Teropong Bisnis | Homepage
Bill Gates: Kutu Buku Pemegang Raksasa Software Dunia

Bill Gates: Kutu Buku Pemegang Raksasa Software Dunia

0 Comments 🕔14.Apr 2013

Siapa tak kenal Bill Gates? Seorang pengusaha tenar yang memiliki raksasa bisnis Microsoft. Saat ini, dia merupakan ketua Microsoft, perusahaan software terbesar di dunia yang didirikannya bersama Paul Allen. Selama bertahun-tahun pula, Gates selalu menempati daftar peringkat orang terkaya di dunia. Kabarnya, dalam setiap detik dia bisa menghasilkan 250 Dolar atau 20 juta Dolar per hari. Kini, kekayaannya meningkat dari 61 Miliar Dolar menjadi 67 Miliar Dolar.

Selain itu, Gates juga punya banyak yayasan sosial dan mendirikan William H. Gates Foundation. Akhirnya di tahun 1994, Gates bersama istrinya menggabungkan 3 yayasan keluarga dan membentuk Bill & Mellinda Gates Foundation. Dengan yayasan ini, Gates menjadi seorang filantropis dengan jumlah sumbangan terbesar di Amerika Serikat sebesar 28 Miliar Dolar.

Disiplin Belajar Ketat

Dilahirkan di Seattle, 28 Oktober 1955, Gates merupakan anak dari pasangan William H. Gates, Sr. dan Mary Maxwell Gates. Keluarganya cukup berada dengan ayahnya sebagai pengacara terkenal dan ibunya yang menjadi anggota Dewan Direktur United Way dan First Interstate BancSystem. Awalnya, dia diharapkan oleh orang tuanya untuk merambah karir di bidang hukum. Selain itu, Gates juga dididik dengan sopan santun dan disiplin ketat di dalam keluarganya.

Anak ini punya hobi membaca yang luar biasa. Sampai-sampai ibunya merasa khawatir dengan kebiasaannya yang kurang bersosialisasi dengan sekitar. Selain itu Gates sangat mudah bosan ketika semua pengetahuan di dalam buku dilahap habis. Sebagai seorang pelajar, Gates merupakan anak yang sangat pintar. Namun akhirnya, dia mulai merasa terkekang dan bersikap kasar pada orang tuanya.

Setelah dibawa ke seorang psikiater, diputuskan bahwa Gates bebas untuk mandiri dan menyalurkan hobinya ke komputer. Pendidikannya di Harvard pun akhirnya terputus akibat dia terlalu asyik dengan hobi komputer. Keputusan itu diambil setelah ia dan Paul Allen mendirikan Microsoft. Hingga saat ini, Gates menganjurkan kepada para mahasiswa di ceramahnya untuk tidak mengikuti jejaknya dalam putus sekolah. Meskipun ia juga tidak menyesali keputusannya untuk hengkang dari dunia akademis.

Berbagai Sandungan Hukum

Keputusan itu memang sangat tepat terbukti dengan kesuksesan Microsoft sebagai raksasa software terbesar di dunia. Hingga saat ini sistem operasi Windows masih memegang dominasi di seluruh dunia. Tahun 1990, dialah seorang pengusaha muda yang berhasil mengembangkan perusahaan software dunia. Namun karirnya tidak semulus yang dibayangkan. Di tahun yang sama, ia pernah mengalami gugatan hukum akibat monopoli bisnisnya.

Hal yang sama kembali terulang di tahun 1999 ketika dia harus berhadapan dengan undang-undang pengaturan bisnis di Amerika Serikat. Hingga saat ini, Gates masih tercatat sebagai salah satu pengusaha terkaya di dunia. Selama kurun waktu 1996-2004, kekayaannya tercatat sebesar 90 Miliar Dolar.

Similar Articles

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho!

TIKI EXPO, Event Seru Dan Menarik Untuk Kamu Dan Bisnismu Lho! 0

Nama TIKI pasti ngga akan begitu asing lagi ya di telinga kita semua, tentu aja

Inspirasi Usaha Keluarga ala Mecca

Inspirasi Usaha Keluarga ala Mecca 0

Banyak artis terkenal yang juga sukses menjalankan usaha mereka, yang dapat Anda lihat dan jadikan inspirasi

Ini Dia Wanita yang Sukses dengan Bisnis Toko Pensil

Ini Dia Wanita yang Sukses dengan Bisnis Toko Pensil 0

Pada suatu pagi di bulan Februari 2016, ada seorang pria yang memesan banyak pensil dan

Inspirasi Usaha dari Orang Kaya Paling Sederhana

Inspirasi Usaha dari Orang Kaya Paling Sederhana 0

Ada banyak orang sukses yang dapat Anda jadikan inspirasi usaha untuk membuat usaha Anda berkembang dan sukses.

Melihat Pentingnya Kepercayaan sebagai Inspirasi Bisnis Anda

Melihat Pentingnya Kepercayaan sebagai Inspirasi Bisnis Anda 0

Salah satu hal terpenting dalam sebuah bisnis adalah kepercayaan dari konsumen. Untuk hal satu ini,

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *