Teropong Bisnis | Homepage
WNI yang Sukses Berbisnis di Negeri Sakura

WNI yang Sukses Berbisnis di Negeri Sakura

0 Comments 🕔20.Oct 2013

Salah satu hal yang membanggakan pada acara Kongres Diaspora ke-2 adalah hadirnya orang-orang sukses dari Indonesia namun memiliki usaha di luar negeri. Sebut saja satu nama, Mahmudi Fukutomo yang telah menjadi bos kontraktor.

Pria yang berasal dari Tulungagung, Jawa Timur ini telah sukses menjadi kontraktor di negara Jepang. Saat ini, ia menjadi pengusaha dan CEO perusahaan kontruksi bernama Keihan Co. Ltd di negara Sakura. Menjadi seorang kontraktor sukses tidak diraihnya dengan mudah. Awalnya, Mahmudi bekerja sebagai seorang cleaning service di salah satu hotel di Jepang. Setelah beberapa waktu bekerja akhirnya ia memutuskan untuk keluar dan bekerja di perusahaan konstruksi. Selain mencari pengalaman baru, ia juga ingin mengembangkan kemampuan Bahasa Jepangnya.

Pria yang sudah hijrah ke Jepang sejak 2001 ini rela digaji berapapun asalkan ia bisa belajar Bahasa Jepang. Setelah berada di Jepang dan menikah dengan orang Jepang, ia memberikan tambahan nama Jepang, Fukumoto. Selain mengembangkan bisnis konstruksi, saat ini ia juga menjalankan bisnis biro perjalanan dan pembuatan mainan anak-anak. Untuk menjaga kualitas semua karyawan untuk bisnis konstruksi, Mahmudi menggunakan warga Jepang sebagai karyawan. Sedangkan untuk menjalankan bisnis barunya ia berusaha untuk menggunakan WNI khususnya WNI yang bekerja di Jepang.

Mahmudi mencari WNI yang ada di Jepang dan memiliki niat dan keinginan menjadi pengusaha. Walaupun Mahmudi berdomisili di Jepang tapi ia memutuskan untuk tetap menjadi WNI. Bahkan menurutnya, memulai bisnis konstruksi di Jepang tidaklah terlalu sulit. Kendala yang paling sulit adalah untuk mempertahankan dan memajukan bisnis tersebut. Salah satu kunci kesuksesan menjalankan bisnis adalah ketekunan dan keuletan.

Saat itu, banyak bisnis di Jepang yang gulung tikar bahkan banyak dari temannya yang menanti giliran bisnis Mahmudi gulung tikar. Selain itu, masa sulit terjadi saat krisis global melanda. Walaupun sulit tapi ia tetap berusaha mempertahankan bisnis tersebut. Ia merasa bahwa keahliannya hanya di bidang konstruksi.

Tsunami di Jepang yang merupakan musibah besar rupanya menjadi berkah bagi bisnis konstruksi milik Mahmudi. Justru di masa-masa ini bisnis maju pesat dan perusahaan miliknya menerima banyak order. Belum lagi, pemerintah memberikan dana yang besar untuk memperbaiki kondisi Jepang.

Dari Mahmudi, Anda bisa belajar bagaimana menjalankan bisnis mulai dari proses merintis hingga akhirnya meraih sukses. Jangan hanya menyerah karena kegagalan. Buktinya, saat krisis global melanda, Mahmudi tetap bertahan dan yakin bahwa bisnisnya akan membesar.

Keinginan untuk mau belajar hal-hal baru juga menjadi kunci sukses yang mendukung bisnis konstruksi yang dijalankan oleh Mahmudi. Setelah membaca pengalaman Mahmudi ini, kini giliran Anda untuk menjadi pengusaha sukses berikutnya bahkan nanti bisa seperti Mahmudi, hadir dalam Kongres Diaspora.

Similar Articles

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho!

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho! 0

Nama TIKI pasti ngga akan begitu asing lagi ya di telinga kita semua, tentu aja

Inspirasi Usaha Keluarga ala Mecca

Inspirasi Usaha Keluarga ala Mecca 0

Banyak artis terkenal yang juga sukses menjalankan usaha mereka, yang dapat Anda lihat dan jadikan inspirasi

Ini Dia Wanita yang Sukses dengan Bisnis Toko Pensil

Ini Dia Wanita yang Sukses dengan Bisnis Toko Pensil 0

Pada suatu pagi di bulan Februari 2016, ada seorang pria yang memesan banyak pensil dan

Inspirasi Usaha dari Orang Kaya Paling Sederhana

Inspirasi Usaha dari Orang Kaya Paling Sederhana 0

Ada banyak orang sukses yang dapat Anda jadikan inspirasi usaha untuk membuat usaha Anda berkembang dan sukses.

Melihat Pentingnya Kepercayaan sebagai Inspirasi Bisnis Anda

Melihat Pentingnya Kepercayaan sebagai Inspirasi Bisnis Anda 0

Salah satu hal terpenting dalam sebuah bisnis adalah kepercayaan dari konsumen. Untuk hal satu ini,

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *