Teropong Bisnis | Homepage
Bisnis MLM Tianshi, Penipuankah?

Bisnis MLM Tianshi, Penipuankah?

0 Comments 🕔14.May 2013

Mendengar kata MLM Tianshi pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda. Sebagian dari Anda mungkin biasa saja saat mendengar dua kata ini diucapkan. Namun beberapa dari Anda mungkin berpendapat negatif dan tidak suka dengan keberadaan MLM ini. Ya, bisnis MLM yang menggunakan produk kesehatan sebagai objek ini memang sudah lama beredar di masyarakat.

Banyak yang meragukan prospek bisnis ini di masa depan. Pasalnya, banyak masyarakat yang terlanjur alergi terhadap bisnis MLM. Banyak pula yang menuduh bahwa bisnis ini hanya sekedar tipuan belaka untuk mendapatkan downline, Namun demikian, Anda sebagai pengamat yang bijak harus dapat melihat akar permasalah secara objektif sebelum menghakimi sesuatu berdasarkan pengakuan banyak orang saja.

Bisnis MLM Tianshi Menjanjikan Financial Freedom

Kata-kata financial freedom sudah tidak asing lagi di telinga Anda bukan. Pastinya siapa yang tidak mau mendapatkan kondisi bebas finansial ini. Tanpa perlu bekerja rutin seperti para pegawai kantoran, Anda bisa memperoleh penghasilan yang jumlahnya bisa jadi jauh lebih besar daipada gaji pegawai kantor biasa. Kondisi yang sangat ideal ini dijadikan pelecut semangat oleh MLM Tianshi untuk memacu kinerja para anggotanya.Dengan berbagai cara, para anggota MLM Tianshi berusaha untuk merekrut downline baru dan menjual produk sebanyak-banyaknya.

Bisnis Tianshi pada awal-awalnya hanya merupakan bisnis biasa layaknya suplemen obat yang dijual di pinggir jalan, Terinspirasi dari Robert Koyasaki, pemilik Tianshi mengubah format bisnisnya menjadi network marketing atau yang lebih dikenal dengan MLM (multi level marketing). Keputusan Tianshi untuk mengubah format bisnis ini tergolong keputusan yang tepat karena dalam jangka waktu kurang dari 10 tahun, Tianshi mampu memasuki top 10 bisnis MLM terlaris di dunia.

Ambisius dan Melebih-lebihkan

Dibalik kemeriahan bisnis ini di pangsa pasar dalam negeri ternyata tak mengubah paradigma masyarakat mengenai bisnis MLM. Kebanyakan masyarakat masih belum yakin dan percaya untuk mengikuti bisnis ini. Pasalnya, janji financial freedom tak dapat diperoleh dengan mudah. Harus dibutuhkan kerja keras dan optimism yang kuat untuk dapat meraih prestasi tersebut.

Disinilah titik awal para anggota MLM Tianshi mulai agresif dalam menawarkan produk Tianshi pada kerabat, saudara, teman dan keluarga. Bayak dari mereka dengan yakin mengumbar fakta palsu mengenai Tianshi. Dengan iming-iming berbagai kemudahan dan financial freedom para anggota MLM Tianshi berharap agar segera dapat downline sebanyak-banyaknya. Di lain pihak, bisnis Tianshi tidak pernah menjanjikan kemenangan itu jika seorang anggotanya tersebut tidak pernah beraktivitas seperti berjualan produk dan merekrut member.

Hal itulah yang menyebabkan bisnis Tianshi semakin meredup dan image MLM di negara kita sangat jatuh menjadi buruk. Kini orang dengan tidak ragu menolak kesempatan bisnis MLM karena tertipu dengan iming-iming  bohong dan fakta palsu.

Similar Articles

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho!

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho! 0

Nama TIKI pasti ngga akan begitu asing lagi ya di telinga kita semua, tentu aja

Inspirasi Usaha Keluarga ala Mecca

Inspirasi Usaha Keluarga ala Mecca 0

Banyak artis terkenal yang juga sukses menjalankan usaha mereka, yang dapat Anda lihat dan jadikan inspirasi

Ini Dia Wanita yang Sukses dengan Bisnis Toko Pensil

Ini Dia Wanita yang Sukses dengan Bisnis Toko Pensil 0

Pada suatu pagi di bulan Februari 2016, ada seorang pria yang memesan banyak pensil dan

Inspirasi Usaha dari Orang Kaya Paling Sederhana

Inspirasi Usaha dari Orang Kaya Paling Sederhana 0

Ada banyak orang sukses yang dapat Anda jadikan inspirasi usaha untuk membuat usaha Anda berkembang dan sukses.

Melihat Pentingnya Kepercayaan sebagai Inspirasi Bisnis Anda

Melihat Pentingnya Kepercayaan sebagai Inspirasi Bisnis Anda 0

Salah satu hal terpenting dalam sebuah bisnis adalah kepercayaan dari konsumen. Untuk hal satu ini,

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *