Teropong Bisnis | Homepage
Ambisi Capres Membuat Nilai Tukar Rupiah Semakin Terpuruk

Ambisi Capres Membuat Nilai Tukar Rupiah Semakin Terpuruk

0 Comments 🕔04.Jul 2014

Ada banyak faktor mengapa rupiah mengalami keterpurukan. Salah satunya terkait dengan ajang besar 9 Juli 2014 mendatang. Rupanya, kompetisi pasangang capres Prabowo dan Jokowi justru memicu terperosoknya nilai tukar rupiah.

Secara spesifik, investor merasa khawatir dengan hasil pemilihan umum tanggal 9 Juli tersebut. Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengungkapkan bahwa kedua calon presiden Indonesia tersebut baik namun ada beberapa investor yang masih khawatir khususnya dengan suasana yang ketat semacam ini.

Dengan kondisi nilai tukar rupiah yang semakin merosot ini, BI masih tetap saja berada di pasar spot namum tidak mematok target yang terlalu berlebihan. BI tetap menjalankan tugasnya untuk tetap menjaga volatilitas rupiah agar bergerak secara lambat tapi pasti. Walaupun begitu, Gubernur BI mengungkapkan bahwa kondisi keterpurukan nilai rupiah tidak separah kondisi yang dialami di tahun 2013 lalu.

Kala itu, nilai rupiah bahkan sempat menembus level Rp. 12.000 per dolar Amerika Serikat. Agus memberikan solusi dengan cara menjaga inflasi sekaligus menjaga transaksi yang sedang berjalan. Selain itu, Bank Indonesia juga akan melakukan pendalaman pasar keuangan. Diharapkan ketiga elemen tersebut terus membaik sebab kondisi ketiganya akan mempengaruhi kurs.

Untuk itu pula, Bank Indonesia juga mengikuti pergerakan kurs rupiah secara berkala. Bank Indonesia harus terus memastikan bahwa nilai tukar rupiah bergerak sesuai dengan fundamental ekonomi. Menurutnya, inflasi akan bergerak di level 4% plus minus 1%.

Sebagai tambahan, Pihak pemerintah beserta Bank Indonesia melakukan kesepakatan target inflasi. Kedua pihak sepakat untuk menargetkan inflasi mencapai 3.5% di tahun 2018 mendatang dengan plus minus 1%. Tentu saja, untuk mencapai target tersebut Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah.

Target tersebut dikatakan sebagai target inflasi yang sesuai dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini dan akan datang. Harapan perbaikan nilai tukar juga diserahkan kepada pundak presiden yang baru nantinya.

Pasalnya kedua calon presiden sangat berambisi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 7%. Agus sendiri sangat optimis bahwa Presiden yang baru nanti mampu mewujudkan hal tersebut asalkan mereka melanjutkan reformasi struktural. Perbaikan 3 pilar adalah yang utama. Agus sendiri memprediksi bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh hingga 6.5% atau bahkan lebih di tahun 2018 mendatang.

3 pilar yang dimaksud oleh Gubernur Bank Indonesia tersebut adalah daya saing manufaktur, kemandirian ekonomi nasional, dan sumber pembiayaan pembangunan yang berkesinambungan. Kebijakan pemerintah juga harus sangat diperhatikan khususnya di bidang energi pangan dan modal pembangunan.

Hal tersebut juga erat kaitannya dengan SDM, teknologi, dan pembangunan kelembagaan atau institusi. Jadi sebagai warga Indonesia, Anda harus sabar menunggu sembari berharap bahwa ekonomi Indonesia membaik sehingga nilai tukar rupiah juga akan terangkat dari zona keterpurukan.

3.Ambisi Capres Membuat Nilai Tukar Rupiah Semakin Terpuruk2

BACA JUGA:      

Tanda Bahaya Penipuan Investasi Yang Harus Anda Cermati

Beredar Isu Bank Tidak Sehat, OJK Langsung Membantahnya

Similar Articles

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kulik Lebih dalam Tentang Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap 0

Investasi reksa dana dapat menjadi penolong Anda, saat Anda mengalami kesulitan keuangan di masa depan. Namun,

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan?

Siap Cicipi Investasi Reksadana yang Menguntungkan? 0

Investasi reksadana dapat menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin berinvestasi. Dan, saat ini, ada banyak

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia

Perkembangan Trend Deflasi Di Indonesia 0

Saat ini banyak diantaranya negara yang mengalami trend deflasi yang disebut pula sebagai deflasi global. Sementara untuk

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

Mulai Investasi dari Modal yang Kecil 0

Mungkin Anda tidak membayangkan bahwa yang Rp. 1.000.000 yang sepertinya tidak bisa digunakan untuk berbisnis

BI Ungkapkan Kesiapan Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

BI Ungkapkan Kesiapan Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah 0

BI (Bank Indonesia) menyampaikan bahwa pihaknya yakin bahwa BI masih mempunyai kekuatan untuk menjadikan rupiah

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *