Teropong Bisnis | Homepage
Angka DSR Indonesia Masih Dinilai Aman

Angka DSR Indonesia Masih Dinilai Aman

0 Comments 🕔18.Jul 2014

Kondisi rasio pembayaran utang dan bunga terhadap penerimaan ekspor atau biasa disebut dengan debt to service ratio atau DSR Indonesia dinilai mengkhawatirkan. Pasalnya, terhadap peningkatan angka DSR khususnya pada triwulan I-2014.

Peningkatan angka DSR Indonesia adalah 46.31% yang awalnya 43.38% pada triwulan akhir tahun 2013 yang lalu. Namun, menurut Robert Pakpahan selaku Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, Kementrian Keuangan angka DSR Indonesia yang di angka 40% tersebut masih aman.

Robert menambahkan bahwa angka dinilai tidak baik atau menghawatirkan juga sudah mencapai 43%. Bahkan, jika sudah mencapai angka 46% maka harus segera ditindaklanjuti agar bisa turun. Dirinya menuturkan bahwa presentase tersebut merupakan kombinasi dari utang pemerintah dan utang swasta.

Menurutnya, kondisi utang pemerintah masih dalam level yang stabil namun utang luar negeri atau swasta yang justru mengalami peningkatan signifikan. Pemerintah sendiri sudah sangat paham dengan ketatnya likuiditas dalam negeri.

Karena itulah pihak swasta mengalami kesulitan untuk mencari pinjaman. Jalan satu-satunya yang harus diambil adalah dengan melakukan peminjaman ke luar negeri. Hal ini karena likuiditas luar negeri cenderung lebih banyak.

Lebih lanjut lagi, suku bunga pinjaman sangat rendah. Tentu saja hal ini menjadi angin segar bagi pihak swasta yang sedang membutuhkan dana. Sayangnya, dengan informasi yang menggiurkan tersebut pihak swasta sering lupa dengan biaya currency atau perubahan kurs.

Secara tidak sadar, justru pihak swasta harus membayar bunga yang lebih tinggi walaupun mereka mendapatkan presentase suku bunga yang lebih rendah yaitu 2%. Jika pihak swasta memiliki penghasilan berupa valas maka tidak akan terlalu berpengaruh namun jika penghasilan mereka adalah rupiah maka risiko kerugian jauh lebih besar.

Pasalnya, itu artinya pihak swasta memiliki utang dalam bentuk dollar AS. Di sisi lain, rasio utang luar negeri terhadap PDB atau Produk Domestik Brutor adalah 32.8%. Data ini terdiri dari public debt dan swasta yang diambil hingga April 2014 yang lalu.

Untuk utang pemerintah terhadap PDB rasionya mencapai 26%. Sekali lagi, Bank Indoensia juga mengungkapkan bahwa nilai angka DSR Indonesia masih aman jika dibandingkan dengan negara lain yang bisa mencapai angka 55% hingga 57%.

Jika hal ini terus berlanjut dikhawatirkan Indonesia akan mengalami krisis layaknya krisis moneter di tahun 1997 dan 1998 yang lalu. Namun, Head of Treasury PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI, Ario Bimo Notowidigdo tidak sependapat dengan hal tersebut.

Menurutnya pembengkakan utang Indonesia terhadap luar negeri tidak akan menimbulkan krisis. Pernyataannya tersebut didukung oleh fakta dimana fundamental ekonomi Indonesia sudah jauh lebih kuat jika dibanding saat tahun terjadinya krisis moneter. Kemampuan membayar utang Indonesia juga sudah cukup baik untuk menopang utang luar negeri.

angka dsr, keungan, finance, ekonomi, saham

BACA JUGA: 

Ambisi Capres Membuat Nilai Tukar Rupiah Semakin Terpuruk

7,6 Miliar Bilyet Uang Siap Dicetak Perum Peruri

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan?

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan? 0

Investasi reksadana dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin berinvestasi. Dan, saat ini, ada banyak

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil 0

Mungkin Anda tidak membayangkan bahwa yang Rp. 1.000.000 yang sepertinya tidak bisa digunakan untuk berbisnis

BI Ungkapkan Kesiapan Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

BI Ungkapkan Kesiapan Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah 0

BI (Bank Indonesia) menyampaikan bahwa pihaknya yakin bahwa BI masih mempunyai kekuatan untuk menjadikan rupiah

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *