak pada Amerika Serikat saja tetapi juga Indonesia. Reza Priambada memprediksi bahwa nilai tukar rupiah akan menguat seiring dengan adanya sentimen positif. Nantinya, laju nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika akan bergerak searah dengan Indeks Harga Saham Gabungan. Ternyata, terpilihnya Jennet Yellen sebagai calon tunggal Gubernur The Federal Reserve menggantikan Ben Bernanke berdampak signifikan terhadap sentimen global.

Kabar lainnya adalah kemungkinan besar tercapainya kesepakatan pembahasan anggaran Amerika Serikat. Kondisi ini akan membuat tekanan risiko pada pasar valas berkurang. Hasilnya, beberapa mata uang Asia termasukrupiah akan mengalami penguatan. Hal ini dibuktikan dengan adanya penguatan terhadap rupiah selama sepekan kemarin.

Apresiasi baik juga ditunjukkan mata uang Indonesia ini dalam perdagangan non-deliverable forwards. Saat ini, rupiah sudah berhasil melampaui batas resisten yaitu di level Rp. 11.540 hingga Rp. 11.450 pada kurs tengah Bank Indonesia. Penilaian positif dilakukan oleh pelaku pasar khususnya di awal pekan. Penilaian positif ini berlaku untuk rilis deflasi dan mulai surplusnya neraca perdagangan.

Sebagai contoh, rupiah yang diperdagangkan sudah mulai menguat sebanyak Rp. 67 sehingga menjadi Rp. 11.475 per dollar Amerika. Contoh ini sudah bisa dikatakan membaik jika dibandingkan dengan hari Kamis yang lalu dimana posisi rupiah masih di kisaran Rp. 11.542 per dollar Amerika. Hal serupa juga diungkapkan oleh Ekonom Bank Danamon, Dian Ayu Yustina. Menurutnya, penguatan nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi oleh banyaknya sentimen positif baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dengan adanya surplus neraca perdagangan, maka kinerja ekonomi Indonesia akan terus membaik. Pada hari Kamis yang lalu, rupiah sudah menunjukkan penguatan hingga 43 poin atau 0.37% menjadi level 11.489 per dollar Amerika. Investor sendiri sudah mulai yakin bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan terus berlanjut.

Kebijakan Bank Indonesia yaitu meluncurkan transaksi lindung nilai atau hedging kepada bank dinilai sudah tepat. Kebijakan ini nantinya akan mengurangi ketergantungan pelaku pasar valas terhadap transaksi on the spot. Sebagai hasilnya, pasar valas akan semakin likuid dan efisien. Kemungkinan kenaikan plafon hutang pemerintah federal setelah adanya pertemuan antara Presiden Obama dan politikus Gedung Putih juga membawa angin segar.

Setidaknya, penutupan pemerintahan sudah bisa diatasi karena ancaman gagal bayar bisa dicegah. Pada intinya, perkembangan positif atas kritis anggaran Amerika akan berdampak positif khususnya bagi mata uang emerging market.

Di sisi lain, permintaan akan dollar masih sangat tinggi. Hal ini mengakibatkan masih adanya tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Diprediksi, tekanan ini akan terus berlanjut jika pemerintah Amerika dan kongres tidak menemukan titik temu pada pertemuan 17 Oktober 2013 mendatang.

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan

6 Tips Sederhana Bebas Masalah Keuangan 0

Masalah keuangan seringkali hadir dalam hidup Anda dikarenakan Anda tidak dapat mengatur bagaimana penggunaan uang Anda.

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan?

Benarkah Reksa Dana dapat Dihibahkan? 0

Berbicara mengenai masalah aset, kemudian hibah dan juga warisan memang tidak dapat dipisahkan antara satu

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia

Pengakuan RMB (Renminbi) Tiongkok Sebagai Mata Uang Dunia 0

Baru-baru ini IMF atau Dana Moneter Internasional mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan SDR yaitu

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *